UTBK memang masih lumayan lama, tapi tidak ada salahnya jika kamu mulai mempersipkannya mulai sekarang. Ingat, di saat kamu santai menggulir layar ponsel, menonton puluhan episode drama, rebahan, ada ribuan sainganmu yang sedang belajar memersiapkan diri memasuki universitas impian.
Ambis adalah sebuah usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk mencapai tujuan tertentu. Ambis yang benar adalah ambis yang seimbang dan tidak melanggar batasan. Terlalu ambis juga tidak baik.
Bingung harus memulai dari mana dulu? Beberapa tips berikut mungkin bisa membantumu untuk memulai ambis dan mempersiapkan diri menghadapi UTBK dan ujian lainnya!
1. Cari motivasi
Kita tidak akan mempunyai semangat untuk bergerak jika tidak ada motivasi. Temukan motivasi terbesarmu, seperti misalnya ingin lolos dan bisa kuliah di universitas tujuan, ingin membanggakan orang tua, ingin membuktikan pada orang-orang yang meremehkan bahwa kita bisa, dan motivasi lainnya.
Temukan motivasi itu dan sebagai pengingat, tulis dan tempel di depan meja belajarmu agar kamu terus merasa termotivasi.
2. Cari teman belajar
Lingkungan sosial sedikit banyak akan berpengaruh pada kepribadian dan kebiasaan kita. Carilah teman yang akan membawa dampak positif bagi hidup kita. Jangan terlalu sering menghabiskan waktu dengan orang-orang yang hanya mengajakmu nongkrong sampai lupa waktu dan lupa kewajibanmu sebagai pelajar.
Teman yang sama-sama ambis dalam artian positif, akan mendorongmu untuk ikut termotivasi dan semangat untuk belajar. Kalian juga bisa saling bertukar ilmu, saling mengajarkan, berbagi keluh kesah saat lelah, dan kegiatan-kegaitan seru lainnya selama ambis.
3. Cari dan pahami garis besar materi
Percuma ingin ambis tetapi tidak tahu apa yang harus dipelajari. Inilah pentingnya mengetahui poin-poin penting mengenai materi yang akan keluar saat ujian nantinya.
Buat sebuah daftar tentang materi yang harus kamu kuasai, setelah terkumpul, urutkan dari materi yang menurutmu paling mudah di bagian atas, hingga yang paling sukar di bagian bawah. Mulailah untuk mendalami materi dari bagian atas, pastikan kamu benar-benar paham dan tidak hanya sekadar ingat atau hapal.
4. Beri hak pada diri sendiri
Ketika kita berhasil menyelesaikan satu materi dengan baik, tidak ada salahnya memberikan hadiah untuk diri sendiri. Setelah memenuhi kewajiban untuk belajar, sekarang hak kita sebagai seorang pelajar yang juga memerlukan hiburan harus dipenuhi.
Sisihkan satu hari khusus untuk melakukan hal-hal yang kamu sukai tetapi di hari biasa berpotensi mengganggu kegiatan ambismu. Seperti misalnya menonton drama, membaca komik, fangirling, dan hobi lainnya. Namun ingat, gunakan waktu reward sebaik mungkin, jangan sampai keterusan dan akhirnya jadi lupa belajar!
Ambis itu harus, agar apa yang kita inginkan bisa tercapai. Namun segala sesuatu ada batasnya. Jika lelah, boleh sekali-sekali untuk berhenti sejenak berisitirahat, tetapi jangan pernah menyerah. Semangat belajar, semangat ambis!
Baca Juga
-
Ulasan Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 5: Masalah Baru Datang, Nyonya Beniko Kelabakan!
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik
-
Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Vivo X500 Pro Max Siap Bikin Fotografi Ponsel Makin Gila, Bawa Kamera 200MP
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!
-
4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik
-
Bukan Hanya di Lapangan, Ini Cara Komunitas Digital Rayakan 17-an
Terkini
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les