Berdasarkan data dari World Bank, Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. Hal ini tentu saja membuat kita menjadi khawatir. Banyak sekali gerakan untuk mendukung zero waste lifestyle, dengan harapan dapat membantu mengurangi penggunaan sampah plastik.
Menyadur dari Zero Waste Indonesia, zero waste sendiri merupakan sebuah filosofi yang mendorong gaya hidup untuk menggunakan sumber daya atau produk-produk yang bisa digunakan kembali.
Untuk menerapkan zero waste lifestyle di kamar mandi kalian dapat mengubah barang-barang dari plastik menjadi barang-barang zero waste. Berikut merupakan 7 barang yang dapat kamu ubah dengan barang yang lebih ramah lingkungan:
1. Sabun dan Skincare
Untuk sabun badan, sabun cuci tangan, dan sabun cuci muka, alangkah baiknya jika kalian beralih menggunakan sabun batangan dibandingan sabun dalam kemasan botol plastik. Apabila kalian memiliki skincare, alangkah baiknya jika kalian membeli yang memiliki kemasan botol kaca.
2. Make Up Remover
Apabila kalian perlu membersihkan sisa make up, lebih baik untuk menggunakan sisa kain yang tidak terpakai, daripada menggunakan kapas ataupun tisu basah. Penggunaan sisa kain yang tidak terpakai selain membantu mengurangi sampah. Penggunaan tersebut juga membantu kalian untuk berhemat.
3. Sikat Gigi
Dibandingkan menggunakan sikat gigi plastik, penggunaan sikat gigi bambu lebih ramah lingkungan. Beberapa produk sikat gigi bambu sudah banyak dijual di Indonesia. Kalian bisa mengeceknya di e-commerce maupun supermarket.
4. Sisir
Sama seperti sikat gigi, alternatif lain penggunaan sisir plastik yaitu sisir yang terbuat dari bambu ataupun kayu. Tahukah kalian bahwa penggunaan sisir bambu dapat membantu mengurangi kerontokan, membantu merangsang sirkulasi di kulit kepala, dan mengurangi kekusutan rambut. Apabila kalian menggunakan produk minyak rambut, sisir bambu akan membantu mengaplikasikan produk secara merata.
5. Pembalut
Alternatif lain dari penggunaan pembalut plastik, kalian bisa menggunakan menstrual cup ataupun pembalut kain. Bayangkan saja sehari kita mengganti pembalut setiap 4-6 jam sehari. Di mana berarti dalam sehari, kita bisa menggunakan 4-6 pembalut. Hal ini tentunya akan menambah jumlah sampah plastik.
6. Pencuci Mulut
Apabila kalian menggunakan pencuci mulut, alangkah baiknya jika kalian memilih produk yang memiliki kemasan dari botol kaca, dibandingkan dengan botol plastik.
7. Masker Wajah & Badan
Kalian bisa membuat masker dari bahan-bahan alami. Menyadur dari Halodoc, kalian bisa menggunakan kopi, gula coklat, madu dicampur gula, ataupun teh hijau dicampur gula untuk membuat body scrub. Sedangkan untuk membuat scrub wajah, kalin bisa menggunakan oatmeal cinnamon, beras, dan soda kue.
Mungkin akan terasa susah jika kita langsung mengubah seratus persen gaya hidup kita menjadi zero waste lifestyle. Oleh sebab itu, kita bisa melakukannya selangkah demi selangkah. Mungkin kalian bisa memulainya dari barang-barang yang ada di kamar mandi.
Tag
Baca Juga
-
Drama Korea 'Love Next Door' Sukses Cetak Rekor Rating Baru di Episode 6
-
Kejutkan Penggemar, Hyunhee VVUP Hengkang dari Grup karena Masalah Kesehatan
-
NOWADAYS Resmi Comeback dengan Merilis Video Musik 'Why Not?'
-
Lee Minhyuk BTOB akan Gelar Fan Meeting untuk Pertama Kalinya
-
Geram Keluarga Ikut Diserang, V dan Jungkook BTS Gugat YouTuber Sojang
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Rezeki Nomplok di Depan Mata, 3 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan Besar di 2026
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
4 Hybrid Sunscreen SPF 35, Penyelamat Kulit Berminyak Atasi Jerawat dan PIE
-
5 Jajanan Korea Favorit untuk Buka Puasa, Manis dan Menggoda Selera
-
Minimalist Boy Style! 4 Daily Outfit ala Jinyoung GOT7 yang Wajib Ditiru
Terkini
-
Range Rover Autobiography Rp8,5 M Jadi Mobil Dinas Gubernur Kaltim
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang
-
BLACKPINK Bawa Pesan Keberanian dan Persatuan di Comeback Lagu Terbaru, Go
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal
-
Frieren: Beyond Journey's End Season 2, Musim yang Lebih Emosional dan Sepi