Segala yang berlebihan memang tak baik. Termasuk dalam mencintai pasangan. Meskipun ketika jatuh cinta, yang ingin kamu lakukan adalah membahagiakan pasangan, tapi kalau dilakukan sudah berlebihan, malah bisa merugikan diri sendiri dan menyebabkan hubungan jadi beracun.
Berikut ini beberapa kerugian yang dapat kamu alami kalau terlalu mencintai pasangan. Simak terus pembahasannya!
1. Rentan dimanfaatkan
Kamu nggak bisa melihat isi hati seseorang. Boleh saja saat ini pasanganmu baik, tapi bisa jadi, di kemudian hari berubah. Atau, bisa pula saat ini menampakkan sikap yang baik dan perhatian, akan tetapi dibalik sikap manisnya itu, ternyata menyimpan motif tertentu.
Terlalu mencintai pasangan, membuatmu jadi rentan dimanfaatkan. Demi menyenangkan pasangan, kamu jadi melakukan apa pun. Padahal, kalau kamu bisa berpikir dengan logika, permintaan-permintaan pasangan itu sudah keterlaluan. Tapi, karena sudah terbutakan cinta, kamu nggak bisa melihat itu.
2. Hidupmu jadi berantakan
Terlalu mencintai seseorang, membuatmu jadi ingin selalu menghabiskan waktumu bersamanya. Padahal, hubungan yang sehat, semestinya bisa saling mendorong masing-masing untuk berkembang. Bukan malah menjadikanmu hancur, akibat terlalu fokus pada urusan cinta.
Kariermu stagnan, malah kinerjamu jadi turun karena sulit berkonsentrasi diakibatkan selalu direpotkan dengan permasalahan asmara. Begitu pula hubunganmu dengan keluarga atau teman-teman. Jadinya renggang, karena kamu mengasingkan diri dengan mereka. nggak lagi ikut kumpul bareng, keasyikan berdua dengan pasangan.
3. Kehilangan jati diri
Dampak buruk lain jika kamu terlalu mencintai pasangan, yakni jadi kehilangan jati diri. Ini disebabkan, kamu berusaha selalu menuruti apa pun yang dia mau, meski hal tersebut bertentangan dengan nilai atau prinsip yang kamu anut.
4. Kamu jadi tak dihargai
Dengan sikapmu yang begitu mendewakan pasangan, akibatnya, dia kehilangan respek. Kamu dilihatnya seperti boneka yang bisa diatur-atur sesuka hati. nggak ada lagi rasa menghargai yang menjadi ciri hubungan yang sehat. Yakin, kamu mau diperlakukan seperti itu?
Sah-sah saja untuk berusaha membahagiakan pasangan. Karena memang seperti itulah seharusnya orang yang mencintai. Berusaha membuktikan perasaannya lewat aksi.
Akan tetapi, hati-hati! Kalau kamu sudah kelewat mencintai pasangan, nantinya, yang rugi, ya, kamu sendiri. Jadi, mencintai dia sewajarnya saja, ya!
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Didit Sowan ke Megawati, Ahmad Basarah Bocorkan Hubungan Rahasia Keluarga Prabowo-Mega
-
Makin Ugal-ugalan, Justin Hubner Terlihat Lakukan Video Call dengan Jennifer Coppen: Bikin Nyengir!
-
Mengapa Pasangan Bahagia Pun Bisa Berselingkuh?
-
Cara PHK Dinilai Kontroversial, PT Avo Innovation Technology Beri Tanggapan
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern