Pembalap Yamaha, Alex Rins, mengalami balapan yang sulit di seri terakhir MotoGP, yakni GP Amerika 2026. Sejumlah masalah elektronik membuat performa pembalap asal Spanyol ini frustrasi terhadap motor M1-nya.
Di COTA, Alex Rins finis di urutan ke-18 pada sesi balap utama. Dalam 2 seri sebelumnya, hasilnya juga tidak begitu memuaskan, P15 di GP Thailand dan P14 di GP Brasil.
Rins memang tidak se-blak-blakan rekan setimnya, Fabio Quartararo, tapi dia tetap mengungkapkan keluhannya. Menurut Rins, dia tidak bisa mengendalikan motor M1, sampai kadang-kadang merasa bingung dengan apa yang sebenarnya sedang dia lakukan.
“Tidak, tidak. Tetapi selama latihan, di sesi kedua saya, motornya tidak berfungsi, dan saya hanya melebar dengan mengerem terus menerus. Aku tidak bisa membelokkan sepeda untuk mengubah arah dan sebagainya. Aku merasa tidak berguna di atas sepeda. Aku berpikir, 'apa yang sedang kulakukan di sini?'" ujar Rins, dilansir dari laman Motorsport.
Sebenarnya, Alex Rins tidak mempermasalahkan soal persaingan Yamaha dengan tim-tim lain, pabrikan asal Iwata tersebut sudah jelas tertinggal jauh akibat peralihan mesin dari inline4 ke V4 yang mereka lakukan.
Namun, yang jadi perhatian Rins adalah masalah-masalah teknis yang terus muncul membuat motornya jadi tidak bekerja sebagaimana yang diharapkan. Rins merasa tidak berguna di atas motor karena dia tidak bisa melakukan apa-apa dengan performa yang seperti ini.
Sudah harus beradaptasi dengan motor baru, dia dan rekan-rekan Yamaha-nya masih dihadapkan dengan persoalan teknis. Tidak heran situasi ini membuatnya merasa tertekan.
Hal tersebut kemudian dikaitkan dengan masa depan Alex Rins di Yamaha. Dengan performa motor yang seperti ini, akankah Alex Rins mau bertahan? Atau sebaliknya, apakah Yamaha akan mempertahankan Alex Rins di musim yang akan datang?
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Alex Rins tidak akan bersama Yamaha tahun depan, untuk era MotoGP 850cc, Yamaha dikabarkan tengah mencari pembalap lain untuk direkrut.
Hal ini mungkin terdengar mudah untuk Yamaha, tapi sangat sulit bagi Alex Rins. Dengan performanya saat ini, dia merasa kesulitan untuk membuktikan diri bahwa masih layak untuk berada di MotoGP, serta meyakinkan tim lain untuk merekrutnya.
“Selain itu, saya tidak tahu apakah saya akan berada di sini tahun depan, jadi saya juga perlu menemukan tempat saya. Dengan hasil yang kami raih, tentu saja itu tidak membantu (saya)," kata Rins.
Di satu sisi, melansir dari laman Crash, Yamaha dikabarkan sudah merekrut Ai Ogura untuk menjadi pembalap mereka di musim 2027, bersanding dengan Jorge Martin, yang kabar kepindahannya juga masih berstatus rumor.
Meskipun belum dikonfirmasi secara resmi dari tim atau pembalap terkait, hal ini sudah tersebar dan diberitakan oleh media-media terkenal di luar negeri. Jika memang benar adanya, itu artinya Alex Rins (dan Fabio Quartararo) akan memiliki tim baru untuk musim depan.
Situasi yang dihadapi Alex Rins saat ini menuntutnya untuk berpikir lebih bijak. Di tengah pemberitaan ini dan itu, Rins harus fokus untuk memperbaiki performa di seri-seri yang akan datang.
Dengan pengalaman dan kualitas yang dimilikinya, Rins seharusnya masih punya tempat di MotoGP. Tinggal bagaimana dia memanfaatkan sisa musim ini untuk menunjukkan bahwa dirinya masih layak bersaing.
Musim 2026 masih panjang, semua kemungkinan masih terbuka dan akan jadi salah satu cerita menarik untuk ditunggu. Kalau menurut kalian, ke mana perginya Alex Rins musim depan jika benar-benar didepak dari Yamaha?
Baca Juga
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Skincare Bisa 'Basi'? Kenali Oksidasi, Ciri, dan Cara Mencegahnya!
-
Mampir ke Warung Brodin Nganjuk: Menu Beragam, Rasa Tak Asal-asalan
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
Artikel Terkait
Hobi
-
Bobot Nyaris 300 Kg Tapi Tetap Lincah Menikung? Intip Rahasia Suspensi Gila Yamaha Niken GT
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
Terkini
-
Spesial 20 Tahun, The Girl Who Leapt Through Time Tayang 4K di Jepang
-
Mahar Ketinggian, Jalur Instan jadi Pilihan: Ironi Pesugihan Sate Gagak
-
4 Serum Lactic Acid untuk Eksfoliasi Kulit Kusam dan Bertekstur Kasar
-
Mulai Rp20 Ribuan! Ini 7 Rekomendasi Parfum Pria Non-Alkohol yang Awet Seharian
-
Drama Undercover High School: Saat Agen Rahasia Menyamar Jadi Siswa SMA