Ketika anak sudah cukup besar dan sudah diizinkan untuk memegang akun media sosialnya sendiri, ada banyak hal yang harus dilakukan agar bisa menangani akunnya sendiri. Namun yang paling penting adalah kesiapan anak. Jika anak dirasa belum siap untuk memegang akunnya sendiri, maka tidak perlu kita beri. Apalagi anak tentu sebenarnya tidak membutuhkan itu, bukan?
Mungkin baru ketika anak duduk di bangku SMP atau SMA baru mereka memerlukan itu karena temannyapun memakainya, tugas yang harus diposting di sosial media atau sebagainya. Sebelum itu, hindari memberitahu anak dan mengenalkannya dengan sosial media.
Nah, berikut ini adalah hal yang harus dilakukan orang tua ketika anaknya sudah memegang akun media sosial.
1. Buat menjadi privasi
Sebelum orang tua memberikan kendali kepada anak untuk memegang sosial medianya sendiri, maka orang tua harus memastikan bahwa akun Instagram milik anak sudah dalam kondisi yang private. Dan beri pehaman kepada anak untuk membiarkan akun Instagramnya dalam keadaan private saja, sehingga dia bisa memilah teman yang boleh mengikutinya.
2. Beri pemahaman kepada anak
Orang tua juga harus memberikan pemahaman kepada anak tentang dampak bersosial media. Orang tua harus menjelaskan bahwa dalam sosial media semua orang bisa mengatakan apa yang ingin dikatakan, namun tidak bisa memilih bagaimana perkataannya ditanggapi. Semua orang bisa menanggapi, tapi kita tidak memiliki kendali untuk mengatur cara dari setiap orang tersebut.
Jadi, ketika ada seseorang yang berkomentar buruk terhadap diri kita, tidak harus kita dengarkan. Ambil yang baik, dan buang yang buruk. Pun juga ketika ada yang memuji, kita tidak boleh tinggi hati.
Selain itu, kita juga harus memberi pemahaman kepada anak untuk menjaga perkataannya dalam sosial media, dan banyak etika yang lainnya. Dan, jangan pernah abai akan memberikan nasihat kepada anak dalam bersosial media.
3. Kontrol berkala
Kontrol berkala bukan berarti kita harus mengecek atau mengotak-atik handphone milik anak. Bagaimanapun, anak pasti memiliki privasinya sendiri. Cara untuk mengontrol sosial media anak adalah dengan stalking akunnya.
Kita bisa menyimak beberapa saat, apa saja yang anak kita posting, siapa saja yang diperbolehkan untuk mengikuti sosial medianya dan siapa saja akun yang anak kita ikuti. Dengan begitu, kita tetap memberikan kontrol tapi tetap memberikan ruang privasi untuk anak.
4. Ajari anak untuk tidak menunjukan identitas anak terlalu lengkap
Orang tua harus memberikan penjelasan yang tepat agar anak menjaga identitasnya. Maksudnya, ajarkan kepada anak untuk tidak mengumbar kartu identitas, kartu pelajar, alamat lengkap, atau yang lainnya dalam sosial medianya. Karena hal tersebut akan membuat dirinya menjadi tidak aman.
Nah itu dia 4 hal yang harus dilakukan ketika anak kita sudah memegang akun media sosial sendiri. Semoga kita bisa menjadi orang tua yang bijak, ya!
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Maskeran Pakai Bubble Mask? Ini 5 Pilihan Biar Wajah Auto Glowing
-
5 Inspirasi Outfit Bernuansa Putih ala Karina aespa yang Estetik Banget!
-
4 Gentle Cleanser Rice Ampuh Mencerahkan dan Jaga Kelembapan Kulit Sensitif
-
Redmi Turbo 5 Max Meluncur Bulan Ini, HP MediaTek Dimensity 9500s dan Baterai 9.000 mAh
-
Spesifikasi Infinix Note Edge 5G Resmi Muncul, HP Murah Rp 3 Jutaan Bawa Chipset Dimensity 7100
Terkini
-
Membaca Adalah Olahraga Otak: Cara Alami Tingkatkan Daya Ingat dan Fokus
-
Kesepian Kolektif di Era Konektivitas: Banyak Teman, Minim Kelekatan
-
Sinopsis Museum of Innocence, Kisah Obsesi dan Cinta yang Tayang Februari 2026
-
Usai Diterpa Rentetan Kontroversi, Jule Ungkap Ingin Jadi Diri Sendiri?
-
Mengenal Non-Apology Apology: Analisis Permintaan Maaf Azkiave yang Tuai Kritik.