Gara-gara di-bully warganet, Kahiyang Ayu curhat begini pada bayi di perutnya. Curhatan Ayang, saya baca di akun Instagramnya.
@ayanggkahiyang; Hai malaikat kecilku, ada dongeng lucu nih...
Jadi dipostingan ibu sblmnya, ibumu ini nulis “body karung beras”.. eee habis itu ibumu dibully, gara2 ngga bersyukur dikasih kmu HAHAHAHAHAHA.. ah netijen mah susah diajakin bercanda.
Pdhl jauh sblm ada kamu, body ibumu ini emang kayak karung beras, saking padat merayapnya, komen diet pelangsing pun menyerang.
Dongengnya segini dlu yaa, nak.. nanti klo dongengnya kepanjangan, ibumu dikira baper lagi (pdhl mah kita disini cekikikan yaa, nak).
Ayang curhat, tapi di fotonya, ia tak terlihat sedih. Justru tawa lebar terlihat di wajah calon ibu berbaju putih ini.
Intinya, Ayang mengatakan pada bayinya, banyak warganet bilang bahwa Ayang tidak bersyukur saat menyebut dirinya 'karung beras'. Menurut mereka, dengan hamil maka berat badan Ayang sudah seharusnya bertambah.
Sebenarnya menurut Ayang, sebelum hamil pun dia sudah jadi 'karung beras'. Jadi sebutan itu bukan saat hamil saja.
Warganet pun mengerti maksud Ayang. Mereka mencoba menghiburnya dan bilang unntuk tidak menanggapi komentar haters;
@merryindrati; Cuekin aja bumil.... yang penting bumil n baby juga daddy-nya happy.
@sekarlampung; Jangan hiraukan heters mba ayang .. Ttp semangat jdi karung dedek ya ..kakkak.
@ynrysianturi; kak kahiyang lucu beth... netijen syusyah diajak becanda, mungkin kebanyakan makan ati jadi gituh. enjoy-in aja kaaa... sehat-sehat yaaak.
@lili.jwardiono; Baca belon abis dah ngakak duloe mb,emang gampang2 sedap klw punya body langsung mb @kahiyangayusiregar.
@silmikafi; Aku pun rela body karung beras asal ada malaikat kecil didalemnya... aaah,,, malah baper aku... sehat trs ya bumil n dekbay...
@sandrasalwamaulida; Netizen kebanyakan ngurusin idup org mba @ayanggkahiyang Semangattt.
Pengirim: Ristra Avianti, mahasiswa.
Baca Juga
-
Dolar Tidak Ada di Dompet Kita, Tapi Ada di Harga Beras dan Minyak
-
Paradoks Demokrasi: Mengapa Pemimpin Militer Berisiko bagi Indonesia?
-
The Screwtape Letters: Saat Iblis Mengajari Cara Menyesatkan Manusia
-
Realita Tidak Estetik Dunia Kerja yang Abu-Abu: Antara Passion dan Tagihan
-
Deforestasi Hari Ini Bukan Lagi soal Pembangunan, tapi Krisis Ekologis
Artikel Terkait
-
Padahal Sudah Bantu UMKM, Kahiyang Ayu Tetap Dikritik karena Perkara Sepele
-
Kahiyang Ayu Angkat Pesona Batik Sumut di Gebyar Kriya Nusantara dan Jogja ITTAF 2025
-
Pemprov Sumut Dorong Ulos Mendunia, Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia UNESCO
-
Kahiyang Ayu Ajak Anak PAUD Amalkan Ikrar Anak Indonesia Hebat 2025
-
Sumber dan Harta Kekayaan Bobby Nasution, Pantas Royal Kirim Gift Rp 11 Juta di Acara Dangdut
Lifestyle
-
Shower Puff Sarang Bakteri? Intip Cara Memilih dan Rekomendasinya!
-
5 Toner AHA BHA untuk Atasi Jerawat dan Bruntusan, Kulit Jadi Lebih Mulus!
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta
-
Budget 3 Jutaan Mau Foto Ala Flagship? Ini 5 Pilihan HP Terbaiknya!
-
Casual ke Formal Look, Intip 4 Ide Daily OOTD Monokrom ala Chae Won Bin!
Terkini
-
Dolar Tidak Ada di Dompet Kita, Tapi Ada di Harga Beras dan Minyak
-
Paradoks Demokrasi: Mengapa Pemimpin Militer Berisiko bagi Indonesia?
-
The Screwtape Letters: Saat Iblis Mengajari Cara Menyesatkan Manusia
-
Realita Tidak Estetik Dunia Kerja yang Abu-Abu: Antara Passion dan Tagihan
-
Deforestasi Hari Ini Bukan Lagi soal Pembangunan, tapi Krisis Ekologis