Pemain belakang berdarah Inggris milik Timnas Indonesia, Elkan Baggott kemungkinan besar tak akan menghiasi skuat Merah Putih dalam waktu dekat.
Pasalnya, pemain belakang berusia 21 tahun tersebut, dikabarkan menolak pemanggilan Patrick Kluivert yang menghubunginya beberapa waktu lalu.
Menyadur laman Suara.com (27/2/2025), Elkan saat ini lebih berfokus untuk mendapatkan menit bermain bersama klubnya, Blackpool FC. Maka, kemungkinan besar tak akan memenuhi permintaan pelatih Timnas Indonesia tersebut untuk menjalani laga melawan Australia dan Bahrain di bulan Maret ini.
"Kluivert bertanya terkait kebugaran Elkan Baggott dan kesiapannya untuk membela Timnas Indonesia. Tapi, Elkan Baggott menjawab untuk sementara ingin fokus bersama klubnya (Blackpool FC)," terang pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan sepertimana dilansir laman Suara.com.
Penolakan halus yang disampaikan oleh Elkan Baggott ini tentunya sedikit banyak mengingatkan kita pada permasalahan yang terjadi tahun lalu. Kala itu, Elkan Baggott juga tak mau untuk memenuhi panggilan Timnas Indonesia U-23 yang tengah berjuang untuk mendapatkan satu tiket ke Olimpiade Paris 2024.
Sontak, keengganan Elkan Baggott untuk bergabung bersama Rizky Ridho dan kolega pun menimbulkan banyak pertanyaan.
Bahkan, di kalangan insan pencinta sepak bola nasional beredar kabar jika saat itu terjadi hubungan yang kurang harmonis antara sang pemain dengan Shin Tae-yong yang menjadi pelatih Pasukan Muda Merah Putih.
Namun ternyata, kabar penolakan bergabung Timnas Indonesia yang dilontarkan oleh Elkan Baggott ini juga menjadi sebuah bukti tersendiri dari kedewasaan Shin Tae-yong saat berhadapan dengan pemain yang bermasalah.
Pasalnya, ketika banyak kalangan berspekulasi negatif terhadap dirinya terkait alasan tidak dipanggilnya Elkan ke Timnas pasca menolak bergabung, STY cenderung menanggapinya dengan santai dan sama sekali tak menyalahkan sang pemain.
Bahkan, dalam sebuah kesempatan, pelatih asal Korea Selatan tersebut justru meminta awak media untuk tabayyun kepada Elkan secara langsung agar mengetahui alasan sebenarnya di balik keengganan sang pemain memenuhi panggilan Timnas, alih-alih memberikan statemen yang menyudutkan Elkan.
"Untuk Baggott, mungkin dari media di Indonesia, bisa mengikuti jadwalnya seperti apa. Mungkin bisa dicari tahu, setelah itu, mungkin bisa dilihat maksudnya Baggott bagaimana," ucap arsitek asal Korea Selatan tersebut sepertimana dilansir laman Suara.com (9/5/2024) lalu.
Ternyata, meskipun telah berpisah dengan Timnas Indonesia, kebijakan-kebijakan positif yang ditinggalkan oleh Shin Tae-yong masih saja muncul dan berkaitan dengan dinamika yang terjadi di Pasukan Garuda ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026 dan Lionel Messi: Akhir yang Penuh Nestapa bagi sang Legenda
Artikel Terkait
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia selama Bulan Ramadhan 2025
-
Elkan Baggott Tak Bela Timnas Indonesia, Netizen: Males Jadi Cadangan
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Puasa di Ramadhan 2025, Ada yang Pindah Agama Masuk Islam
-
Saddil Ramdani soal Dipanggil Timnas Indonesia: Tidak Ada...
-
Bahas Pemecatan Indra Sjafri, Bomber Timnas Indonesia: Fans Maunya yang Terbaik Terus
Hobi
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Mitchell Baker Langsung Hattrick, Garuda Temukan Predator Kotak Penalti
-
Hasil Piala AFF 2026: Tiga Gol Mitchell Baker Bawa Indonesia Hajar Kamboja
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
Terkini
-
Review How to Say You're Sorry, Buku Anak tentang Arti Permintaan Maaf
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum