Latifah ..
Latifah ..
Ilustrasi suasana kerja (pexels/Edmond Dant├Ęs).

Wawancara kerja menjadi momen ditunggu-tunggu bagi para pencari pekerjaan. Bila sudah lolos wawancara kerja, biasanya sudah tinggal sedikit lagi bisa mendapatkan posisi yang diidam-idamkan.

Oleh sebab itu, persiapkan wawancara kerja dengan sebaik mungkin. Supaya peluang mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan bisa lebih besar. Misalnya, dengan menghindari kesalahan-kesalahan berikut ini saat interview. Simak baik-baik!

1. Datang telat

Poin pertama ini penting banget untuk tidak kamu lakukan ketika wawancara. Datang terlambat, bisa jadi sinyal kuat kalau kamu kurang profesional, tak menganggap penting perusahaan atau posisi yang sedang kamu incar, serta kurang pandai dalam membuat persiapan. Itu akan memberi image negatif.

2. Datang terlalu awal

Telat jangan, tetapi datang terlalu awal juga sebaiknya kamu hindari. Sebaiknya, datang sekitar 10 menit lebih awal. Lebih dari itu, kamu jadi bisa mengganggu pihak SDM.

3. Tidak memerhatikan penampilan

Memang, seseorang itu tak bisa hanya dinilai lewat tampilan luarnya saja. Akan tetapi, untuk meninggalkan kesan baik, penting banget untuk menjaga penampilan. Penampilanmu bisa menunjukkan bagaimana kamu menghargai perusahaan, juga menghargai diri sendiri.

Penampilan yang terlalu cuek dan salah kostum, dapat mencirikan kalau kamu gak benar-benar minta dengan posisi yang dilamar. Bisa jadi kamu dianggap gak berusaha semaksimal mungkin untuk memberi kesan baik pada pihak perusahaan.

4. Lupa mematikan HP

Ini tampak sepele, tapi sebaiknya kamu perhatikan. Jangan lupa untuk mematikan ponsel saat wawancara. Minimal, menyalakannya dalam nada getar. Gak lucu kan ketika wawancara sedang berlangsung, dan semua pecah konsentrasinya akibat dering HP karena kamu lupa mematikannya.

5. Menjelek-jelekkan perusahaan sebelumnya

Kendati posisi yang kamu lamar ini adalah pekerjaan impian, bukan berarti kamu boleh menjelek-jelekkan perusahaan atau posisi kamu sebelumnya. Melakukan itu, justru bisa mencoreng nama baikmu.

Pihak HRD akan berpikir kalau kamu punya karakter yang buruk, senang menjelek-jelekkan orang lain atau suka mengumbar aib di belakang. Menerima karyawan seperti kamu, jadi berisiko. Kalau kamu bisa menjelek-jelekkan perusahaan sebelumnya, maka bukan tak mungkin, di kemudian hari, perusahaan mereka yang bakal kamu bicarakan dengan buruk.

Itulah kesalahan umum dan tips wawancara kerja yang bisa kamu cermati ya.

Komentar