Ada banyak teknik belajar yang bisa kamu coba untuk meningkatkan semangat belajar kamu. Kamu tinggal mencari teknik yang paling tepat dengan kepribadian kamu.
Salah satu teknik belajar yang bisa dicoba adalah teknik pomodoro. Teknik pomodoro merupakan teknik belajar dengan mengatur waktu tertentu untuk fokus belajar diselingi dengan istirahat dan refreshing, dilakukan berulang-ulang.
Teknik ini merupakan salah satu teknik yang paling populer di kalangan pelajar karena asyik dan mudah dilakukan.
Kamu ingin mencoba teknik ini juga tetapi masih bingung bagaimana cara kerjanya? Simak caranya berikut ini.
1. Pilih materi yang akan dipelajari
Hal pertama yang harus dipersiapkan sebelum belajar adalah memilih materi yang ingin dipelajari. Kamu harus membuat daftar sub materi apa saja yang harus kamu kuasai dalam sesi belajar kali ini.
Tulis atau catat poin-poin besarnya di selembar kertas, lalu tempel di tempat yang mudah terlihat agar kegiatan belajar kamu semakin terarah dan tidak meluas ke mana-mana. Kamu bisa menggunakan format to do list agar semakin mudah dan menarik.
2. Atur waktu ideal
Setelah mengetahui materi apa yang harus dipelajari, kamu tinggal mengatur waktu yang diperlukan untuk fokus pada materi tersebut. Biasanya, waktu ideal yang sering digunakan pada teknik pomodoro adalah sekitar 25 menit untuk setiap sesinya.
Dalam rentang waktu 25 menit ini, kamu harus fokus mempelajari materi yang sudah ditentukan di awal. Jangan tergoda dengan apa pun, termasuk notif yang masuk ke ponsel kamu. Setel alarm pengingat agar alokasi waktu kamu jelas dan memiliki batas. Kamu harus disiplin karena kunci keberhasilan teknik ini tergantung dari tingkat kedisiplinan kamu.
3. Berhenti ketika waktu selesai
Ketika alarm atau timer kamu sudah berbunyi yang menandakan bahwa 25 menit sudah berlalu, kamu harus berhenti, meskipun kamu sudah benar-benar hanyut belajar. Bahkan, ketika sampai pada materi favoritmu, tetap berhenti! Hal ini akan membuat kamu bersemangat melanjutkan belajar di sesi berikutnya.
Kamu bisa menyetel ulang timer untuk beristirahat sekitar 5 menit. Gunakan waktu 5 menit ini untuk memberi centang pada daftar materi yang sudah berhasil dipelajari, kamu juga bisa meminum air putih untuk menyegarkan pikiran. Usahakan untuk tidak membuka media sosial, karena bisa jadi kamu malah keterusan.
4. Ulangi minimal 3 kali siklus
Ulangi siklus belajar 25 menit dan istirahat 5 menit selama minimal 4 kali siklus. Setelah itu, kamu bebas apakah ingin melanjutkan kegiatan belajar atau selesai. Namun, hal ini tergantung lagi dengan kenyamanan dan kebutuhan kamu. Jika materi yang harus dipelajari sedikit, tidak menutup kemungkinan hanya dengan 2 siklus, kamu sudah bisa selesai.
Kamu juga bisa memberi jeda yang cukup lama ketika berganti dari satu mata pelajaran ke mata pelajaran lain yang memiliki fokus berbeda jauh, seperti misalnya biologi dan matematika. Dengan demikian, otak kamu tetap memiliki waktu beristirahat yang cukup.
Itulah 4 langkah belajar dengan menerapkan teknik pomodoro. Teknik ini sangat mudah untuk dilakukan. Selama mencoba.
Baca Juga
-
3 Buku Parenting Rekomendasi Nikita Willy, Sukses Didik Anak Tumbuh Optimal
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Low pH Cleanser Pentavitin, Bersihkan Kotoran Kulit Kering dan Sensitif
-
5 Gaya OOTD Kasual ala Park Jinyoung GOT7, Kece untuk Daily Outfit!
-
Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun
-
5 Panthenol Cleanser untuk Kulit Sensitif yang Ampuh Perkuat Skin Barrier
Terkini
-
The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan
-
Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami
-
Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup
-
Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR
-
The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz