Yonex German Open 2025 yang berlangsung di Westenergie Sporthalle, Mulheim, Jerman akan mulai dihelat pada 25 Februari hingga 2 Maret 2025. Dalam turnamen level Super 300 ini, Indonesia hanya mengirimkan 9 wakil dan sayangnya tanpa ada atlet dari sektor ganda putra.
Dari nomor tunggal putra, ada nama Alwi Farhan dalam main draw dan Yohanes Saut Marcellyno yang harus berjuang melalui jalur kualifikasi terlebih dahulu. Sementara untuk sektor tunggal putri, Pelatnas PBSI hanya mengirim Komang Ayu Cahya Dewi.
Begitu juga dengan wakil di nomor ganda putri, hanya ada nama Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose yang akan turun tanding. Berbeda dengan sektor ganda campuran, ada lima pasangan yang dikirim ke Jerman.
Dari Pelatnas, ada empat pasangan ganda campuran yang bakal berlaga di turnamen Super 300 kali ini. Ganda muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata hingga Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah masuk main draw German Open edisi tahun 2025 ini.
Selain itu, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil juga masuk drawing babak utama bersama perwakilan PB Djarum, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja. Sayangnya, kedua pasangan ini bakal terlibat laga perang saudara.
Berbeda nasib, wakil ganda putra sama sekali tidak dikirim ke turnamen kali ini. Beberapa atlet muda tengah menjalani turnamen Sri Lanka Internasional Challenge 2025, sementara atlet ganda putra unggulan lain tampaknya sedang dipersiapkan untuk All England pada pertengahan Maret 2025 mendatang.
Dengan jumlah wakil di German Open 2025 yang terbilang minim, semoga Indonesia tetap bisa meraih hasil maksimal dan sabet gelar juara di turnamen level Super Series ini. Terlebih setelah sebelumnya di Singapore Internasional Challenge 2025 hasil terbaik dengan borong empat gelar juara berhasil dibawa pulang atlet Indonesia.
Skuad Indonesia di German Open 2025
Tunggal Putra
- Alwi Farhan
- Yohanes Saut Marcellyno**)
Tunggal Putri
- Komang Ayu Cahya Dewi
Ganda Putri
- Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose
Ganda Campuran
- Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
- Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata
- Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah
- Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil
- Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja8*)
*)profesional
**)jalur kualifikasi
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sering Canggung Saat Disayang? Ternyata 4 Zodiak Ini Memang Punya 'Alarm' Dingin!
-
Menulis dari Pengalaman: Rahasia Agar Tulisan Kolom Lebih Hidup dan Relate
-
Karier atau Keluarga? Dilema Klasik Perempuan yang Tidak Pernah Tuntas
-
Berhenti Mengejar Sempurna: Refleksi Perempuan dalam Menghadapi Standar Sosial
-
Bicara Soal Kartini di 2026: Apakah Emansipasi Perempuan Masih Relevan?
Artikel Terkait
-
Apes! Nathan Tjoe-A-On Main 90 Menit, Swansea City Malah Kalah 0-5
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia jika Sukses Kalahkan Australia
-
Jay Idzes Cs Kena Amuk Pelatih, Ada Apa?
-
Kalah 6 Kali, Timnas Basket Indonesia Tanpa Kemenangan di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025
-
Eks Pelatih Timnas Putri Indonesia Soroti Bakat Potensial di Surabaya
Hobi
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Brap Brap Brap! RX-7 VeilSide Han di Tokyo Drift Masih Jadi Mimpi Anak JDM
-
Gelar Juara Dunia Terbuka, Jorge Martin Tak Menolak Jika Ada Kesempatan
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
Terkini
-
Generasi Z dan Ilusi Kesuksesan Modern: Jabatan Masih Relevan Nggak Sih?
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Mata yang Mengintip dari Dalam Air
-
Review Serial Sins of Kujo: Realita Pahit Hukum yang Memihak Para Kriminal
-
Memahami Kembali Perjuangan Kartini: Saat Emansipasi Mulai Disalahpahami