Pabrikan asal Jepang, Yamaha, tahun ini resmi menggunakan mesin V4 untuk kompetisi MotoGP setelah menjadi tim terakhir yang bertahan dengan jenis mesin inline4.
Selain tim Yamaha Monster Energy, yang merupakan tim pabrikan Yamaha, mesin V4 juga akan tersedia untuk tim satelit mereka, yakni Prima Pramac Yamaha.
Sehingga 4 pembalap mereka, yakni Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, dan Toprak Razgatlioglu, akan menggunakan motor yang sama.
Hasil Pembalap Yamaha di Tes Sepang
Mesin V4 Yamaha sejatinya telah diuji coba beberapa kali tahun lalu dan baru dijajal kembali pada sesi tes pramusim di Sepang. Sayangnya, hasil yang didapat tidak sesuai dengan harapan.
Melihat performa Yamaha tahun lalu yang kurang memuaskan, perpindahan mesin dari inline4 ke V4 diharapkan bisa meningkatkan performa Yamaha menjadi lebih baik. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.
Di hari pertama tes, Fabio Quartararo menjadi pembalap Yamaha tercepat dengan menempati urutan kesembilan, disusul oleh Jack Miller di posisi 14, Alex Rins ke-16, dan Toprak Razgatlioglu ke-20.
Kemudian di hari kedua, semua pembalap Yamaha tidak mengikuti tes karena kesalahan teknis yang mereka alami. Sebelumnya, di hari pertama motor Fabio Quartararo mengeluarkan asap yang mengakibatkan dirinya tidak bisa melanjutkan sesi tes.
Lalu, di hari ketiga 3 pembalap Yamaha bisa kembali ke lintasan. Alex Rins tercepat dengan berada di posisi 12, disusul oleh Jack Miller dan Razgatlioglu di urutan ke 17 dan 18. Sementara itu, Quartararo absen karena mengalami cedera.
Kekurangan Yamaha V4
Buruknya hasil pembalap Yamaha di tes pramusim Sepang beberapa waktu lalu semakin terdengar suram setelah salah satu pembalap mereka, yakni Fabio Quartararo, menyampaikan kesannya terhadap motornya yang tertinggal sangat jauh dari motor yang lain.
"Tentu saja, saya tidak bisa mengatakan saya percaya diri karena kita melihat betapa banyak kita menderita, kita melihat bahwa catatan waktu putaran kita tidak terlalu bagus," ujar Quartararo, dilansir dari laman Crash.
Pembalap asal Prancis ini juga menjelaskan bahwa meskipun sudah diubah ke versi terbaru, V4 milik Yamaha tidak sepenuhnya sama dengan motor tim yang lain. Dia menyebutkan beberapa kekurangan Yamaha V4.
"Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, terutama pada kemampuan berbelok, traksi, elektronik, cengkraman, dan tenaga. Jadi, masih banyak hal yang perlu disesuaikan," tambahnya.
Respon Yamaha
Kondisi seperti ini mungkin sudah diprediksi oleh Yamaha sebelumnya, tapi tetap saja mereka mengikuti ajang MotoGP untuk bersaing di lintasan dengan motor-motor yang lain.
Mengalami masalah teknis di tes Sepang sampai harus absen di hari kedua, tentu membuat para pembalap Yamaha merasa khawatir apakah mereka bisa bersaing di lintasan dengan motor yang 'setengah jadi' ini.
Kendati demikian, apa pun yang terjadi dengan V4 Yamaha tidak akan kembali menggunakan motor tahun lalu. Bos Yamaha, Paolo Pavesio, mengatakan hal tersebut.
"Tidak (memiliki rencana kembali ke motor tahun lalu). Ini adalah proyeknya, masih muda dan ambisius, jadi tidak ada kemungkinan untuk kembali ke motor tahun lalu. Melakukannya tidak akan masuk akal karena secara strategis tidak tepat, dan juga akan menjadi kegagalan," ujar Pavesio, dilansir dari laman MotoGP News.
Di sisi lain, Pavesio juga mengatakan bahwa masalah yang dialami oleh Yamaha V4 sudah teratasi. Namun, tetap saja Yamaha kini perlu bekerja lebih ekstra lagi untuk mempersiapkan motor V4 mereka jelang dimulainya MotoGP 2026 awal Maret nanti.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Logo Sudah Dirilis, Narnia: The Magician's Nephew akan Tayang Februari 2027
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
Artikel Terkait
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
5 Mesin Cuci 1 Tabung Termurah, Watt Rendah dan Awet Buat Jangka Panjang
-
Jelang Seri Perdana, 10 Tim MotoGP Rilis Tampilan Baru untuk Motor 2026
-
Bolehkah Mengeringkan Sepatu di Mesin Cuci? Ini 3 Rekomendasi Sepatu yang Kuat dan Awet
-
MotoGP 2026 Belum Dimulai, Rumor Transfer 4 Pembalap Ini Sudah Panas
Hobi
-
Jadwal MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez
-
Perjuangan Leo/Daniel di Asian Games 2026: Sembuh Cedera hingga Raih 2 Emas
-
Gagal Menang dari Malaysia, Nasib John Herdman Berada di Ujung Tanduk!
-
Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup
-
Jalan Terjal Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026: Wajib Menang!
Terkini
-
Mengupas Kekuatan Ombudsman Law: Senjata Ampuh Bongkar Fasilitas Mewah Lapas Cibinong!
-
Ketika Nasihat Mindfulness Bertemu Realitas yang Tidak Setara
-
Di Balik Emas Leo/Daniel: Sampai Kapan Bulu Tangkis Menggendong Klasemen?
-
Kisah Pilu Tragedi KMP Virgo: Saat Firasat Saudara Kembar Terjawab di Balik Kantong Jenazah
-
A Love Other Than Yours: Takdir Cinta Penuh Rahasia di Antara Dua Pilihan