Mungkin tidak semua orang bisa merasakan maupun mempunyai cerita kehidupan yang sama. Terkadang cerita kehidupan itu sungguh unik, punya makna bahkan sampai bisa menitikan air mata juga.
Tapi percayalah setiap peristiwa yang terjadi terdapat makna yang baik untuk kita. Memiliki keluarga yang lengkap adalah suatu nikmat yang luar biasa, walaupun disisi lain harus menelan pahit kenyataan bahwa ayah dari ayahku telah tiada. Akan tetapi, ayah dari ibuku bisa sehat hingga sekarang.
Suatu ketika keadaan kurang membaik menerpa ekonomi kami, disaat itu pula perlengkapan sekolahku, si sepatu bernasib buruk sehingga tidak layak untuk digunakan. Kemudian saran ibu untuk coba meminta kepada sang kakek, karena pada saat itu ekonomi kakek baik.
Alhasil berlari dan menghampiri lalu meminta, akhirnya aku bisa mendapatkannya tanpa sedikitpun paksaan pada raut muka sang kakek. Bahkan ia berpesan untuk tetap semangat bersekolah dan berprestasi.
Tak berhenti sampai disitu, setiap pulang bekerja dengan keadaan lelah dan letih, ia selalu sempatkan untuk menghampiri cucunya, seraya mengajak untuk membeli sesuatu yang disukai cucunya, walaupun terkadang cucunya selalu tidak ingin merepotkan.
Akhirnya tetap saja diajak untuk membeli sesuatu yang disenangin cucunya. Sampai-sampai dibelikan baju hingga jaket, dan itu sampai lebih dari satu banyaknya. Ditambah lagi dengan uang.
Memang pemikiran anak kecil pada saat itu begitu senang dan bangga dimanja oleh kakeknya dan bisa membeli jajan dengan uang yang didapat. Hal tersebut sang kakek lakukan sampai pada waktu itu keadaan begitu buruk, jatuh karena sakit yang begitu parah. Dari mulai peristiwa itu keadaan berbeda.
Tetap saja ia masih sama seperti pada saat keadaan ekonomi baik walaupun sekarang hanya sebuah bentuk perhatian sederhana, atau kebawelan dan bentuk perhatian lainnya.
Walaupun memang kondisi yang semakin dimakan umur, namun beliau tetaplah pahlawan bagi seorang cucunya, memberikan semua yang disanggupi dan mengupayakannya. Tetap doa sang cucu kepada kakeknya sehat selalu, bahagia dunia dan akhirat serta lihat cucumu berhasil kek.
Baca Juga
Artikel Terkait
Kolom
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Bertahan dengan Gaji UMR: Seni Agar Tidak Jatuh Miskin, Tapi Juga Tidak Pernah Kaya
-
Upah Beda, Perjuangan Sama: Siasat Bertahan dengan Gaji UMK
-
Birokrasi Komunikasi Lewat Satu Huruf: Kenapa Chat "P" Itu Egois Banget?
Terkini
-
Luka dari Meurawoe: Membaca Aceh Pasca-DOM dalam Bayang Suram Pelangi
-
4 Toner Black Rice, Rahasia Kulit Cerah dan Lembap tanpa Terasa Lengket!
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala