Laga perdana babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Ketiga bakal menjadi salah satu momen yang tak terlupakan bagi seorang Jay Idzes bersama dengan Timnas Indonesia.
Selain bisa mengantarkan Pasukan Merah Putih meraih satu poin kala bermain di kandang Arab Saudi, pada pertandingan tersebut Jay Idzes juga didapuk untuk menjadi kapten Timnas Indonesia untuk pertama kalinya.
Sejatinya, jika kita mengikuti sepak terjang Timnas Indonesia selama kepelatihan coach Shin Tae-yong, Jay Idzes selama ini bukanlah pemain yang masuk dalam list kapten tim.
Seperti yang kita ketahui, di era STY kapten utama Timnas Indonesia adalah Asnawi Mangkualam Bahar, kemudian Jordi Amat sebagai kapten kedua, dan Rizky Ridho sebagai kapten ketiga.
Mungkin kita tak akan bertanya mengapa bukan Asnawi dan Jordi Amat yang menjadi kapten pada pertandingan tersebut. Pasalnya, Asnawi sendiri tak masuk sebelas awalan, sementara Jordi Amat harus menepi karena cedera. Dengan demikian, maka secara hierarkis, seharusnya Rizky Ridho lah yang menjadi kapten tim karena dirinya juga turut dimainkan oleh coach Shin di laga tersebut.
Namun ternyata tidak, coach Shin justru mempercayakan ban kapten timnya itu kepada Jay Idzes yang terbilang masih baru di Timnas Indonesia. Bahkan, menyadur laman PSSI, coach Shin sudah mempersiapkan pemain Venezia ini sebagai kapten ketika membawanya dalam konferensi pers jelang pertandingan dimulai.
Meskipun cukup mengejutkan, namun sejatinya penunjukan Jay Idzes sebagai kapten Timnas Indonesia juga bukan sebuah perjudian awam dari coach Shin. Pasalnya, pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut memang layak untuk menjadi leader atau bahkan contoh bagi para pemain lainnnya.
Selain memang memiliki kualitas yang sangat baik untuk skala pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes sendiri juga dikenal memiliki kepribadian yang tenang, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Ketika terjadi insiden di dalam lapangan, Jay Idzes adalah sosok yang paling pertama melerai. Pun demikian ketika ada keputusan wasit yang patut untuk dipertanyakan, Jay selalu datang dan beradu argumen dengan sang pengadil.
Bukan hanya itu, di luar lapangan pun tindak-tanduk pemain kelahiran 2 Juni 2000 ini patut untuk dijadikan contoh. Sebagai pemain sepak bola profesional, Jay Idzes sangat jarang, bahkan nyaris tak pernah mengumbar kehidupan pribadinya.
Akun Instagram resminya @jayidzes hanya berisi unggahan-unggahan yang berkaitan dengan kehidupannya di dunia sepak bola, dan tak sekalipun menyentuh sisi pribadi yang dijalaninya. Hingga sejauh ini, Jay Idzes bahkan tak pernah sekalipun membuat statemen yang kontroversial di media sosial pribadinya, dan lebih sering memosting kegiatan yang menginspirasi 1,9juta pengikutnya.
Jadi, memang tak berlebihan ya jika coach Shin pada akhirnya mendaulat Jay Idzes sebagai kapten Timnas Indonesia di laga melawan Arab Saudi semalam. Alasan umumnya tentu saja karena memang dia layak jadi panutan, baik di dalam maupun di luar lapangan pertandingan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jalani Menit Debut Lebih Melimpah, Andalan Malaysia Ini Bakal Sukses di Liga Jepang?
-
Tak Perlu Bersusah Payah, 3 Timnas Indonesia Sudah Pasti Lolos ke Putaran Final Piala Asia
-
Mengenang Diogo Jota, Ternyata sang Pemain Pernah Bertarung dengan Penggawa Garuda
-
GegerIsu Naturalisasi, Media Vietnam Berikan Contoh Hukuman yang Bisa Didapatkan Malaysia
-
Diterpa Rumor Naturalisasi Ilegal, Pejabat FAM Ramai-Ramai Berikan Klarifikasi! Panik?
Artikel Terkait
-
Berkelas! Komentar Mengejutkan Jay Idzes cs Usai Tahan Arab Saudi, Maarten Paes Bilang Begini
-
FIFA Sahkan Gol Timnas Indonesia Untuknya, Ragnar Oratmangoen Beri Reaksi Kocak ke Sandy Walsh
-
3 Pemain Timnas Indonesia dengan Rating Tertinggi saat Lawan Arab Saudi, Tak Ada Maarten Paes
-
Nathan Tjoe-A-On Ternyata Galak Banget! Bek Arab Saudi Kena Bentak, Warganet Ikut Kaget
-
FC Dallas Pamer Cuplikan Video Maarten Paes Gagalkan Penalti Arab Saudi: A Deam Debut!
Kolom
-
Meme In This Economy dan Kenyataan Pahit Hidup di Tengah Ketimpangan
-
AI dan Ekspektasi Emosional: Siapa yang Mengendalikan Siapa?
-
Paradoks Solo Leveling: Mengapa A-1 Pictures Rugi di Puncak Popularitas?
-
Scrolling Medsos Bikin Brain Rot: Buku Hadir Sebagai Pengalih yang Sehat
-
Pembangunan Hilir vs Pembangunan Hulu: Benarkah Desa Ikut Sejahtera?
Terkini
-
Night Runner oleh Jung Yong Hwa: Harapan Emosional pada Bintang Jatuh
-
Jalani Menit Debut Lebih Melimpah, Andalan Malaysia Ini Bakal Sukses di Liga Jepang?
-
Futsal di Indonesia: Perjalanan Panjang Menuju Popularitas dan Prestasi
-
4 Gaya Kasual ala Yunjin LE SSERAFIM, Simpel dan Tetap Fashionable
-
Mochizuki Gagal Bawa Timnas Putri ke Piala Asia, Nasibnya di Ujung Tanduk?