Ketika anak berhasil meraih sesuatu dan bisa menggapai sesuatu, misalnya ketika anak berhasil meraih peringkat di kelas, menang perlombaan, membuat prakarya sendiri, atau mau nurut dengan yang orangtua ucapkan, tidak ada salahnya untuk memberinya sesuatu sebagai bentuk apresiasi.
Anak yang merasa dihargai atas usahanya akan tumbuh menjadi seorang yang percaya diri, menghargai orang lain, bijaksana, dan banyak hal positif lainnya. Jadi sangat penting untuk kita menghargai usaha anak, sekecil apapun. Bahkan ketika dia sudah mengusahakan sesuatu, namun belum bisa meraihnya, kita tetap harus mengapresiasi usahanya.
Berikut ini 5 tips mengapresiasi usaha anak:
1. Ucapkanlah terima kasih
Kata terima kasih adalah pondasi dari yang namanya menghargai. Sekadar ucapan terima kasih sudah membuat seseorang merasa dihargai atas apa yang ia usahakan. Misalnya kita bisa mengucapkan kepada anak "Adek, terima kasih, ya. Hari ini adek sudah mau beresin kamar sendiri".
Kalimat sederhana tersebut akan membuat anak merasa dihargai sebab sudah belajar membereskan kamarnya sendiri. Bahkan, akan muncul rasa percaya diri bahwa dia sudah bisa membereskan kamarnya sendiri. Orangtua harus membiasakan mengucapkan terima kasih kepada anak, apapun hal baik yang anak lakukan.
2. Memberikan imbalan yang nyata
Anak-anak memang suka dengan imbalan. Dan dengan cara itu pula kita bisa mengapresiasi usaha anak. Caranya, kita bisa memberi pilihan kepada anak. Misalnya, ketika anak berhasil menenangkan perlombaan. Kita bisa mengatakan "Karena adek tadi menang lomba mewarnai, mama kasih hadiah deh. Adek pengen dibeliin boneka atau tas sekolah?" Lalu, biarkan anak memilih hadiahnya sendiri.
Namun, pastikan untuk memberikannya secara nyata. Tidak sekadar omong doang. Maksudnya, hindari mengatakan "Karena adek menang lomba, minggu besok mama belikan boneka, ya" tapi hanya omongan saja. Hal tersebut tentu akan membuat anak mengartikan bahwa orang tuanya suka berbohong dan tidak lagi memiliki motivasi untuk perlombaan yang lainnya.
3. Berikan pujian kepada anak
Memberikan pujian kepada anak juga merupakan hal yang penting untuk membuat anak merasa dihargai atas usahanya. Sebagai orang tua, kita bisa mengatakan "Kakak sudah melakukan yang terbaik diperlombaan tadi. Mama bangga sekali dengan kakak" atau "Mama bersyukur sekali kakak bisa dapat peringkat satu di kelas. Itu pasti karena kakak rajin belajar"
Kalimat positif tersebut akan membuat anak merasa dihargai dan memiliki motivasi yang terus bertumbuh sehingga segala potensi yang ada dalam dirinya bisa disalurkan dengan baik dan maksimal.
4. Aktivitas spesial
Aktivitas khusus yang tidak biasa juga bisa dilakukan sebagai bentuk mengapresiasi keberhasilan anak. Kalau di desa, biasanya orang tua akan membuatkan tasyakuran untuk anaknya yang khatam Al-Qur'an. Hal lain yang bisa di lakukan misalnya pergi liburan, makan bersama di luar, atau yang lainnya. Ya, cara orang dalam merayakan sebuah keberhasilan memang berbeda-beda.
Namun secara umum, orang tua bisa mengatakan "Karena kakak kemarin menang perlombaan, bagaimana kalau hari minggu besok kita pergi piknik?" Atau "Karena kakak kemarin jadi juara kelas, bagaimana kalau akhir pekan nanti kita liburan ke luar kota?" Atau yang lainnya. Hal tersebut tentu akan sangat menarik untuk anak dan membuatnya merasa bahagia.
5. Makanan favorit
Makanan favorit juga bisa dijadikan bentuk penghargaan untuk anak. Misalnya jika anak sudah seharian membantu ibu membereskan rumah, ibu bisa memasakkan makanan kesukaannya. Selain mengenyangkan, tentu anak akan senang.
Meskipun makanan tersebut adalah makanan yang sederhana seperti, es krim, buah atau coklat, namun karena makanan tersebut adalah kesukaan anak, tentu ia akan merasa sangat senang.
Sehingga di lain waktu, anak akan tetap suka melakukan hal baik dengan membantu ibu ketika membutuhkan bantuan.
Nah, itu dia 5 tips mengapresiasi usaha anak. Semoga bermanfaat!
Baca Juga
-
Fenomena Mager di Pertengahan Ramadan, Ini 4 Penyebabnya!
-
5 Langkah Jitu agar Keuangan UMKM Tetap Sehat di Bulan Ramadan
-
5 Tips Ramadan Produktif ala Gen Z : Tetap Aktif Ibadah Maksimal!
-
Mau Tajir Mendadak? Ini 5 Bisnis Ramadan yang Selalu Laris Manis!
-
5 Strategi Keuangan di Bulan Ramadan yang Harus Kamu Kuasai
Artikel Terkait
-
Pesan Haru Anak Ray Sahetapy Antar Kepergian sang Ayah
-
Anak Bungsu Kenang Sosok Ray Sahetapy, Pahlawan Keluarga yang Gemar Bersilaturahmi
-
Tiga Cara Investasi Anti Bodong THR Anak, Cocok Buat Jangka Panjang
-
8 Potret Cut Keke dan Anaknya, Wajah Ganteng Xavier Bikin Salfok
-
Momen Lebaran Zara Anak Ridwan Kamil di Inggris, Pilih Tak Pulang ke Indonesia di Tengah Skandal
Lifestyle
-
4 Facial Wash dengan Kandungan Probiotik, Jaga Keseimbangan Skin Barrier!
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Lebih Bahagia dengan Cara Sederhana: Mulai dari Micro-Moments of Happiness
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
-
Tampil Menarik dan Keren! Intip 4 Daily Outfit Edgy ala Yoon STAYC
Terkini
-
Bikin Gagal Move On! 3 Drama Medis Korea Ini Siap Bikin Kamu Pengen Jadi Dokter!
-
Reuni Lagi, Lee Do Hyun dan Go Min Si Bakal Bintangi Drama Baru Hong Sisters
-
Review Novel 'Entrok': Perjalanan Perempuan dalam Ketidakadilan Sosial
-
Lebaran Usai, Dompet Nangis? Waspada Jebakan Pinjol yang Mengintai!
-
Mark NCT Wujudkan Mimpi Jadi Bintang di Teaser Terbaru Album The Firstfruit