Megajarkan anak agar bisa membangun kebiasaan baik harus dimulai dari diri kita sendiri terlebih dahulu. Jangan sampai kita menyuruh mereka melakukan suatu hal yang baik secara rutin, tetapi kita sendiri tidak melakukannya.
Orang tua atau orang dewasa yang ada di lingkungan anak memegang peranan sangat penting bagi kehidupan dan pembentukan karakter sang anak.
Jika kita ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang baik dan memiliki kebiasaan yang juga baik, kita harus bisa memberi contoh terlebih dahulu. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menanamkan kebiasaan baik kepada anak-anak, yuk disimak.
3 tips menanamkan kebiasaan baik pada anak.
1. Berikan contoh berupa aksi nyata
Hal pertama yang harus dilakukan jika ingin menanamkan kebiasaan baik kepada anak-anak, adalah memberikan contoh nyata tindakan tersebut. Seperti misalnya, kita ingin menanamkan kebiasaan gemar membaca kepada anak, maka kita sendiri harus bisa menyisihkan waktu dalam sehari untuk membaca buku.
Anak-anak sangat gemar meniru. Mereka lebih suka meniru orang-orang di sekitarnya daripada disuruh melakukan sesuatu. Jadi, tampilkan sikap yang baik dan bangun kebiasaan positif di sekitar anak agar mereka juga meniru hal yang baik-baik.
2. Libatkan anak secara menyeluruh
Tips kedua untuk menanamkan kebiasaan baik bagi anak adalah dengan melibatkannya secara menyeluruh dalam kegiatan tersebut. Ajak mereka melakukan hal-hal positif, jelaskan kepada mereka apa saja dampak yang akan mereka dapatkan jika mereka membiasakan diri untuk melakukan hal tersebut.
Misalnya, kita ingin membiasakan anak untuk makan di meja makan, ajak mereka untuk melihat proses mulai dari menyiapkan makanan sampai acara makan berakhir. Sembari melakukannya, beri tahu mereka tentang fungsi meja makan adalah untuk makan. Kita juga bisa sekaligus mengenalkan berbagai fungsi rumah kepada mereka.
3. Ajak dengan bahasa yang bersahabat
Semakin dipaksa, biasanya anak-anak akan semakin melawan. Seperti yang sudah disebutkan, anak-anak lebih senang meniru daripada melakukan apa yang disuruh. Jadi, daripada repot-repot mengeluarkan tenaga untuk memarahi anak dan karena mereka tidak mau disuruh melakukan sesuatu, lebih baik kita memulainya sendiri terlebih dahulu.
Gunakan ajakan yang bersahabat dan intonasi suara yang ramah agar anak tidak merasa terintimidasi dan terpaksa saat melakukan sesuatu. Kunci kebiasaan dapat terus berlanjut adalah kenyamanan anak saat melakukannya.
Itulah 3 tips yang bisa dilakukan untuk menanamkan kebiasaan baik kepada anak-anak. Kita juga bisa memberi mereka apresiasi berupa pujian dan ungkapan terima kasih ketika anak telah berhasil melakukan suatu kebiasaan. Intinya adalah jangan pernah memaksa mereka, karena kita sendiri juga tidak senang ketika dipaksa.
Baca Juga
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
-
Dari Posyandu ke Pariwisata: Bagaimana Kesehatan Jadi Pondasi Desa Wisata Les Buleleng
-
Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer
-
Anak Bebas Main di Luar Seharian, Ini 5 Sunscreen yang Siap Melindungi!
-
Gak Nyangka! 5 HP Samsung Harga 3 Jutaan Ini Sudah Dapat RAM 8GB dan Memori 256GB
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
4 Acne Micellar Water Bebas Alkohol, Rawat Kulit Berjerawat Tanpa Iritasi
-
Gak Perlu Mahal! 5 Rekomendasi Smartwatch Berkualitas dan Ramah di Kantong
-
5 Inspirasi Outfit Soft Boy ala Jung Hae In untuk Gaya Harian yang Manis
-
5 Physical Sunscreen Buat Kulit Berjerawat: Non-Comedogenic dan Bebas Gerah
Terkini
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini
-
Menjaga Tradisi, Menggerakkan Desa: Perjalanan Kang Edai di Kemiren