Pasangan sudah tidak menghargaimu? Atau dia kadang melukaimu secara fisik dan psikis? Itu tandanya kamu sedang berada dalam toxic relationship atau hubungan beracun yang tidak sehat. Banyak faktor penyebab toxic relationship, misalnya karena kurang komunikasi hingga jarang adanya dukungan, salah satu pasangan mendominasi dan merendahkan pasangannya.
Salah satu dampak hubungan yang tidak sehat adalah kamu kelelahan secara mental. Perlahan-lahan rasa sayangmu pada pasangan juga berkurang. Untuk apa mempertahankan hubungan yang membuatmu sengsara? Lebih baik kamu mengakhirnya saja meski itu tidak mudah.
Cara Mengakhiri Hubungan yang Tidak Sehat
1. Berhenti menyangkal
Saat pasanganmu berkali-kali tidak menghargaimu, bahkan dia tidak membantumu di saat kamu butuh seseorang untuk bersandar, berhentilah menyangkal bahwa dia masih bisa diandalkan.
Ketika terjadi satu atau dua kali, itu masih wajar. Sebab, saat itu kamu masih bisa berbicara baik-baik dengannya. Namun, ketika itu sudah sangat sering terjadi, terimalah bahwa pasangan sudah tidak seperti dulu lagi.
2. Buat dia sadar
Jujurlah pada pasangan bahwa dia sudah berubah. Katakan padanya bahwa saat bersamanya, kamu tidak merasa aman.
Jika dia tak segan bermain fisik, bicaralah lewat chat, atau meneleponnya.Ketika kamu sudah mengeluarkan semua keluh kesal lalu dia malah menyalahkanmu, segera putuskan hubungan dengannya.
3. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri
Saat hubunganmu buruk, jangan salahkan dirimu. Hubungan ada bukan hanya karena kamu sendiri, tetapi orang lain juga. Yang perlu bertanggung jawab terhadap sebuah hubungan bukan kamu seorang, tetapi dia juga. Kamu tidak salah menjalin hubungan asmara dengannya karena pada awalnya dia terlihat baik, kok.
4. Pikirkan apa yang tidak kamu dapatkan saat bersamanya
Ketika pasanganmu banyak mengatur, kamu pasti akan terasa tidak bebas. Cobalah gali apa yang kamu inginkan tetapi terkubur saat kamu menjalin hubungan dengannya.
5. Berhenti berbicara dengan pasangan
Semakin sering kamu berbicara dengannya, akan semakin tercuci otakmu dengan pemikirannya. Kamu akan mengiyakan apa yang dia katakan karena dia tidak menerima penolakan. Segeralah batasi interaksimu dengannya, cobalah sibukkan dirimu dengan hal positif.
6. Putuskan segala kontak
Jika kamu berhasil putus dengannya, segera gantilah nomor ponselmu, lalu blokir semua akun media sosialnya. Jangan biarkan dia menghubungimu lagi.
7. Mintalah saran pada orang terdekat
Ceritakan perilaku pasanganmu pada orang terdekat. Dengan begitu, kamu tidak akan merasa sendiri. Buat mereka mengerti apa yang kamu rasakan sehingga saat kamu mengakhiri hubungan, mereka tidak akan menghakimimu.
8. Teguhkan dirimu
Buat apa mengakhiri hubungan untuk sementara jika nantinya kamu tahu akan berakhir sama? Cobalah teguhkan dirimu, ingatlah apa yang membuatmu sangat ingin berpisah dengannya. Mintalah bantuan orang terdekat untuk mengingatkanmu bahwa dia tidak baik untukmu.
9. Manjakan dirimu
Lakukan apa yang membuatmu senang, entah itu dengan berbelanja, berwisata atau sekadar kumpul-kumpul bareng teman lama.
Jangan biarkan pikiranmu dipenuhi dengan dia. Meski terkadang kamu ingat kenangan bersamanya, cobalah untuk tidak terlalu memikirkannya dengan menyibukkan diri dengan hal positif.
10. Pikirkan masa depanmu
Apa mimpimu yang terkubur karena bersamanya? Dari sekarang, pikirkan apa yang kamu inginkan di masa depan. Ingatlah, kamu tidak akan selamanya berada di masa lalu. Akan ada saat di mana kamu menertawakan kehidupan menyedihkanmu karena mempunyai hubungan yang tidak sehat dan berterima kasih akan hal itu.
11. Kamu berhak mendapatkan yang lebih baik
Jika dia mengancammu bahwa tidak akan ada yang bisa menjalin hubungan denganmu selain dia, jangan pernah dengarkan. Segeralah akhiri hubungan dengannya, karena kamu akan semakin merasa terancam jika sering dekat dengannya.
Percayalah pada dirimu. Saat kamu menjadi diri kamu yang lebih baik, akan ada orang lain yang pantas bersanding denganmu melebihi dia. Pada waktu yang tepat, kamu akan menemukannya.
12. Mintalah bantuan profesional
Bagi sebagian orang, hubungan tidak sehat yang sudah lama dijalaninya akan terasa amat membekas. Mintalah bantuan profesional agar kamu terlepas dari bayang-bayang masa lalu.
Dua belas cara tersebut bisa kamu praktikkan ketika kamu menyadari bahwa hubunganmu benar-benar tidak bisa diperbaiki.
Menemukan pasangan yang tepat memang sulit, tetapi bukan berarti kamu tidak bisa. Jadikanlah hubunganmu yang tidak sehat sebagai pelajaran, jangan sampai membuatmu trauma menjalin hubungan asmara. Berilah jeda untuk dirimu sendiri, sebelum kamu memulai kembali hubungan dengan orang lain, ya.
Tag
Baca Juga
-
6 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Memilih Gap Year
-
7 Manfaat Minum Susu Sebelum Tidur, Dapat Melembapkan Kulit!
-
7 Hal yang Bisa Dilakukan agar Tetap Produktif Selama Gap year
-
6 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Jurusan Kuliah
-
Ingin Mudah Cari Kerja? Kuasai 8 Soft Skill Ini Sebelum Melamar Pekerjaan
Artikel Terkait
-
Mengapa Pasangan Bahagia Pun Bisa Berselingkuh?
-
Ayam Geprek Jadi Jurus Damai, Kisah Kocak Pasangan Ini Buktikan Makanan Bisa Redam Emosi
-
Mengatasi Stress Pasca Kematian Pasangan, Peran Kawruh Jiwa pada Lansia Duda
-
20 Contoh Selingkuh Kecil yang Fatal, Apa itu Micro Cheating?
-
5 Kualitas Pasangan yang Wajib Dicari Jika Kamu Punya Anxiety, Ini Penjelasan Ahli
Lifestyle
-
4 Facial Wash dengan Kandungan Probiotik, Jaga Keseimbangan Skin Barrier!
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Lebih Bahagia dengan Cara Sederhana: Mulai dari Micro-Moments of Happiness
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
-
Tampil Menarik dan Keren! Intip 4 Daily Outfit Edgy ala Yoon STAYC
Terkini
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
-
'Weak Hero Class 2' Tayang April, Kelanjutan Kisah Yeon Si Eun di SMA Baru!
-
Spider-Man: Brand New Day, Jembatan Multiverse MCU ke Avengers: Doomsday
-
First Impressions Drama 'Korea The Divorce Insurance', Worth It Gak Sih?
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025