Kisah "Si Manis Jembatan Ancol" kembali mengudara, dengan peran utama dibawakan oleh Dewi Perssik. Dulu, ketika sinetronnya dibawakan Kiki Fatmala dan Diah Permatasari, kisah Si Manis pun sangat digemari.
Walau demikian, masih banyak hal yang membuat penonton penasaran dengan kisah sesungguhnya. Ini 5 fakta mistis tentang "Si Manis Jembatan Ancol", yang saya rangkum dari berbagai sumber:
1. Nama sebenarnya bukan Mariam, tapi Ariah.
Menurut kisah, di akhir abad ke-18, ada seorang perempuan tua bernama Mak Emper, yang punya seorang anak perempuan, Siti Ariah. Keduanya tinggal di paviliun Belanda, karena mengabdi pada seorang juragan kaya. Saat berusia 16 tahun, juragan ingin menikahi Ariah, tapi anak perempuan berusia 16 tahun itu menolak. Ia tidak mau dijadikan selir. Ia pun kabur. Malang, saat kabur, Ariah bertemu Oey Tambahsia, seorang yang terkenal kaya raya di Batavia. Lelaki ini dikenal gemar perempuan muda. Ariah tak mau dipinang dan melarikan diri lagi. Tambahsia pun memerintahkan para centengnya untuk menemukan Ariah. Keduanya memang menemukan Ariah, tapi gadis itu mati di tangan mereka di Bendungan Dempet, dekat Danau Sunter. Sejak saat itu, kawasan ini dikenal angker.
Inilah awal kisah hantu yang terkenal itu, yang mana sebelumnya, namanya dikenal dengan "Mariam". Menurut legenda, nama asli "Si Manis Jembatan Ancol" adalah Ariah.
2. Terjadi pada 1817
Menurut tokoh Betawi, Ridwan Saidi, jenazah Ariah ditemukan sekitar 400 meter dari Jembatan Ancol, tepatnya di areal persawahan. Ridwan sendiri mendapatkan kisah ini berdasarkan hasil wawancaranya pada para saksi yang hidup pada 1955-1960.
Berangkat dari kisah tersebut, sering terjadi penampakan gadis manis yang dipercaya sebagai hantu dari Siti Ariah yang menuntut balas dendam. Namun seorang H Mohammad Husni, warga Kebon Jeruk, Jakarta, yang melukis sosok Ariah pada 2003 setelah merasa mendapatkan wangsit mengatakan, ”Ariah itu seorang gadis biasa. Kalau disebut cantik, itu relatif.
3. Berkulit sawo matang
Masih berdasarkan kisah para saksi, Ariah merupakan seorang gadis biasa, berkulit sawo matang, dan tingginya sekitar 160 cm. Ketika ditemukan, ia berkebaya hitam bintik-bintik biru.
4. Kisahnya terkenal di Asia Tenggara
Kisah tentang "Si Manis Jembatan Ancol" sangat terkenal di Asia Tenggara, bahkan kawasan Ancol disebut-sebut menjadi salah satu lokasi paling horor di Asia tenggara. Kisah hantu dari Ancol ini bersanding dengan kisah horor dari Filipina, Jepang, dan Korea Selatan.
5. Ada kamar hotel khusus buatnya
Seperti halnya Nyi Roro Kidul di Hotel Inna Samudera, Pelabuhan Ratu, "Si Manis Jembatan Ancol" juga memiliki kamarnya sendiri, yaitu di sebuah hotel di kawasan yang sama. Di sini, ia sering menampakkan diri dan manajemen hotel yang bersangkutan 'memberikan' kamar khusus buatnya.
Pengirim: Helena Ananda, karyawati.
Baca Juga
-
Bedah Lagu "Rayuan Perempuan Gila": Relate Banget Buat Kamu yang Punya Trust Issue
-
Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV, Komedi Siswi SMA dan Arwah Anjing
-
4 Pelembap Beta Glucan Jaga Skin Barrier dan Kulit Lembap, Cuma Rp80 Ribuan
-
Review The Intern: Drama Komedi Manis tentang Kehidupan Dunia Kerja Modern!
-
Meterai Rp10 Ribu: Saat Transaksi Warga Sekalipun Tak Luput dari Pajak
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Pelembap Beta Glucan Jaga Skin Barrier dan Kulit Lembap, Cuma Rp80 Ribuan
-
5 Rekomendasi Shampoo Affordable untuk Rambut Kering dan Sulit Diatur
-
Keranjang Penuh Tapi Nggak Dicheckout? Kamu Nggak Sendirian, Ini Kata Riset!
-
4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat
-
Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat
Terkini
-
Bedah Lagu "Rayuan Perempuan Gila": Relate Banget Buat Kamu yang Punya Trust Issue
-
Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV, Komedi Siswi SMA dan Arwah Anjing
-
Review The Intern: Drama Komedi Manis tentang Kehidupan Dunia Kerja Modern!
-
Meterai Rp10 Ribu: Saat Transaksi Warga Sekalipun Tak Luput dari Pajak
-
Mari Jaga Hutan Papua, Swasembada Energi atau Kedok Ekspansi Korporasi?