Orleans Masters 2025 telah merampungkan keseluruhan pertandingan babak 16 besar di Palais des Sports, Orleans, Perancis pada Kamis (06/03/2025). Dari total enam wakil Indonesia, tiga di antaranya melenggang ke perempat final sementara tiga lainnya harus kandas.
Dua wakil dari sektor ganda campuran berhasil lolos, yaitu Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil yang merupakan atlet pelatnas dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, atlet profesional binaan PB Djarum. Kedua pasangan kompak menang straight game kali ini.
Adnan/Indah melaju ke babak selanjutnya usai kalahkan wakil Taipei, Liu Kuang Heng/Jheng Yu Chieh. Unggul dengan skor cukup meyakinkan, Adnan/Indah menang 21-13, 21-14 atas Liu/Jheng di pertemuan perdana mereka.
Di sisi lain, laga yang tidak kalah apik dipamerkan Rehan/Gloria saat melawan unggulan Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Meski kalah dalam hal peringkat, tetapi pengalaman Rehan dan Gloria dengan pasangan sebelumnya menjadi bekal menghadapi Chen/Toh yang cukup sering memulangkan ganda Indonesia.
Sekarang giliran Rehan/Gloria yang memahan langkah Chen/Toh di turnamen Super 300 ini. Menang straihgt game, Rehan/Gloria menyudahi pertandingan ini dengan skor akhir 21-8 dan 21-17.
Dua ganda campuran lainnya gagal. Ada Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang takluk di hadapan Jesper Toft/Amelie Magelund. Jafar/Feli kalah rubber dengan skor 13-21, 21-16, dan 19-21.
Sedangkan langkah Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dihadang wakil Thailand, Ruttanapak Oupthong/Jhenicha Sudjaipraparat. Amri/Nita takluk dalam tiga gim, 18-21, 26-24, dan 14-21.
Sayangnya, dua wakil ganda putri Indonesia tidak bisa kompak lolos perempat final. Hanya Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang berhasil lolos, sementara Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose harus menelan pil pahit kekalahan.
Apri/Fadia menang dari wakil Denmark, Julie Finne-ipsen/Mai Surrow dengan gap skor yang cukup ketat. Apri/Fadia menang dengan skor sengit 21-18, 21-19 atas Finne-ipsen/Surrow.
Sementara Meilysa/Rachel justru dipaksa menyerah oleh ganda putri Malaysia, Go Pei Kee/Teoh Mei Xing. Tentu hasil ini cukup disayangkan mengingat Meilysa/Rachel memiliki potensi yang digadang-gadang mampu menjadi pelapis Apri/Fadia selanjutnya.
Rekap Laga Wakil Indonesia di Babak 16 Besar Orleans Masters 2025
Ganda Putri
- Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Julie Finne-ipsen/Mai Surrow (21-18, 21-19)
- Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose vs Go Pei Kee/Teoh Mei Xing (18-21, 15-21)
Ganda Campuran
- Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Jesper Toft/Amelie Magelund (13-21, 21-16, 19-21)
- Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Ruttanapak Oupthong/Jhenicha Sudjaipraparat (18-21, 26-24, 14-21)
- Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil vs Liu Kuang Heng/Jheng Yu Chieh (21-13, 21-14)
- Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja vs Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (21-8, 21-17)
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Lucky Girl Syndrome: Motivasi Positif atau Harapan yang Terlalu Tinggi?
-
Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Persaingan Karier Makin Ketat, Gen Z Sebaiknya Kuliah atau Langsung Kerja?
-
Perempuan dan Budaya Konsumtif: Belanja buat Healing atau Cuma Pelarian?
Artikel Terkait
-
Jegal Malaysia, Rehan/Gloria Tembus Perempat Final Orleans Masters 2025
-
Empat Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar Orleans Masters 2025
-
Orleans Masters 2025: Jadwal Laga 6 Wakil Indonesia di Babak 16 Besar
-
Apriyani Rahayu Comeback Apik di Orleans Masters 2025 Lolos ke Babak Kedua
-
Rekap Orleans Masters 2025 Day1: Dua Wakil Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar
Hobi
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah