Kalau berteman dengan orang yang aktif bergaul tentu akan sangat menyenangkan. Tetapi, bagaimana jika ternyata temanmu ada yang hobinya bergosip? Tentu saja akan memberikan dampak buruk dalam kehidupanmu.
Sebenarnya, kalau bisa menghindari tipe teman seperti itu merupakan tanda bahwa kamu sedang menjaga diri, lho. Maka dari itu, berikut ini beberapa alasan penting sebaiknya hindari berteman dekat dengan tukang gosip.
1. Dia berani membicarakanmu di belakang
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa tukang gosip tidak memandang siapa yang akan dijadikan bahan gosipnya. Parahnya lagi, meski kamu telah menganggapnya sebagai sahabat tentu dia tetap akan berani membicarakanmu di belakang.
Hal apapun yang terjadi di dalam hidupmu, maka bisa dijadikan bahan gosip olehnya. Terlebih lagi, kamu selama ini telah mempercayakan kepadanya suatu rahasia tentang dirimu. Jangan heran kalau bisa saja justru bocor tanpa tidak kamu ketahui.
2. Kehidupannya hanya mengurusi hidup orang lain
Kalau berteman dengan tukang gosip, pasti kamu akan menyadari bahwa dia selama ini tidak fokus kepada diri sendiri. Hal ini terjadi karena dia memang hobinya mengurusi hidup orang lain.
Bagaimanapun juga, terlalu mengurus hidup orang lain justru akan membuat penyakit hati, misalnya saja iri dan dengki. Parahnya lagi, bahan gosipannya malah akan berakhir memfitnah.
3. Kamu dapat tertular jadi suka bergosip juga
Kita semua tahu dengan siapa kita berteman dekat, maka akan menggambar diri kita yang sebenarnya. Oleh karena itu, jangan heran kalau kita berteman dekat dengan tukang gosip nantinya pun kita akan tertular jadi suka bergosip juga.
Walau pada awalnya kita hanya sebagai pendengar, namun tidak menutup kemungkinan kita akan terpancing ikutan bergosip. Bagaimanapun juga, bergosip adalah sikap tidak bijaksana yang sebaiknya dihindari, lho.
4. Suka melebih-lebihkan cerita agar terkesan menarik
Ketika kamu melihat orang yang ahli bergosip, pasti kamu akan menyadari bahwa dia suka melebih-lebihkan cerita agar terkesan menarik. Padahal, apa yang dia sampaikan sebetulnya tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Nah, perilaku tersebut justru cenderung akan mengarah kebohongan, lho. Oleh karena itu, jangan sampai kamu mudah percaya begitu saja kepada orang yang suka bergosip.
Kita tahu bahwa berteman dengan siapa saja adalah haknya setiap orang. Tapi, sebisa mungkin tetap perlu bijak memilih dengan siapa kita akan berteman. Tujuannya agar hidup kita tidak terjerumus dalam hal-hal yang negatif.
Baca Juga
-
3 Alasan Orang Selingkuh dalam Hubungan yang Perlu Kamu Ketahui
-
5 Cara Bijak untuk Menerima Fakta Bahwa Cinta Tak Selalu Berbalas
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Punya Pacar yang Romantis!
-
5 Hal Buruk Jika Terlalu Bersikap Baik dengan Pasangan
-
4 Kesulitan yang Suka Dialami oleh para Pegawai Kontrak, Pernah Merasakan?
Artikel Terkait
-
Mengulik Dinamika Persahabatan Dewasa dalam Novel 'Museum Teman Baik'
-
Harap Bijak! Stop Menormalisasi Fenomena Pemerasan di Balik Mental Gratisan
-
Tertahan di Zona Nyaman, Bagaimana Pengaruh Pertemanan Terhadap Masa Depan?
-
Ogah Drama, Begini Prinsip Ivan Gunawan Jaga Pertemanan Sesama Artis
-
Beda Sikap Circle Paula Verhoeven dan Baim Wong soal Perceraian, Ada yang Adabnya Disanjung-sanjung
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?