Dari even Toyota Thailand Open 2025 telah lahir juara-juara baru dari lima sektor berbeda. Dalam turnamen level Super 500 yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand ini, babak final yang digelar pada Minggu (18/05/2025) dengan hasil China dan Malaysia sukses sabet dua gelar.
Bahkan untuk China sendiri masih ditambah pencapaian satu runner up dari laga perang saudara di nomor ganda campuran. Di sisi lain, tuan rumah juga berjaya dengan hasil satu gelar dan runner up. Sayangnya, tidak ada satu pun wakil Indonesia yang naik podium Thailand Open 2025.
Dengan hasil laga final kemarin, hanya tiga negara dipastikan mendominasi podium juara, yaitu China, Malaysia, dan Thailand. Nah, berikut ini hasil laga partai puncak Thailand Open 2025 dan daftar juara baru yang telah lahir.
Tunggal Putra
Podium juara Thailand Open 2025 untuk sektor tunggal putra menjadi milik Kunlavut Vitidsarn yang merupakan unggulan tuan rumah. Menghadapi Anders Antonsen asal Denmark, pertandingan dengan intensitas yang cukup sengit dipertunjukkan kedua atlet sejak awal laga.
Kunlavut yang unggul di awal gim dipaksa main rubber setelah Antonsen curi kemenangan di set kedua. Namun, Kunlavut justru semakin mendominasi permainan pada gim ketiga dengan permainan impresifnya. Perlawanan Antonsen pun disudahi setelah bermain selama 92 menit dengan skor akhir 21-16, 17-21, dan 21-9 untuk keunggulan Kunlavut.
Tunggal Putri
Meski sektor tunggal putra sukses naik podium tertinggi, sayangnya wakil tunggal putri Thailand gagal menyandingkan gelar. Pornpawee Chochuwong yang sudah 13 kali kalah dari Chen Yufei di sederet turnamen sebelumnya harus kembali menelan pil pahit di rumah sendiri.
Dominasi Chen Yufei memang masih cukup sulit ditembus oleh Pornpawee hingga laga final kali ini justru menjadi momen kejayaan China kembali. Padahal, pada edisi 2024, tunggal putri Thailand sukses bekuk China lewat perjuangan Supanida Katethong melawan Han Yue.
Kali ini, China bak membalas kekalahan turnamen tahun lalu. Chen Yufei memenangi laga kontra wakil Thailand dengan memaksa Pornpawee takluk dua gim langsung, 21-16 dan 21-12.
Ganda Putra
Ganda putra Malaysia kembali naik podium juara di bawah kepemimpinan Herry IP sebagai pelatih. Aaron Chia/Soh Wooi Yik membuktikan potensinya sebagai ‘anak naga’ dengan mengalahkan rising star asal Denmark, William Kryger Boe/Christian Faust Kjær.
Sempat tertinggal di gim pertama dengan dramatis, Chia/Soh akhirnya memaksa Boe/Christian menyerah pada dua gim selanjutnya. Usai satu jam bertanding, Chia/Soh mengakhiri perlawanan Boe/Christian dengan skor 20-22, 21-17, dan 21-12.
Ganda Putri
Menyandingkan kesuksesan ganda putra, wakil ganda putri Malaysia juga berhasil naik podium juara di Thailand Open 2025. Pearly Tan/Thinaah Muralitharan memastikan satu gelar lagi dibawa pulang Malaysia setelah mengalahkan wakil Korea Selatan, Jeong Na Eun/Lee Yeon Woo.
Tan/Thinaah yang unggul secara peringkat seolah sedang membuktikan kemampuan dan potensinya. Menang straight game, Tan/Thinaah unggul 21-16 dan 21-17 dari Jeong/Lee untuk kedua kalinya setelah pertemuan di Orleans Masters 2025.
Ganda Campuran
Perang saudara yang manis untuk China mewarnai laga final di sektor ganda campuran antara Feng Yanzhe/Huang Dongping dan Gao Jiaxuan/Wu Mengying. Feng/Huang yang merupakan unggulan kedua turnamen ini akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 24-22 dan 21-16 atas Gao/Wu.
Hasil ini sekaligus mempertahankan pencapaian gelar tahun lalu di mana wakil ganda campuran China juga berhasil juarai Thailand Open 2024. Saat itu Guo Xinwa/Chen Fanghui sukses gagalkan ambisi wakil tuan rumah, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai melalui drama rubber game yang sengit.
Baca Juga
-
Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat
-
Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Menjadi Dewasa Tidak Sesederhana Itu: Realita Adulting Gen Z di Era Mahal
Artikel Terkait
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!