Teknik Akuaponik sudah berkembang beberapa tahun silam oleh para peneliti dengan memberikan terobosan dan penemuan baru bahwa tanaman dan ikan dapat berkembang dalam satu media yang sama. Sama seperti teknik hidroponik, teknik ini juga membutuhkan media untuk menyalurkan nutrisi dan air untuk meresap ke dalam akar tanaman dan menjadi faktor utama bertumbuhnya tanaman.
Ikan dan tanaman dapat disatukan dalam media tanam yang sama karena nantinya ikan akan mengeluarkan kotoran yang berupa nutrisi yang akan diserap oleh tanaman secara langsung.
Sama halnya seperti pupuk kompos yang dihasilkan dari kotoran hewan, dengan teknik akuaponik ini tidak perlu membutuhkan pupuk kompos, karena kotoran ikan tersebut akan langsung diserap dengan baik oleh tanaman sebagai asupan nutrisi dan makanan.
Maka dari itu dibutuhkan media tanam yang baik agar kedua elemen akuaponik ini dapat berkembang dan menghasilkan panen yang berkualitas.
Berikut adalah 5 macam media tanam terbaik untuk akuaponik:
1. Batu/Kerikil Sungai
Media tanam ini merupakan media terbaik untuk teknik akuaponik. kerikil mempunyai pori – pori yang cukup besar, sehingga mempermudah berjalannya nutrisi dan air untuk disalurkan ke dalam akar tanaman.
Untuk pemilihan kerikil, sebaiknya memilih kerikil yang tidak terlalu besar agar tidak terlalu menekan media tanam itu sendiri dan tidak menyiksa tanaman.
2. Hidroton
Hidroton berbahan dasar dari tanah liat. Biasanya media ini berbentuk bulat kecil, dengan bentuk ini ada kelebihannya untuk tanaman karena air akan lebih mudah mengalir ke dalam tanaman.
Hidroton memiliki Ph yang nertal namun harganya cukup mahal dibandingkan dengan media tanam lain.
3. Rockwool
Penggunaan media ini cukup praktis dibandingkan dengan media tanam kerikil atau media tanam lainnya, karena ketika nantinya dilakukan pemindahan bibit tidak diperlukan pencabutan akar. Namun cukup dengan memindahkan isi medianya ke dalam wadah atau pot.
4. Sekam
Media jenis ini berasal dari gabah atau kulit padi. Sekam mudah ditemukan di toko tanaman maupun pasar. Selain itu, media ini sangat steril dan sudah memberikan hasil yang berkualitas.
Sekam memiliki bobot yang sangat ringan, dan hal tersebut baik untuk tumbuhan agar akar tanaman tidak tertekan.
5. Hidrogel
Hidrogel terbuat dari kristal polimer dengan kemampuan serap air cukup baik. Kelebihan lain dari kristal polimer berwarna-warni ini yakni mampu menyerap nutrisi dalam volume yang banyak.
Hidrogel termasuk media tanam yang ramah lingkungan karena bisa terurai dan membusuk. Namun, harga media ini sangat mahal dibandingkan dengan media tanam lainnya. Hidrogel memiliki Ph yang betral yang baik untuk berkembangnya tanaman.
Itulah beberapa media tanam yang dapat anda gunakan untuk bertanam dengan metode akuaponik.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Mengenali Teknik Akuaponik: Kombinasi Hidroponik dan Akuakultur
-
Belajar Otodidak, Polisi Kulon Progo Rangkul Warga Cocok Tanam Hidroponik
-
Jamkrindo Fasilitasi Pelatihan Hidroponik untuk Masyarakat Ciletuh
-
Menanam Sayur Secara Mandiri di Tengah Pandemi Corona
-
Manfaat Berkebun Hidroponik Untuk Menurunkan Stres
Lifestyle
-
4 Urutan Skincare Wajib Buat Kulit Berminyak dari Ahlinya!
-
4 Rekomendasi Lipstik Transferproof Terbaik 2025, Tahan Lama dan Ramah di Kantong
-
5 Ide OOTD Kasual ala Shin Min Ah, Nyaman Dipakai untuk Aktivitas Harian
-
Penampilan Bukan Segalanya, 4 Zodiak Ini Hanya Tertarik pada Orang Cerdas
-
Raisa Berduka, Sang Ibunda Ria Mariaty Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker
Terkini
-
Dibanjiri Hujatan, Inara Rusli Menangis Saat Minta Maaf di Depan Publik
-
Ulasan Film Pawn, Perjalanan Haru Jaminan dan Rentenir yang Jadi Keluarga
-
Good Goodbye oleh Hwasa: Lagu Patah Hati yang Kuasai Chart Musik Korea
-
Pecah Rekor! Stray Kids Sabet Daesang 'Album Terbaik' MAMA 2025!
-
5 Rekomendasi Novel Berlatar Masa Kolonial Hindia Belanda di Indonesia