Kipas angin menjadi barang yang sangat dibutuhkan saat ini, khususnya di daerah perkotaan. Suhu udara yang panas di siang hari membuat tubuh merasa tidak nyaman hingga mudah lelah dan haus.
Oleh karena itu, kipas angin listrik menjadi solusi praktis sekaligus lebih ekonomis dibanding memasang pendingin udara.
Namun sebagai alat elektronik, kipas angin memiliki kemungkinan rusak setelah digunakan selama beberapa waktu. Untuk itu, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk merawat kipas angin listrik agar tahan lama dan tidak cepat rusak.
Berikut ini 3 tips untuk merawat kipas angin listrik, simak baik-baik, ya.
1. Matikan kipas jika tidak diperlukan
Penggunaan dalam jangka waktu yang lama dapat membuat dinamo kipas yang berputar menjadi panas. Hal ini akan lebih parah jika kipas angin digunakan terus-menerus tanpa henti.
Dinamo yang panas terlalu lama dapat menimbulkan kerusakan, mulai dari kerusakan ringan hingga kerusakan parah seperti dinamo terbakar. Oleh karena itu, berikan jeda atau waktu istirahat bagi kipas untuk mendinginkan dinamonya dengan mematikan kipas jika tidak diperlukan. Misalnya ketika udara tidak terlalu panas atau saat tidak ada orang di ruangan.
Selain dapat mencegah kerusakan kipas, hal ini dapat menghemat penggunaan energi listrik sehingga baik untuk alam dan mengurangi pengeluaran.
2. Rutin bersihkan kipas
Setelah beberapa waktu digunakan, debu-debu yang bertebaran di udara akan menempel pada kipas. Hal ini sekaligus dapat menjadu indikator kebersihan udara ruangan. Bersih atau kotor udara ruangan dapat dilihat dari cepat atau lama kipas angin kotor. Jika kipas angin cepat kotor dan dipenuhi debu, artinya udara ruangan cukup kotor.
Debu-debu yang berterbangan di udara dan menempel pada kipas juga dapat masuk ke dalam dinamo melalui lubang-lubang kecil. Hal ini dapat membuat dinamo kipas menjadi macet dan rusak.
Oleh karena itu, rutinlah membersihkan kipas baik itu setiap periode waktu tertentu seperti setiap bulan, atau bersihkan setiap kali kipas nampak kotor.
3. Berikan pelumas
Dinamo kipas berputar dan menghasilkan gesekan serta panas. Gesekan dan panas berlebih dalam jangka waktu yang lama dapat membuat dinamo kipas angin rusak.
Oleh sebab itu, alangkah baiknya jika kita memberi pelumas pada kipas. Kita tidak perlu membongkar semua bagian kipas. Kita dapat memberi pelumas melalui celah kecil pada batang yang menghubungkan dinamo kipas dengan baling-baling. Untuk pelumasnya, kita dapat menggunakan minyak goreng maupun baby oil. Hal ini dapat membuat kerja dinamo menjadi lebih ringan.
Demikianlah 3 tips merawat kipas angin agar awet dan tidak cepat rusak. Lakukan hal tersebut agar kamu tidak perlu sering-sering membeli kipas angin baru atau kegerahan karena kipas anginnya rusak.
Baca Juga
-
Merenungkan Makna Hidup Melalui Novel Khutbah di Atas Bukit
-
Viral Isi Minyakita Hanya 750 ML, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Mobil Terendam Banjir? Cegah Kerusakan dengan 5 Tips ini
-
Bapak Presiden, Buzzer adalah Musuh Besar Pendidikan Kita
-
Juara eAsian Cup, Berikut ini Profil 3 Pemain Timnas eFootball Indonesia
Artikel Terkait
-
Pada 2022, Dishub Kota Malang Akan Tambah Titik Parkir Elektronik
-
Iklan Elektronik: Pengertian, Jenis, Karakteristik, Contoh
-
5 Orang Paling Viral di Tahun 2021 dari Sisca Kohl hingga Vanessa Angel
-
BSrE BSSN Dukung Aplikasi e-Office Pemprov Sultra untuk Wujudkan Smart Government
-
Tak Kuat Hadapi Pandemi, Produsen E-Liquid Vape Butuh Dukungan Pemerintah
Lifestyle
-
Murah tapi Nggak Murahan, Ini Smartwatch Terbaik di Harga Rp2 Jutaan
-
Tak Perlu Putus-Sambung Bluetooth, Headphone Vivo Dukung 3 Gadget Sekaligus
-
4 Tinted Lip Balm di Bawah Rp50 Ribuan, Ciptakan Bibir Glossy dan Cerah
-
Melawan Arus Tren: Rahasia Converse Chuck Taylor Tetap Relevan di Era Modern
-
4 Toner BHA Harga Murah Rp20 Ribuan, Eksfoliasi Sel Kulit Mati Cegah Komedo
Terkini
-
Dituding Menunggak Pajak, Agensi Ji Chang Wook Buka Suara
-
Drama The Scarecrow dan Potret Kegagalan Sistem Hukum dalam Kasus Hwaseong
-
Apocalypse Hotel Raih Best Media dan Best Comic di Seiun Awards ke-57
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Tak Sekadar Game Anak, Roblox Jadi Wadah Kompetisi Musik dan Ruang Berkarya