Timnas Indonesia senior akan melanjutkan perjuangannya untuk merengkuh satu tiket otomatis ke pentas Piala Dunia tahun depan di awal bulan Oktober ini.
Berdasarkan jadwal yang telah dirilis oleh pihak AFC maupun FIFA, anak asuh Patrick Kluivert tersebut dijadwalkan akan bertemu dengan Arab Saudi pada tanggal 8 Oktober 2025, dan bertarung melawan Irak pada tanggal 12 mendatang.
Menghadapi pertarungan melawan tim yang memiliki kualitas berlevel benua, tentunya Pasukan Garuda membutuhkan persiapan yang sangat matang. Pembangunan chemistry antar pemain, tentunya menjadi sebuah hal yang sangat penting, mengingat dua lawan yang dihadapi di ronde keempat babak kualifikasi ini kualitasnya tak main-main.
Namun sayangnya, kondisi di lapangan justru saat ini cenderung tak berpihak kepada Timnas Indoensia. Pasalnya, hingga saat ini, minimnya waktu persiapan jelang ronde keempat dimulai, masih menjadi momok tersendiri yang dihadapi oleh mereka.
Bagaimana tidak, hingga hanya tersisa beberapa hari saja sebelum pertandingan perdana melawan Arab Saudi, masih ada beberapa penggawa Timnas Indonesia yang harus berkutat dengan agenda klub masing-masing.
Dan yang lebih tak memihak lagi adalah, para pemain tersebut adalah mereka yang menjadi andalan dalam permainan Pasukan Merah Putih.
Seperti contoh, berdasarkan data dari laman transfermarkt, center back Timnas Indonesia, Kevin Diks masih memiliki jadwal membela klubnya yang mentas di Liga Jerman, Borussia Moncengladbach di laga melawan SC Feriburg tanggal 6 Oktober 2025.
Pun demikian halnya dengan fullback kiri Timnas Indonesia, Cavin Verdonk yang kini mentas di Liga Prancis bersama LOSC Lille. Menurut jadwal yang ada di laman resmi Ligue 1, klub pemain yang mendapatkan panggilan akrab si Loopy dari para penggemar Timnas Indonesia tersebut, masih memiliki jadwal bertarung melawan raksasa Liga Prancis, Paris Saint Germain juga di tanggal 6 Oktober 2025 ini.
Meskipun informasi terbaru menyebutkan bahwa Verdonk tak masuk dalam tim yang dipersiapkan oleh sang pelatih untuk laga melawan le Parisien, namun sampai saat ini belum terkonfirmasi secara pasti kapan Lille akan melepas Verdonk ke Timnas Indonesia.
Itu artinya, baik Kevin Diks maupun Calvin Verdonk, keduanya memiliki kans bergabung ke Timnas Indonesia dalam rentangan waktu yang cukup mepet, yakni hanya berpaut 2 hari saja dari jadwal pertandingan yang akan dilakoni oleh Pasukan Garuda.
Tentunya sebagai pendukung Timnas Indonesia, kita berharap agar minimnya waktu persiapan yang dimiliki oleh Timnas Indonesia ini tak berpengaruh terhadap performa yang ada di lapangan nanti ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Calvin Verdonk Dicoret dari Skuad Lille, Lobi PSSI demi Kualifikasi Piala Dunia 2026?
-
Justin Hubner Tampil Gemilang, Bawa Fortuna Sittard Menang 1-0 atas Volendam
-
Breaking News! Patrick Kluivert Semringah, Maarten Paes Is Back
-
Piala Dunia di Depan Mata untuk Timnas Indonesia, Kluivert: Insya Allah Kita Buat Negara Bangga
-
Indra Sjafri Kembali! Mampukah Pertahankan Emas SEA Games di Kandang Thailand yang Penuh Dendam?
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!