Setiap kita mempunyai masa lalu. Sebelum bertemu dengan jodoh yang sekarang menjadi pasangan hidup, kebanyakan kita pernah mengukir kisah pada pandangan pertama yang kemudian dibawa hingga dalam bayangan cinta dan buaian rindu.
Jarang sekali kita jumpai sepasang kekasih bertemu, kenalan, lalu bersanding di mahligai pernikahan merupakan orang yang ia temukan dalam cinta pertamanya.
Masa lalu seringkali menyapa kita, mengulang kisah, bahkan mengajak merajut kembali kenangan-kenangan yang pecah berkeping-keping. Kita makhluk yang lemah kadang merasa batin tersiksa saat masa lalu datang mengulurkan tangan.
Masing-masing kita punya masa lalu, lalu bagaimanakah kita menyikapinya? Adakah kesamaan di antara kita dalam menanggapi masa lalu?
Berikut tiga tipe orang menyikapi masa lalu:
1. Membuang tanpa memungutnya lagi
Membuang tanpa memungutnya lagi artinya kenangan masa lalu itu telah ia buang jauh-jauh dan tidak pernah ada upaya untuk mengingatnya kembali. Foto-foto, hadiah, surat, janji, kata-kata manis, dan segala hal yang berkaitan dengan si dia sudah ia lempar ke tong sampah, bahkan sudah ia bakar beserta kenangan indahnya.
2. Membawanya hingga akhir hayat
Ada pula yang menyikapi masa lalu dengan membawanya hingga mati. Ini adalah tipe orang yang mampu menjaga sikapnya meski kenangan masa lalunya terus menari-nari dalam ingatannya, padahal ia sudah menjalin hidup bersama orang lain.
Uniknya, ia kuat menahan kenangan yang tersimpan dalam hatinya, hingga meski ruh dan raganya terpisah pun pasangannya tetap tidak tahu bahwa ia terus mengingat masa lalunya. Ia terlalu rapat menyembunyikan masa lalunya dan rapi sekali menjaga sikap di depan pasangannya.
3. Tak mampu membuang dan membawanya
Ada juga yang tidak mampu membuang dan membawa masa lalunya. Orang seperti ini tidak bisa menghapus jejak masa lalunya sehingga selalu ingat dan berpengaruh pada sikapnya. Meski ia sudah memiliki pasangan baru yang sudah halal, masih saja ada sikap mencurigakan yang tampak, sampai pasangan barunya tahu kalau masih ada masa lalu dalam kehidupan kekasihnya.
Inilah tiga tipe orang menyikapi masa lalu. Kamu termasuk yang mana? Semoga kita diberi rezeki berupa keutuhan keluarga dan kecukupan rezeki serta sehat wal afiat.
Baca Juga
-
Samsung Galaxy A27 5G: HP Rp5 Jutaan dengan Snapdragon 6 Gen 3, Apa Saja Kelebihannya?
-
Lenovo Lecoo N27 Pro Resmi Meluncur: PC All-in-One 27 Inci yang Tampil Modern dan Intel Core i5
-
Realme P4s Lite Resmi Rilis: Usung Baterai 7.000 mAh dan Ketahanan 6 Tahun
-
Infinix XBOOK 14 NEO, Laptop Tipis dengan Baterai 13 Jam dan RAM Bisa Diupgrade
-
Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Bebas Kusam dan Noda Hitam! 4 Toner Alpha Arbutin untuk Meratakan Warna Kulit
-
4 Physical Sunscreen Heartleaf Korea, Cegah Breakout pada Kulit Sensitif
-
Bebas Jerawat! 4 Micellar Water PHA Angkat Kotoran dan Eksfoliasi Ringan
-
Bantu Samarkan Flek Hitam! 5 Day Cream Niacinamide untuk Wajah Lebih Cerah
-
Wajah Calm dan Bersih: 4 Acne Clear Pad Atasi Pori Tersumbat dan Kemerahan
Terkini
-
Di Balik Rekor Kunjungan Wisatawan: Saat Air Bersih Warga Dikorbankan untuk Vila Mewah
-
Petualangan Seru Beruang Pencari Hewan di Buku This is How to Spot Animals
-
Delayed Gratification: Ketika Jarak Membuat Mental Makin Tangguh
-
Gandeng Tiga Mitra Industri, SaIG UPI Gelar GEOCAB untuk Bincang Karier
-
My Plastic Mother: Film Pendek tentang Duka Eki dan Krisis Sampah Indonesia