Pembalap KTM, Pedo Acosta, baru saja menyelesaikan MotoGP Tes Buriram 2026 yang dilaksanakan pada 21 dan 22 Februari 2026 lalu, bersama dengan pembalap MotoGP yang lain.
Acosta menduduki peringkat keenam dalam hasil akumulasi tes yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut, dan menjadikannya sebagai pembalap KTM tercepat. Terhadap hasil yang dia peroleh hari itu, Acosta merasa cukup puas lantaran tidak tertinggal terlalu jauh.
“Lumayan, lumayan. Saya cukup senang dengan serangan waktu yang saya lakukan pagi ini. Saya cukup senang dengan posisi saya karena kami berada di lima besar (di sesi pagi), dan biasanya itu target kami, saya tidak jauh dari posisi pertama," ujar Acosta, dilansir dari laman Motorsport.
Di sisi lain, pembalap asal Spanyol tersebut juga ikut menyoroti penampilan 2 tim rivalnya, yakni Aprilia dan Ducati. Menurut Acosta, performa dua tim tersebut 'menakutkan' dalam tes Buriram kemarin.
Bukan tanpa alasan, Aprilia dan Ducati berhasil mendominasi 5 besar dari hasil keseluruhan tes. Pembalap Aprilia pabrikan, Marco Bezzecchi, berhasil menempati posisi teratas. Disusul oleh pembalap Trackhouse (tim satelit Aprilia), Ai Ogura, di posisi kedua.
Sementara itu, pembalap Aprilia lainnya, yakni Jorge Martin (Aprilia), berada di posisi 8. Hasil ini tentu sangat baik bagi Aprilia sehingga bisa mengawali musim dengan optimistis.
Selain itu, ini menunjukkan adanya perkembangan dari tahun lalu, di mana Marco Bezzecchi bersinar dan menutup musim dengan menduduki posisi ketiga klasemen akhir.
Di sisi lain, pembalap Ducati menempati posisi 3-5. Mereka adalah Marc Marquez (Ducati Lenovo), Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo), dan Alex Marquez (Gresini). Berbeda dengan Aprilia, performa apik Ducati bukan hal yang istimewa.
Hal tersebut dikarenakan Ducati masih konsisten seperti tahun lalu dan masih difavoritkan menjadi yang terbaik musim ini. Menariknya, Aprilia bisa membuat kemajuan sepesat itu sampai menjadi lawan yang tangguh bahkan mungkin mulai sepadan dengan Ducati.
Hal inilah yang kemudian membuat Pedro Acosta menyatakan bahwa dua pabrikan Italia tersebut terlihat sebagai tim yang 'menakutkan'.
“Siang ini, saya bekerja, saya melakukan simulasi balapan, dan saya cukup puas. Tentu, simulasi balapan panjang Aprilia dan Ducati terlihat menakutkan," katanya lagi.
Di sisi lain, KTM sendiri mengakhiri musim lalu dengan berada di peringkat 3 klasemen konstruktor terakhir, di bawah Ducati dan Aprilia.
Kendati demikian, hal ini tidak membuat Acosta merasa kecil hati. Dia tetap senang dengan perkembangan motor RC16 yang dia kendarai, motor keluaran Austria itu kini sudah tidak mengalami masalah keausan ban, seperti yang sering kita temui musim lalu, sehingga memungkinkan para pembalap KTM untuk balapan lebih lama/jauh.
“Sepertinya kami mampu bertahan lebih lama. Memang benar Aprilia dan Ducati terlihat jauh lebih cepat. Tapi saya akan senang jika kami bisa berada di lima besar untuk balapan pertama tahun ini. Ini terlihat menjanjikan,” ujarnya.
Musim ini sepertinya menjadi musim yang penting bagi Pedro Acosta dan KTM. Pasalnya, ini adalah musim terakhir keduanya menjalin kontrak kerjasama, yang artinya mereka harus segera memikirkan kontrak berikutnya.
Pedro Acosta sendiri santer dikabarkan dekat dengan Ducati, sementara KTM belum dikaitkan dengan pembalap mana pun. Terkait hal ini, performa mereka di musim 2026 sepertinya akan erat hubungannya dengan kontrak tersebut.
Jika mereka tampil apik musim ini, bukan tidak mungkin Pedro Acosta bakal tetap bertahan di KTM, dan rumor kepindahannya ke Ducati pun terpatahkan. Untuk itu, mari kita saksikan performa mereka di musim ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Skincare Bisa 'Basi'? Kenali Oksidasi, Ciri, dan Cara Mencegahnya!
-
Mampir ke Warung Brodin Nganjuk: Menu Beragam, Rasa Tak Asal-asalan
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
Artikel Terkait
Hobi
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
Terkini
-
Gaji UMR Kediri, Selera Senopati: Ketika Gengsi Jadi Kendaraan Menuju Kebangkrutan
-
Di Balik Angka UMR: Ada Cerita Perjuangan di Tengah Kebutuhan yang Meningkat
-
5 Pilihan Spray Serum Bi-phase untuk Hasil Wajah Sehat dan Bercahaya
-
Review Nine Puzzles: Alasan Penggemar Drama Misteri Wajib Nonton Ini
-
Honkai: Star Rail Rilis Trailer Animasi Bersama MAPPA, Picu Spekulasi Anime