Penampilan Ducati di 3 seri awal MotoGP 2026 memang cukup membuat publik terkejut, sayangnya, penampilan yang mengejutkan ini bukan mengarah ke sisi yang positif, melainkan negatif.
Ducati yang dalam 4 musim terakhir merajai MotoGP dengan deretan pembalapnya yang selalu berada di urutan terdepan, perlahan tapi pasti, tenggelam meninggalkan puncak kejayaan mereka.
Dalam 6 balapan (termasuk sprint) di 3 seri perdana musim ini, Ducati hanya meraih 1 kemenangan, yakni yang diperoleh Marc Marquez di sprint race MotoGP Spanyol.
Sementara, Pecco Bagnaia gagal menang di sprint race MotoGP Amerika gara-gara disalip Jorge Martin di lap terakhir.
Saat ini, Fabio Di Giannantonio menjadi pembalap Ducati dengan posisi tertinggi di klasemen sementara, yakni P4 dengan 50 poin, terpaut 31 poin dari Marco Bezzecchi yang saat ini tengah memimpin.
Sementara pembalap Ducati yang lain, seperti Alex Marquez, Fermin Aldeguer, dan Franco Morbidelli justru tak tercium baunya sama sekali. Padahal, ketiga pembalap ini tampil mengesankan tahun lalu.
Penurunan performa Ducati ini ternyata mendapat perhatian dari mantan pembalap mereka, Jorge Martin. Juara dunia tahun 2024 ini ternyata memiliki pandangan berbeda tentang tim asal Borgo Panigale tersebut.
Meskipun sekilas Ducati mengalami krisis, Jorge Martin justru yakin bahwa di seri MotoGP berikutnya, yakni GP Spanyol, mereka akan bangkit dan semua akan berjalan normal (Ducati mendominasi).
“Di Jerez semuanya akan kembali normal, Ducati akan kembali normal, dan kita (Aprilia) harus terus seperti ini, saling membantu," ujar Martin, dilansir dari laman MotoGP News.
Oleh karena itu, dia meminta Aprilia agar waspada dan menyiapkan strategi untuk menyikapi kemajuan Ducati di GP Spanyol nanti.
Mereka sebagai tim yang sejauh musim 2026 ini tampil mendominasi, tidak bisa langsung berbagga diri karena bisa mematahkan kejayaan Ducati yang telah berjalan beberapa musim terakhir.
Perlu diingat bahwa ini masih sangat awal, masih ada 19 seri lagi yang harus dijalani dan segala kemungkinan masih bisa terjadi.
Di sisi lain, Bos Aprilia, Massimo Rivola, juga sepertinya tidak ingin buru-buru mengklaim Aprilia sebagai yang terbaik. Dia sependapat dengan Martin, tapi yang dia katakan ini terkait dengan performa Marc Marquez.
Rivola percaya Marc Marquez yang mereka hadapi di awal musim 2026 ini bukan Marc Marquez yang sesungguhnya. Pembalap asal Spanyol itu dianggap belum tampil 100 persen dan Aprilia belum tentu bisa mengalahkan Marc Marquez dan Ducati saat dalam performa terbaik mereka.
“Saya masih merasa kita belum melihat Marc yang sebenarnya. Saya tidak tahu dari mana masalahnya berasal, tetapi saya tahu dia akan segera menyelesaikan masalah tersebut, jadi lebih baik mendapatkan sedikit keuntungan sekarang, karena masih ada 38 balapan lagi. Dia akan kembali, Ducati akan kembali," ujar Massimo Rivola.
Berikutnya, Rivola juga mengingatkan bahwa Aprilia memang pantas merayakan keberhasilan mereka di 3 seri perdana kemarin, tapi tidak berlebihan untuk seri-seri yang akan datang agar tidak kehilangan fokus.
“Baik untuk merayakan hari ini karena kita pantas mendapatkannya, tetapi jangan berlebihan mulai besok," tambahnya.
Yang bisa dilakukan Aprilia saat ini adalah memanfaatkan situasi di mana Ducati tertinggal sementara mereka tengah mengalami kemajuan yang pesat, sebelum tim warna merah itu kembali tak terkalahkan.
Lantas, apakah prediksi Jorge Martin dan Massimo Rivola yang mengatakan bahwa Ducati akan segera bangkit akan benar terjadi? Mari kita nantikan seri keempat MotoGP 2026 di GP Spanyol, pada tanggal 24-26 April 2026 mendatang.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Banjir Undangan? Ini 5 Tips Atur Budget Kondangan agar Dompet Tak Menjerit
-
Kacau! Kemenangan Pecco Bagnaia Pupus karena Masalah Getaran pada Motor
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
Artikel Terkait
Hobi
-
Mobil ini Bisa Jalan Terbalik Menentang Gravitasi, Ini Rahasia McMurtry
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Bugatti Chiron Herms Edition, Hypercar dengan Sentuhan Fashion Mewah
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Kacau! Kemenangan Pecco Bagnaia Pupus karena Masalah Getaran pada Motor
Terkini
-
Upgrade Instan ala Naturalisasi: Jalan Pintas yang Kadang Nggak Sesingkat Itu
-
Segera Comeback! Intip Jadwal Teaser Full Album NCT Wish 'Ode to Love'
-
5 Rekomendasi Exfoliating Pad Green Tea untuk Atasi Jerawat dan Kemerahan
-
Bye-bye Fakir Wi-Fi! 7 Tablet 4G/5G Paling "Gercep" buat Teman Kerja di 2026
-
4 Eye Serum Niacinamide dan Vitamin C: Solusi Ampuh Cerahkan Mata Panda