Balapan Nürburgring 24 Hours 2026 menghadirkan drama besar di sirkuit legendaris Nordschleife atau yang dikenal dengan julukan Green Hell. Bukan hanya karena kemenangan Mercedes-AMG, tetapi juga kisah Max Verstappen yang nyaris menang sebelum mengalami masalah teknis jelang finis.
Mercedes-AMG Team RAVENOL akhirnya keluar sebagai juara Nürburgring 24H 2026 lewat mobil bernomor #80 Mercedes-AMG GT3 yang dikendarai Maro Engel, Luca Stolz, Fabian Schiller, dan Maxime Martin. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Mercedes setelah terakhir kali menang pada 2016.
Namun sorotan utama justru banyak tertuju kepada Max Verstappen. Pebalap Formula 1 itu menjalani debut Nürburgring 24H bersama tim Mercedes-AMG Team Verstappen dan langsung tampil kompetitif sejak awal balapan.
Verstappen bahkan sempat memimpin jalannya lomba dan penampilannya mulai memunculkan harapan akan kemenangan debut di balapan 24 jam tersebut. Di tengah lintasan sepanjang lebih dari 25 kilometer yang dipenuhi tikungan cepat, kabut malam, hingga lalu lintas padat antar kelas mobil, Verstappen terlihat cukup nyaman menaklukkan Nordschleife.
Sayangnya, harapan itu runtuh beberapa jam sebelum finis. Mobil yang dikendarai Verstappen mengalami masalah driveshaft saat berada dalam perebutan posisi terdepan, membuat peluang kemenangan debutnya sirna.
Momen tersebut langsung menjadi salah satu drama terbesar balapan tahun ini. Nürburgring kembali menunjukkan reputasinya sebagai lintasan yang bisa menghancurkan harapan siapa saja, bahkan untuk juara dunia Formula 1 sekalipun.
Selain duel para mobil GT3 papan atas, perhatian penonton juga sempat tertuju pada sebuah mobil berwarna hijau mencolok dengan tampilan unik yang viral sepanjang balapan. Mobil tersebut beberapa kali menjadi sorotan kamera serta ramai dibicarakan di media sosial karena tampil berbeda di tengah deretan mobil balap agresif lainnya.
Hal seperti ini memang menjadi salah satu daya tarik Nürburgring 24H. Balapan tersebut bukan hanya soal siapa tercepat, tetapi juga menghadirkan berbagai mobil unik, kelas berbeda, dan atmosfer festival otomotif yang sulit ditemukan di ajang lain.
Cerita menarik lainnya datang dari BMW. Pabrikan asal Jerman itu sukses mencuri perhatian lewat BMW M3 Touring bergaya family car atau station wagon yang tampil mengejutkan sepanjang balapan.
Berbeda dari mobil GT3 agresif lain, BMW tersebut menggunakan basis wagon yang identik dengan kendaraan keluarga. Meski begitu, mobil tersebut mampu tampil kompetitif hingga akhirnya finis di posisi kelima overall.
Hasil tersebut membuat banyak penggemar kagum karena mobil dengan tampilan ala kendaraan keluarga ternyata bisa bersaing di salah satu balapan paling brutal di dunia. BMW M3 Touring itu bahkan mampu finis lebih baik dibanding mobil Verstappen yang gagal mencapai garis akhir.
Di tengah kemenangan Mercedes, drama Verstappen, hingga kejutan dari BMW “mobil keluarga”, Nürburgring 24H 2026 kembali membuktikan mengapa balapan ini selalu menghadirkan cerita yang sulit ditebak. Dari malam panjang di Green Hell, bukan hanya kemenangan yang diingat penonton, tetapi juga kekacauan, kejutan, dan drama yang terjadi hingga detik terakhir.
Baca Juga
-
Samsung dan Google Siapkan Kacamata AI, Canggih tapi Tetap Fashionable
-
Pecahkan Kutukan Selama 22 Tahun, Arsenal Resmi Jadi Raja Inggris Lagi!
-
BMW Rilis Vision K18 Concept Bike, Padukan Luxury Bagger dan Nuansa Aviasi
-
Kenapa Orang Rela Antre demi AP x Swatch? Fenomena FOMO dan Budaya Luxury
-
Sisa 1 Hari Lagi, Marapthon Siapkan Konser Closing Besar di Istora Senayan
Artikel Terkait
Hobi
-
Pecahkan Kutukan Selama 22 Tahun, Arsenal Resmi Jadi Raja Inggris Lagi!
-
MotoGP Catalunya 2026 Kacau! Jorge Martin Emosi, Aprilia Tegur Trackhouse
-
BMW Rilis Vision K18 Concept Bike, Padukan Luxury Bagger dan Nuansa Aviasi
-
Performa Kian Gacor, Dean Zandbergen Disetarakan dengan Cristian Gonzales?
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
Terkini
-
ITZY Ajak Fans Tuk Cintai Diri Sendiri dan Lebih Percaya Diri di Lagu Motto
-
Mengintip Sisi Humor dan Sosial Rasulullah di Buku Semua Ada Saatnya
-
Dia Tidak Turun dari Bus Itu, Lalu Kenapa Ada di Rumahku?
-
4 Essence Toner Probiotic, Kunci Kulit Auto Lembap dan Skin Barrier Kuat!
-
Samsung dan Google Siapkan Kacamata AI, Canggih tapi Tetap Fashionable