Badminton Asia Mixed Team Championship 2025 siap digelar pada 11-16 Februari 2025 di Gimnasium Conson, Qingdao, China. Pada turnamen kontinental beregu campuran kawasan Asia edisi ke-4 ini akan ada 12 negara yang berpartisipasi. Di antaranya ada China, Korea Selatan, Jepang, Indonesia, Malaysia, Taipei, Thailand, India, Hong Kong, Singapura, Macau, dan Kazakhstan.
Terlepas dari peserta yang ikut serta, penting bagi badminton lovers untuk juga mengetahui format kompetisi dan urutan unggulan hingga pembagian grup agar lebih mudah memahami tata cara pelaksanaannya.
1. Jumlah Atlet yang Bertanding
Sebelumnya sudah disinggung jika ada 12 negara di kawasan Asia yang ikut serta dalam BAMTC 2025. Meski begitu, setiap negara tidak bisa mengirim atlet dengan jumlah tertentu melebihi aturan yang diberlakukan.
Dalam sistem kepesertaan di BAMTC, terdapat aturan pengiriman wakil untuk tim masing-masing negara sejumlah maksimal 16 pemain. Pada edisi BAMTC 2025 kali ini, hanya 7 tim yang mengirim pemain maksimal, yaitu China, Taipei, Malaysia, Hong Kong, Jepang, Thailand, dan Korea Selatan.
Sementara itu, Singapura dan India mengirim 14 atlet, Indonesia 15 atlet, Macau dengan 11 atlet dan Kazakhstan hanya kirim total 8 pemain. Dengan komposisi tersebut, total ada 89 pemain putra dan 85 pemain putri di BAMTC 2025.
2. Format Kompetisi
Kompetisi di BAMTC akan dimulai dengan babak kualifikasi grup di mana negara yang berpartisipasi akan dibagi ke dalam empat grup dengan masing-masing tiga atau empat tim. Namun, dalam BAMTC 2025 kali ini, setiap grup dihuni oleh tiga tim.
Setiap tim nantinya akan bertanding satu sama lain dan dua tim dengan peringkat teratas akan lolos ke knock out. Kemudian delapan tim yang lolos akan kembali diundi untuk menentukan drawing. Dalam babak ini, pertandingan akan menggunakan sistem gugur hingga babak final.
3. Urutan Unggulan
Urutan unggulan dilakukan berdasarkan peringkat tim dunia sesuai rilisan data BWF World Ranking pada 14 Januari 2025. Pada edisi kali ini, China menempati urutan pertama sebagai unggulan turnamen, disusul oleh Korea Selatan, Jepang, Indonesia, Malaysia, Taipei, Thailand, India, Hong Kong, Singapura, Macau, dan terakhir Kazakhstan sebagai juru kunci.
Tim dari negara-negara tersebut akan dibagi ke dalam empat pot. Pot 1 ditempati oleh unggulan pertama di posisi A1, unggulan kedua di posisi D1 dan unggulan ketiga serta keempat di posisi B1 atau C1. Pot 2 ditempati oleh tim dari negara unggulan 5 hingga 8, sedangkan pot 3 oleh tim unggulan 9 hingga 12.
Dengan aturan ini, maka pembagian grup untuk turnamen BAMTC 2025 pun ditentukan dan menghasilkan komposisi grup sebagai berikut.
- Grup A: China, Taipei, Singapura
- Grup B: Indonesia, Malaysia, Hong Kong
- Grup C: Jepang, Thailand, Kazakhstan
- Grup D: Korea Selatan, India, Macau
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Lucky Girl Syndrome: Motivasi Positif atau Harapan yang Terlalu Tinggi?
-
Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Persaingan Karier Makin Ketat, Gen Z Sebaiknya Kuliah atau Langsung Kerja?
-
Perempuan dan Budaya Konsumtif: Belanja buat Healing atau Cuma Pelarian?
Artikel Terkait
-
Skuad Malaysia dan Hong Kong di BAMTC 2025, Lawan Indonesia di Grup B!
-
Skuad Indonesia di Badminton Asia Mixed Team Championships 2025
-
BAMTC 2025 Siap Dihelat, Bagaimana Antusiasme Badminton Lovers Indonesia?
-
Patut Diapresiasi, PBSI Andalkan Pemain Muda dalam BAMTC 2025
-
Atlet Bulu Tangkis Dunia yang Naik Peringkat Usai Thailand Masters 2025
Hobi
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah