Di satu sore hari, setelah hujan turun sangat deras, tiba-tiba perut saya mengeluarkan bunyi krucuk-krucuk. Ini menandakan perut lapar. Kebetulan, waktu itu saya sedang bosan. Lalu, saya memutuskan untuk membuat camilan yang bisa menghangatkan perut, pas sekali, berhubung habis hujan. Ya, pisang goreng!
Langsung saja bergegas ke toko aneka pisang dekat rumah dan ternyata pisang yang biasa saya beli habis. Sempat muter-muter di dalam minimarket, tapi benar-benar lagi tidak pingin nyemil snack angin hehe..
Saya tetep kekeuh mikir camilan apa ya yang hangat dan manis supaya balikin mood yang amburadul, Aha! Saya ingat ada toko martabak baru di ruko dekat rumah saya.
Nah ini dia toko martabaknya, tokonya terletak persis di pinggir jalan dan lumayan ramai dikunjungi pembeli karena martabak adalah salah satu jenis makanan favorit saya, langsung saja saya beli. Nama toko martabak ini adalah Martabak Aidolai, mungkin sudah banyak yang tahu, karena toko martabak ini sudah punya 48 cabang lho.
Sangat senang mereka membuka cabangnya dekat dengan rumah saya, tinggal jalan kaki. Toko martabak yang sangat bersih ini terletak di Ruko Gracia Boulevard, tepatnya di seberang Gracia Residence, Bintaro Jaya.
Langsung saja saya diberikan menu martabaknya, menunya sangat banyak dan bervariasi, mata saya langsung tertuju ke menu yang cukup unik namanya “Si Hitam Manis Keju.” Nyam keju!
Saya sangat suka keju, saya pesan martabak ukuran regular yang dibanderol dengan harga Rp42 ribu. Di sini juga ada martabak mininya lho harganya dimulai dari Rp6 ribu – Rp12ribu.
Saya sempat foto daftar menu dan harganya juga hehe, ada yang penasaran? Tenang, ini dia fotonya.
Murah meriah kan? Cocoklah buat cemal-cemil lucu haha, ohya sambil nunggu pesanan saya dibuat saya sempat tanya-tanya ke pegawainya, ternyata martabak ini sudah berdiri sejak tahun 2005, toko pertamanya terletak di Jalan Raya Serpong, dekat Hotel FM3, dan seperti saya bilang tadi sudah ada 48 cabang, ada di bogor, Bandung, dan masih banyak lagi.
Saya sangat suka dengan design toko yang lucu dan minimalis, yang terpenting ini bersih sampai semua karyawannya pakai topi, celemek, dan lengkap dengan plastik sarung tangan.
Beberapa menu martabak di sini juga dipajang di dinding-dinding toko, seperti ini (foto):
Suasana toko ini juga saya foto mulai dari letak kompor sampai para pegawai yang sedang memasak dan menyiapkan pesanan para pembeli. Saya juga merekam proses martabak yang saya pesan waktu dikemas, nyam nyam pasti semuanya “ngiler” kalau lihat yang satu ini, yuhuu sebentar lagi “Si Hitam Manis Keju” siap hangatkan perut yang lapar dan rasa berikan sensasi rasa keju di mulut saya.
Beberapa foto yang saya ambil ketika para pegawai sedang sibuk memasak dan menyiapkan pesanan untuk para pembeli.
Akhirnya pesanan saya jadi, dan tidak tahan untuk mencicipinya. Bergegas pulang ke rumah, dan alamak enak sekali! Adonan martabaknya yang tidak berminyak, tidak lengket dan tidak bikin enek.
Toko martabak Aidolai juga menyediakan martabak telur dengan isi yang menggugah selera. Patut dicoba pada kunjungan berikutnya.
Dikirim oleh Hesti Aflah, Bintaro Jaya
Anda memiliki cerita atau foto menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com
Tag
Baca Juga
-
Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'
-
Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?
-
Hidden Gem Sarapan di Tangerang! Wajib Coba Nikmatnya Katupek Pitalah di Bopet Nan Katuju
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Deindustrialisasi Dini: Industri Tumbuh, tetapi Lapangan Kerja Menyusut
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
-
Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo
-
5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih
-
4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit
Terkini
-
Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'
-
Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?
-
Hidden Gem Sarapan di Tangerang! Wajib Coba Nikmatnya Katupek Pitalah di Bopet Nan Katuju
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Deindustrialisasi Dini: Industri Tumbuh, tetapi Lapangan Kerja Menyusut