TikTok adalah salah satu aplikasi populer yang banyak digunakan oleh anak-anak muda akhir-akhir ini, TikTok sendiri memiliki sebuah fitur yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan live streaming di aplikasi TikTok, namun beberapa hari terakhir ini ada sebuah fenomena dimana live streaming pada aplikasi TikTok digunakan oleh banyak orang untuk mengemis dengan cara meminta sebuah donasi dengan memanfaatkan fitur gift di TikTok, yang mana gift tersebut ini nantinya dapat ditukar menjadi uang asli.
Sebenarnya fitur live yang ada di aplikasi TikTok ini ditujukan untuk para kreator, seleb, dan juga influencer supaya dapat berinteraksi dengan para follower-nya serta sawer ini bertujuan supaya mendapatkan timbal balik bagi para penonton. Saweran ketika sedang live sebenarnya juga ada di Youtube dan mereka yang melakukan streaming ini kebanyakan adalah para Youtuber gaming. Fitur saweran semacam ini telah diprediksikan menjadi sebuah ajang mengemis.
Mungkin ketika kamu sedang membuka aplikasi TikTok tengah malam maka akan terdapat beberapa konten siaran langsung yang akanl membuat geleng-geleng kepala. Coba kamu bayangkan saja jam satu dini hari ada ibu-ibu yang sudah tua rela untuk mandi di luar ruangan hanya demi mendapatkan sebuah hadiah.
BACA JUGA: Sarwendah Ungkap yang Sebenarnya Terjadi saat Bersama Betrand Peto: Iya, Dia Begini Tangannya
Tidak hanya itu saja, ada pula yang sampai nekat melakukan mandi lumpur. Nah, para “kreator” inilah yang nantinya akan memenuhi seluruh permintaan dari penonton seperti berendam di lumpur dengan rentr waktu yang lama hanya demi mendapatkan hadiah.
Parahnya lagi nih, dalam video justru si kreator inilah yang memberikan sebuah pilihan pada para penonton. Misalnya seperti satu hadiah untuk satu gayung air dan juga 100 hadiah untuk satu ember air. Apabila dari penonton ada yang memberikan satu hadiah, maka sang kreator akan mandi sebanyak satu gayung, jika ada yang memberikan 100 hadiah maka akan mandi sebanyak satu ember dan begitu pun seterusnya.
Ketika menggunakan smartphone pastinya kita memerlukan sebuah edukasi tentang smartphone itu sendiri, mulai dari apa fungsinya, bagaimana kegunaannya, hingga hal-hal yang bisa dilakukan dengan smartphone, dengan harapan jika orang yang telah teredukasi bisa mengetahui manfaat dan juga kegunaan smartphone dan dapat digunakan untuk belajar serta mencari skill yang dibutuhkan untuk bekerja, bukannya malah menganggur dan menggunakan smartphone untuk mengemis di aplikasi Tiktok Live.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
6 Rekomendasi Buku Bacaan yang Menginspirasi dan Mendidik
-
4 Keindahan Tersembunyi dalam Barang-Barang Vintage
-
Kurang Bergerak? Berikut Deretan Cara yang Membantumu Supaya Tidak Mager!
-
Spider-Man: Across the Spider-Verse, Petualangan Melintasi Dimensi
-
7 Tips Belanja Murah di Tempat Wisata untuk Liburan yang Hemat
Artikel Terkait
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk
-
Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
Kolom
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
Belajar dari Kasus Ponpes Pati: Ruang Pendidikan Gagal Hadirkan Rasa Aman
-
Ketika Bantuan Pendidikan Tidak Selalu Sampai pada Kebutuhan Anak
-
Sampah Hari Ini, Ancaman Masa Depan: Gen Z Tak Boleh Acuh pada Lingkungan
Terkini
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik
-
Ketika Chat Mesra Ternyata Salah Sasaran: Manisnya Sweety Anatomi
-
Bikin Khawatir di Baeksang, Ini Alasan Mata Choo Young Woo Ditutup Perban