Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri telah menentukan skuat final yang diproyeksikannya untuk terjun di gelaran SEA Games Thailand pada awal bulan Desember ini.
Diinformasikan oleh akun Instagram @timnasindonesia, para pemain terbaik telah dipilih oleh eks pelatih Bali United tersebut, termasuk di antaranya adalah para pemain yang kini tengah abroad.
Sayangnya, meskipun saat ini sekuat asuhan Indra Sjafri tersebut sudah dihuni oleh para pemain terbaik di posisi masing-masing, namun mereka dipastikan akan kehilangan salah satu senjata andalannya seperti saat bertarung di SEA Games Kamboja tahun 2023 lalu.
Tak masuknya nama Fajar Fathurrahman karena faktor usia, membuat Pasukan Garuda Muda dipastikan akan kehilangan senjata berupa lesakan jarak jauh penuh presisi yang kerap didentumkan oleh pemain yang cukup bipedal itu.
Sekadar mengilas balik, kesuksesan Timnas Indonesia dalam meraih medali emas SEA Games 2023 lalu sedikit banyak terbantu oleh kemampuan Fajar Fathurrahman dalam melakukan tembakan keras penuh ketepatan dari luar petak penalti lawan.
Dalam catatan laman transfermarkt, Fajar Fathurrahman yang tampil sebanyak 6 kali di gelaran SEA Games Kamboja tahun 2023, berhasil melesakkan total 5 gol yang mana sebagian besar dia lakukan melalui tembakan first time dan tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti.
Bukan hanya lesakan ke gawang tim sekelas Filipina, Myanmar dan Timor Leste, Timnas Indonesia juga terbantu dengan kemampuan dari Fajar ini ketika berhadapan dengan tim sekelas Vietnam dan Thailand.
Pada laga semifinal melawan Vietnam, meskipun Fajar tak bisa menciptakan gol, namun upayanya melesakkan tembakan jarak jauh di menit-menit akhir pertandingan, berhasil membuka jalan bagi Taufany Muslihuddin untuk menciptakan gol penentu kemenangan atas tim merah Asia Tenggara tersebut.
Pun demikian dengan laga final melawan Thailand. Memanfaatkan umpan manis dari Rio Fahmi, tembakan kaki kanan Fajar pada menit ke-107 berhasil menembus gawang Pasukan Gajah Perang Muda sekaligus membawa Indonesia berpesta di partai final yang penuh dengan nuansa panas tersebut.
Namun sayangnya, kemampuan Fajar yang menjadi salah satu senjata utama Timnas Indonesia di SEA Games Kamboja dua tahun lalu itu tak lagi bisa ditemui di skuat milik Indra Sjafri saat ini.
Memang, di tubuh Pasukan Garuda Muda saat ini bercokol nama pemilik tembakan jarak jauh sekelas Ivar Jenner, Rayhan Hannan maupun Toni Firmansyah, namun sampai dengan uji coba terakhir yang dilakoni oleh Pasukan Garuda Muda di bulan November kemarin, tembakan-tembakan dari para pemain ini belum seefektif seperti yang dilakukan Fajar saat bermain di SEA Games Kamboja lalu.
Sehingga, akan sangat mungkin, di gelaran SEA Games Thailand ini, tim besutan Indra Sjafri tersebut akan kehilangan salah satu senjata andalan yang sukses mengantarkan timnya merenggut medali emas ajang yang sama dua tahun lalu.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Sumardji Pastikan Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan Segera Gabung Timnas Indonesia U-22
-
Kapten Vietnam Usung Misi Balas Dendam ke Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
-
Diperkuat 3 Pemain Klub Portugal, Skuad Muda Singapura Punya Ambisi Besar di SEA Games 2025
-
Mauro Zijlstra dan Dion Markx Gabung, Kekuatan Timnas Indonesia U-22 Berlipat Ganda
-
Suporter Thailand Ancam Boikot SEA Games 2025 Gegara Beli Tiket Wajib Pakai KTP
Hobi
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
Terkini
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
-
Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting
-
Manga Even a Replica Can Fall in Love Siap Akhiri Kisah Nao di Volume 7
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja