M. Reza Sulaiman | Vicka Rumanti
Ilustrasi turis mancanegara menikmati jajanan street food (Freepik/freepik)
Vicka Rumanti

Bagaimana jadinya kalau niat hati ingin berburu street food, tetapi malah salah masuk ke tengah upacara penghiburan duka? Bagi sekelompok turis asing di Tailan, kesalahan ini tidak berakhir dengan rasa malu, melainkan menjadi sebuah pengalaman yang justru lucu, bahkan menyentuh hati masyarakat hingga viral di media sosial.

Tidak salah jika selama ini Tailan dikenal dengan sebutan “Land of Smiles”. Keramahtamahan penduduk lokal, senyuman yang tulus ketika berinteraksi, dan budaya menghormati tamu yang mereka miliki terpancar jelas dalam kejadian ini. Senyuman yang mereka berikan lebih dari sekadar sambutan dan ekspresi kebahagiaan, melainkan menjadi komunikasi budaya yang mengajarkan setiap orang untuk tetap positif menghadapi kesulitan.

Street Food yang Tak Biasa

Dilansir dari reels Instagram @channelnewsasia, sebuah pemandangan tak lazim terekam di lingkungan lokal Tailan. Pada 31 Januari 2026, sekelompok turis mancanegara yang sedang mencari jajanan kaki lima tampak percaya diri berjalan ke arah deretan meja yang penuh makanan. Dengan ramah, mereka bertanya kepada orang-orang di sana untuk memesan makanan.

Keramahan Warga Lokal

Alih-alih merasa terganggu atau tersinggung, pihak keluarga justru memberikan respons yang luar biasa. Mereka menjelaskan dengan hati-hati bahwa acara tersebut adalah prosesi duka. Tuan rumah tidak meminta para turis untuk pergi, melainkan langsung menyuguhkan beberapa makanan khas pemakaman tradisional Tailan.

Dalam tradisi pemakaman Tailan, menyajikan makanan kepada tamu dianggap sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi mendiang, sekaligus cara untuk mempererat silaturahmi. Para turis pun menikmati hidangan tradisional yang telah disuguhkan. Makanan ini biasanya hanya disajikan dalam momen-momen sakral.

Uniknya, fenomena ini tidak berhenti pada 31 Januari saja. Keesokan harinya, kejadian serupa terulang kembali. Sekelompok turis yang berbeda juga berakhir di meja yang sama. Namun, pada kejadian tersebut, sambutan yang diberikan keluarga tetap konsisten dengan tangan terbuka dan menyajikan beberapa makanan.

Viral di Media Sosial

Video-video yang merekam kejadian ini seketika menjadi viral. Bukan kebingungan para turis yang merebut perhatian netizen, melainkan ketulusan dan ketenangan hati keluarga yang sedang berduka. Di tengah masa sulit kehilangan anggota keluarga, tuan rumah masih menunjukkan sisi kemanusiaan yang sangat indah kepada orang asing yang tidak dikenalnya sama sekali.