Tidak terasa, bulan Ramadan hanya tinggal menghitung hari. Bersamaan dengan itu, satu wacana klasik mulai muncul di grup WhatsApp: “Bukber di mana?”
Momen buka bersama memang selalu jadi agenda rutin setiap Ramadan. Selain jadi ajang temu kangen, bukber juga menjadi cara sederhana untuk memeriahkan suasana puasa dan mempererat relasi. Baik bersama keluarga, sahabat, rekan kerja, maupun komunitas.
Sayangnya, realita bukber tidak selalu seindah rencana. Mulai dari pesanan yang datang telat satu sampai dua jam, restoran yang overload pengunjung, suasana bising, sampai parkiran yang penuh dan sempit.
Alih-alih menikmati kebersamaan, bukber justru berubah jadi pengalaman yang melelahkan. Karena itu, memilih tempat bukber yang tepat menjadi kunci agar momen Ramadan tetap nyaman dan menyenangkan.
Berikut lima rekomendasi tempat bukber di Malang yang cocok untuk makan beramai-ramai, family-friendly, dan tetap bisa dinikmati dengan tenang.
1. Warung Lesehan Yogyakarta
Dengan tiga cabang di Kendalsari, Dieng, dan Kepanjen, Warung Lesehan Yogyakarta menjadi salah satu resto legend di tengah Kota Malang yang selalu relevan untuk bukber. Konsep lesehan membuat suasana lebih santai dan akrab, cocok untuk buka bersama keluarga besar atau teman-teman lama.
Menu wajibnya adalah Ayam Goreng Kremes setengah ekor, best seller yang terkenal renyah di luar dan juicy di dalam. Porsi besar, rasa konsisten, dan pelayanan cepat menjadikannya pilihan aman untuk bukber ramean tanpa drama antre panjang.
2. Terang Ing Penggalih – Dau
Terletak di kaki Gunung Panderman, tepatnya di Kecamatan Dau, Terang Ing Penggalih menawarkan suasana sejuk, tenang, dan alami. Tempat ini sangat cocok untuk bukber keluarga karena parkiran luas, area terbuka, serta fasilitas ramah anak seperti ayunan dan prosotan. Sore hari, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan city light yang menenangkan.
Konsep alam dan ruang terbuka membuat tempat ini ideal untuk bukber yang tidak hanya soal makan, tapi juga quality time.
Lokasi: Jl. Sumber Tugu, Krajan, Sumbersekar, Kec. Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65151
3. Ayam Bakar Lientang
Berdiri sejak tahun 2002, Ayam Bakar Lientang adalah restoran ayam bakar legendaris di Malang. Ciri khasnya ada pada bumbu yang meresap sempurna, tidak terlalu manis, tidak gosong, dan matang merata.
Tempat ini cocok untuk bukber yang mengutamakan rasa autentik dan konsistensi kualitas, baik bersama keluarga maupun teman kerja.
Lokasi: Jl. Danau Bratan C2A-16, Sawojajar, Kota Malang, Jawa Timur 65138
4. Cafe Istana Pengangguran
Meski berada di daerah pinggiran, Istana Pengangguran justru punya daya tarik kuat dari segi menu dan suasana. Pilihan kopi beragam, makanan variatif, dan konsep tempat yang nyaman membuatnya cocok untuk bukber santai ala nongkrong.
Tempat ini pas untuk bukber komunitas kecil, sahabat, atau reuni sederhana tanpa suasana terlalu formal.
Lokasi: Jl. Kali Kedung No.1, Krajan Timur, Pakiskembar, Kec. Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65154
Info reservasi: 0857-4674-6282
5. Ikan Bakar Jimbaran Puri Nikmat
Bagi pencinta seafood, Ikan Bakar Jimbaran Puri Nikmat adalah pilihan tepat. Restoran ini terkenal dengan ikan bakar khas Jimbaran, bumbu meresap, sambal nikmat, serta pilihan seafood segar seperti udang dan kerapu.
Cocok untuk bukber keluarga besar karena tempat luas, tersedia layanan makan di tempat, reservasi, dan takeaway.
Lokasi: Jl. Ki Ageng Gribig Blok H1-M47, Madyopuro, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65139
Bukber seharusnya menjadi momen bahagia, bukan sumber stres. Dengan memilih tempat yang tepat, nyaman, akses mudah, parkir luas, dan pelayanan siap menghadapi lonjakan pengunjung. Pengalaman buka bersama bisa kembali ke makna awalnya: kebersamaan, kehangatan, dan kebahagiaan sederhana di bulan Ramadan.
Jadi, sebelum grup chat ribut debat lokasi bukber, lima tempat ini bisa jadi solusi aman, nyaman, dan tetap enjoy.
Baca Juga
-
Menjaga yang Sudah Ada di Buku Bahagia Itu Sederhana
-
Buku Lost Connections: Depresi Tak Sekadar Masalah Otak, tetapi Cara Hidup
-
Di Balik Tekanan Menikah: Ada Kecemasan Ekonomi Orang Tua
-
Seni Mengubah Empati Menjadi Skill di Buku The Empathy Effect
-
Seni Mencintai dengan Waras di Buku Closer to Love Karya Vex King
Artikel Terkait
Ulasan
-
Novel Paya Nie, Perlawanan Perempuan Aceh terhadap Penindasan Patriarki
-
Buku Mengenal Diri Sendiri: Menemukan Jalan Pulang dalam Karya Eka Silvana
-
Novel The Old Man and the Sea: Memaknai Perjuangan Hidup sang Nelayan Tua
-
Menjaga yang Sudah Ada di Buku Bahagia Itu Sederhana
-
Buku Lost Connections: Depresi Tak Sekadar Masalah Otak, tetapi Cara Hidup
Terkini
-
Jadi Anggota Tetap, Young K DAY6 Resmi Gabung Variety Show Amazing Saturday
-
Belum Move On dari Drama Korea Love Me? Ini 4 Drakor Terbaik Seo Hyun Jin
-
Di Balik Tekanan Menikah: Ada Kecemasan Ekonomi Orang Tua
-
Circo de Patrimonio: Ketika Luka Menjadi Pertunjukan yang Indah
-
Ramalan Zodiak Terasa Selalu Relate? Bisa Jadi Ini Tanda Barnum Effect