Malu rasanya melihat perut 4 artis Indonesia ini. Rajin olahraga membuat mereka memiliki perut six packs alias kotak-kotak.
Di akun Instagram mereka masing-masing, keempatnya selalu memposting olahraga yang mereka lakukan. Mereka juga memamerkan keseharian mereka saat olahraga, sehingga memperlihatkan body goals mereka.
Saya iri dengan bodi mereka, tapi olahraganya nggak dilakukan. Nah, buat Anda yang punya problem sama dengan saya, mungkin foto-foto 4 artis ini bisa memotivasi kita untuk mau olahraga sebagai resolusi 2019;
@jenniferbachdim; Hey #fitsquad, how are you? Always be healthy & happy. Working out and living a healthy, active and happy lifestyle is THE BEST! Luckily my parents teached me to be active and sportive already at a very young age which I show my children @kiyomisuebachdim and @kenjizizoubachdim too and they love it! (Hei, apa kabar? Selalu sehat dan bahagia. Olahraga dan gaya hidup sehat, aktif, dan bahagia adalah gaya hidup paling baik. Untungnya orangtua saya mengajarkan saya untuk aktif sejak muda dan saya juga mengajarkan anak-anak saya kini.)
2. Cinta Laura Kiehl
@cintalaurakiehl.updates; #cintalaura #healthylifestyle
3. Sophia Latjuba
@sophia_latjuba88; Let’s start this day on the right foot. It’s going to be a glorious one. (Ayo mulailah hari ini dengan kegiatan yang tepat. Hari yang mulia)
4. Shandy Aulia
@shandyaulia; I know my heart will never be the same but I’m telling myself I’ll be okay. (Saya tahu bahwa hati saya tak akan selalu sama, tapi saya selalu akan baik-baik saja)
Satu hal yang saya pelajari dari mereka, olahraga sudah menjadi bagian dari hidup, sehingga mereka selalu melakukannya dengan senang. Ini tercermin dari status mereka.
Pengirim: Diana K, mahasiswa.
Baca Juga
-
Film Semua Akan Baik-Baik Saja dan Lelahnya Jadi Dewasa yang Harus Kuat
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Tuntutan 18 Tahun Nadiem: Angka Keadilan atau Pesan Politik yang Brutal?
-
Winnetou: Persahabatan Old Shatterhand dan Kepala Suku Apache yang Heroik
-
Ketika Demokrasi Dipimpin Satu Komando: Nasib Politik Islam Tahun 1959-1965
Artikel Terkait
-
Novel Kotak-Kotak Ingatan: Kotak yang Tak Pernah Benar-Benar Terkunci
-
Jarinya Terjepit Pintu, Jennifer Bachdim Tak Tahu Apa Itu Damkar
-
Tas Hermes Shandy Aulia di Swiss Jadi Sorotan, Ramai Dibandingkan Warganet?
-
Shandy Aulia Tenteng Tas Rp4 Miliar Bikin Ribut, Gigi dan Syahrini Belum Punya?
-
8 Potret Artis Tanah Air Rayakan Natal Bersama Keluarga, Hangat dan Penuh Cinta
Lifestyle
-
Admin Brand Gathering 2026: Kolaborasi UMKM di Dufan Jadi Energi Baru Industri Kreatif
-
4 Eye Patch Peptide, Solusi Praktis untuk Mata Awet Muda Bebas Bengkak!
-
Modis Kapan Saja dengan Intip 4 Ide Daily OOTD ala Yujin IVE yang Cozy Ini!
-
5 Rekomendasi Smartwatch 2 Jutaan, Cocok untuk Segala Aktivitas
-
Bye PIH! 4 Tinted Sunscreen Rp30 Ribuan untuk Wajah Flawless Anti Dempul
Terkini
-
Film Semua Akan Baik-Baik Saja dan Lelahnya Jadi Dewasa yang Harus Kuat
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Tuntutan 18 Tahun Nadiem: Angka Keadilan atau Pesan Politik yang Brutal?
-
Winnetou: Persahabatan Old Shatterhand dan Kepala Suku Apache yang Heroik
-
Ketika Demokrasi Dipimpin Satu Komando: Nasib Politik Islam Tahun 1959-1965