Gelandang sekaligus Kapten Persib Bandung, Marc Klok membulatkan tekadnya untuk mengukir sejarah bersama Timnas Indonesia. Targetnya tak main-main, yaitu lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Tekad ini digaungkan menjelang dua laga krusial di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia. Pemain berdarah keturunan Belanda itu menyadari tantangan yang ada, tetapi optimisme tinggi tetap dipegangnya.
Kesempatan bagi skuad Garuda untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat kini benar-benar ada di depan mata. Tiket putaran keempat Kualifikasi Zona Asia sendiri sudah menjadi capaian historis yang sebelumnya diperjuangkan bersama Shin Tae-yong.
Selanjutnya, pasukan Merah Putih dijadwalkan melakoni dua pertandingan penentu di Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Jeddah, Arab Saudi. Laga pertama akan mempertemukan Indonesia dengan tuan rumah Arab Saudi pada Kamis (9/10/2025), dan dilanjut menghadapi Irak Minggu (12/10/2025).
Penting untuk diingat bahwa di Grup B ini, hanya juara grup yang berhak mendapatkan tiket otomatis untuk melenggang ke putaran final Piala Dunia 2026. Sementara itu, tim yang menempati posisi kedua masih harus berjuang di babak kelima.
Marc Klok sendiri siap mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk mewujudkan mimpi besar itu.
"Kita harus optimis, kerja keras dan semoga kita bisa menciptakan sejarah ini sekarang dalam satu pekan ke depan. Kita akan coba usahakan itu semaksimal mungkin," ungkapnya, dilansir dari persib.co.id hari Minggu (5/10/2025).
Incar Tiket Piala Dunia, Target Marc Klok Cukup Realistis?
Target Marc Klok untuk membawa Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 dinilai oleh beberapa pihak sebagai target yang realistis. Namun dengan catatan, harus diiringi kerja keras luar biasa dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat Indonesia.
Klok sendiri menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh pelatih Patrick Kluivert. Ia kembali dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia, setelah sempat absen selama sekitar satu setengah tahun.
Sebagai kapten Persib Bandung, Klok bertekad memberikan performa terbaik dan membawa skuad Garuda lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Kehadiran Klok dianggap sebagai suntikan pengalaman dan motivasi besar bagi skuad Garuda dalam misi mereka kali ini.
Kendati demikian, rintangan yang harus dihadapi memang cukup berat. Mereka harus bersaing di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak yang secara track record merupakan tim-tim kuat di Asia.
Oleh karena itu, Klok dan tim harus memaksimalkan setiap peluang dan meraih hasil terbaik di dua laga penting melawan Arab Saudi dan Irak untuk memuncaki klasemen grup.
"Ini tentunya tantangan besar untuk bisa lolos ke Piala Dunia dan tentu ini harapan kita semua," ujarnya.
Ia pun berharap doa dan dukungan dari Bobotoh dan semua elemen masyarakat agar Timnas bisa melenggang mulus ke putaran final Piala Dunia 2026.
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Pahlawan Baru Garuda Muda, Jens Raven Bidik Medali Emas SEA Games 2025 di Thailand
-
Jelang Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Maarten Paes Ungkap Kondisi Cederanya
-
Legenda Timnas Belanda: Senang Ole Romeny Comeback ke Timnas Indonesia, tapi...
-
Pemain Timnas Indonesia Jelang Hadapi Arab Saudi Belum Lengkap
-
Timnas Indonesia Dibantai Arab Saudi? Rekor Dipimpin Wasit Kwait Tak Berpihak
Hobi
-
Ducati Butuh Bantuan, Marc Marquez Minta Pensiun Tahun Depan?
-
Neymar is Back! Fans Brasil Pecah setelah Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
-
Dirumorkan Jadi Rekan Setim, Pedro Acosta Ingin Duel dengan Marc Marquez
-
Drama Nurburgring 24H: Mercedes Juara dan Max Verstappen Tumbang Jelang Finis
-
Pecahkan Kutukan Selama 22 Tahun, Arsenal Resmi Jadi Raja Inggris Lagi!
Terkini
-
Pertarungan Gadis Kecil dan Tiga Lelaki yang Menggila di Tengah Belantara
-
Keteladanan di Ruang Kelas: Saya Setuju Jika Guru Dilarang Membawa HP Saat Mengajar
-
Dari Sembako ke Bioskop: Bahaya Monopoli Terselubung Proyek Pemerintah
-
Ketika Luka Batin Dibahas dengan Hangat dalam Loving the Wounded Soul
-
Duka Sunyi di Balik Mata Bocah Enam Tahun: Menyelami Kedalaman Film Summer 1993