Setiap tahunnya, ada sekitar 6,5 juta hewan peliharaan memasuki tempat penampungan. Mengutip greatergood, dari sekian banyak hewan peliharaan di penampungan tersebut, 1,5 juta ekor harus dieutanasia atau suntik mati. Dengan krisis tempat tinggal saat ini, jumlahnya terus meningkat. Namun, ada upaya untuk menekannya, yakni dengan mengadopsinya.
Memiliki hewan peliharaan diyakini mendatangkan sejumlah manfaat. Manfaat memiliki hewan peliharaan antara lain mengurangi tingkat stres. Pasalnya, hewan kesayangan bisa menawarkan cinta dan persahabatan tanpa syarat.
Berkenaan dengan isu tersebut, berikut ini alasan mengapa mengadopsi hewan peliharaan lebih baik daripada membelinya.
1. Mengadopsi berarti menyelamatkan Hidup makhluk hidup
Terlalu sering, tempat penampungan menidurkan hewan karena keterbatasan ruangan. Namun, jika lebih banyak orang mengadopsi daripada membelinya, jumlah hewan peliharaan yang akan di-eutanasia akan turun.
Ketika mengadopsi, kamu tidak hanya menyelamatkan teman baru yang penuh kasih. Di samping itu, kamu juga memberi ruang bagi hewan lain yang sangat membutuhkannya.
2. Melawan aktivitas Puppy Mills
“Puppy mill” terdengar lucu sampai kamu mengetahui bahwa itu adalah fasilitas pembiakan bergaya pabrik yang sering memprioritaskan keuntungan daripada kesejahteraan hewan. Hewan ini ditempatkan dalam kondisi yang buruk, dengan sedikit atau tanpa perawatan medis, sehingga nasibnya menderita. Anak-anak anjing dari pabrik ini sering sakit atau trauma. Induknya yang dibuang begitu mereka tidak lagi menguntungkan.
3. Mengadopsi jauh lebih ekonomis
Membeli hewan peliharaan tidaklah murah. Harga berkisar dari 5 juta rupiah hingga 10 juta rupiah atau lebih. Itu belum termasuk biaya lain lain seperti spay dan vaksinasi pertama. Biaya adopsi jarang mencapai biaya dua juta rupiah dan sering kali mencakup semua fasilitas pasca-adopsi. Tawar-menawar ketika kamu menganggap kamu bisa dilakukan ketika ingin membawa pulang hewan peliharaan tersebut
4. Melatihnya jauh Lebih Mudah
Banyak hewan peliharaan yang akhirnya masuk penampungan karena pemiliknya bermasalah. Pindah rumah atau perceraian menjadi beberapa faktor yang ikut memengaruhinya. Jadi masalahnya bukan karena hewan peliharaan tidak baik. Banyak yang sudah dilatih di rumah dan terbiasa tinggal bersama keluarga. Jadi, pelatihan lebih mudah untuk dilakukan.
5. Memiliki Penyemangat Hidup
Ketika mendapatkan seekor anjing dari toko hewan peliharaan, transaksi biasanya berakhir setelah kamu keluar dari pintu. Banyak toko hewan peliharaan tidak memiliki sumber daya atau pengetahuan untuk memberikan dukungan apapun.
Namun, tempat penampungan dan kelompok penyelamat biasanya memiliki sejarah tentang hewan tersebut. Para sukarelawan mengetahui kepribadian dan kesukaan serta ketidaksukaan hewan tersebut. Ini membantu memudahkan transisi. Lebih sering daripada tidak, tempat penampungan dengan senang hati membantu kamu melalui periode perkenalan. Sebab, mereka peduli bahwa hewan itu pergi ke rumah yang akan merawatnya dengan sepenuh hati.
Itulah beberapa alasan kenapa memilih mengadopsi hewan peliharaan lebih baik dibandingkan harus membelinya. Dengan mengadopsi, kamu membantu banyak hewan untuk menemukan rumah barunya.
Tag
Baca Juga
-
Tentukan Budget, Ini 6 Tips Membeli Rumah untuk Pasangan yang Baru Menikah
-
5 Fakta Leptospirosis, Penyakit yang Sudah Memakan Korban Jiwa di Indonesia
-
York adalah Pengkhianat, Ini 5 Fakta Manga One Piece Chapter 1078
-
Ada Mikasa Ackerman, Ini 5 Karakter Wanita Terbaik di Anime 'Attack on Titan'
-
Selamat Hari Perawat Nasional, Ini 5 Fakta Sejarah Perawat di Indonesia
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Senjata Pamungkas Samsung? Galaxy Z Trifold Bawa Layar Lipat Tiga
-
4 Padu Padan OOTD Warna Monokrom ala Lee Jae Wook, Buat Gaya Lebih Menawan!
-
Realme C83 5G Resmi Rilis dengan 'Titan Battery' 7000 mAh Harga 2 Jutaan
-
Siap Meluncur! OPPO K14 5G Jadi Jagoan Baru dengan Baterai Badak 7000 mAh
-
Mudik Tanpa Internet? Ini Cara Pakai Google Maps Offline agar Bisa Navigasi
Terkini
-
Ahn Hyo Seop Akan Hadiri Oscar Pertamanya Berkat KPop Demon Hunters
-
Pakai Baju Adat Jawa ke Sekolah, Siswa SMAN 4 Yogyakarta Bangga Kenakan Gagrak
-
Belajar dari Krisis 1997: Ketika Rupiah Pernah Terpuruk dan Bangkit Kembali
-
4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam
-
Nobar Pelangi di Mars, Yoursay Kumpulkan 250 Anggota Komunitas Parenting Yogyakarta