- Isu yang menyebut Thijs Dallinga memiliki darah keturunan Indonesia dipastikan tidak benar alias hoaks.
- Orang terdekat Dallinga di Belanda secara langsung mengonfirmasi bahwa sang striker tidak memiliki garis keturunan dari Indonesia.
- Dengan status WNA murni dan sudah memiliki caps bersama timnas senior Belanda, pintu bagi Dallinga untuk memperkuat Timnas Indonesia tertutup sepenuhnya.
Harapan para penggemar sepak bola Tanah Air untuk melihat striker tajam Eropa, Thijs Dallinga, mengenakan seragam Merah Putih harus resmi pupus. Spekulasi liar yang menyebut penyerang Bologna itu memiliki garis keturunan Indonesia akhirnya terbantahkan secara tuntas.
Kabar ini sekaligus mengakhiri angan-angan warganet yang sudah terlanjur memasukkan nama Dallinga ke dalam daftar "pemain impian" untuk dinaturalisasi. Lantas, bagaimana kebenaran ini terungkap?
Klarifikasi Langsung dari Lingkaran Terdekat
Misteri ini terpecahkan berkat penelusuran yang dilakukan oleh media sepak bola, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @fulltimegaruda.id. Mereka tak berhenti pada rumor, melainkan mencari konfirmasi hingga ke sumber primer di Belanda.
Lewat kerja sama dengan jurnalis lokal di sana, mereka berhasil menghubungi Edward L, orang terdekat dari keluarga Thijs Dallinga di Groningen. Jawabannya pun tegas dan tidak menyisakan ruang untuk spekulasi lebih lanjut.
"Ya saya melihat beberapa artikel soal ini, tapi saya berani mengatakan bahwa saudara saya, Thijs tidak memiliki keturunan Indonesia," ujar sumber tersebut, mematahkan rumor yang beredar.
Pihak keluarga Dallinga bahkan mengaku kagum dengan euforia suporter Timnas Indonesia, namun mereka harus menyampaikan fakta yang sebenarnya. "Saya kagum dengan para suporternya. Tapi maaf, Thijs tidak punya keturunan Indonesia," tutup pernyataan itu.
Profil Mentereng yang Membuat Fans Berharap
Wajar jika banyak yang berharap Dallinga memiliki darah Nusantara. Striker kelahiran 3 Agustus 2000 ini memiliki profil yang sangat menggiurkan untuk lini depan Timnas Indonesia.
Dengan tinggi badan mencapai 1,90 meter, ia adalah prototipe penyerang tengah modern yang kuat dalam duel udara.
Setelah bersinar di Belanda bersama Excelsior dan hijrah ke Toulouse di Prancis, ia kini bermain di level tertinggi Serie A Italia bersama Bologna.
Catatan statistiknya luar biasa. Sepanjang kariernya, ia telah mencetak 115 gol dalam 252 pertandingan.
Sayangnya, selain tidak memiliki darah Indonesia, Dallinga juga sudah mencatatkan satu caps bersama timnas senior Belanda pada 21 November 2023. Hal ini secara otomatis menutup rapat pintu baginya untuk bisa berganti federasi.
Dengan konfirmasi ini, para pencari bakat dan penggemar kini bisa mencoret nama Thijs Dallinga dari daftar potensi naturalisasi dan fokus pada pemain lain yang memang memiliki garis keturunan yang valid.
Baca Juga
-
Infinix Note 50S 5G+: Ponsel Wangi dengan Layar 144Hz dan Performa Gesit
-
We Made a Beautiful Bouquet: Ketika Cinta Kalah Oleh Sibuknya Jadi Dewasa
-
Ulasan Dua Belas Pasang Mata: Kehangatan Guru di Tengah Kelamnya Perang
-
Blue Dragon Film Awards ke-47 Umumkan Nominasi, HOPE Pimpin 10 Nominasi
-
Anime BLEACH Tamat Setelah 22 Tahun, Perjalanan Ichigo Resmi Berakhir
Artikel Terkait
-
Waduh! Posisi Jabatan Menpora Kosong Jelang Laga Timnas Indonesia vs Lebanon Malam Ini, Kenapa?
-
Adrian Wibowo Gantikan Ole Romeny di Debut Timnas Indonesia vs Lebanon?
-
Bakal Rotasi Pemain di Laga vs Lebanon, Siapa yang Layak Kembali Dimainkan Patrick Kluivert?
-
Prediksi Bojan Hodak: Timnas Indonesia Bisa Jinakkan Lebanon di GBT
-
Erick Thohir Dorong Timnas Indonesia U-23 Tampil Totalitas Lawan Korea Selatan
Hobi
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid, Duel Sengit Ditengah Badai Cedera!
Terkini
-
Infinix Note 50S 5G+: Ponsel Wangi dengan Layar 144Hz dan Performa Gesit
-
We Made a Beautiful Bouquet: Ketika Cinta Kalah Oleh Sibuknya Jadi Dewasa
-
Ulasan Dua Belas Pasang Mata: Kehangatan Guru di Tengah Kelamnya Perang
-
Blue Dragon Film Awards ke-47 Umumkan Nominasi, HOPE Pimpin 10 Nominasi
-
Anime BLEACH Tamat Setelah 22 Tahun, Perjalanan Ichigo Resmi Berakhir