Bumi yang di dalamnya dihuni oleh kurang lebih sebanyak 7,7 miliar jiwa manusia pastinya memiliki berbagai masalah. Terdapat masalah bumi yang terjadi secara natural karena bencana alam dan banyak pula terjadi bencana-bencana karena ulah manusia.
Manusia yang tidak bertanggung jawab menyebabkan bumi mengalami kerusakan, yang kemudian dapat merugikan lingkungan, hewan, bahkan manusia sendiri. Banyaknya kebiasaan buruk manusia seperti membuang sampah sembarangan, penggunaan plastik yang boros, dan menggunakan barang sekali pakai secara berlebih merupakan beberapa contoh dari banyak alasan rusaknya bumi ini.
Meskipun demikian, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh manusia dalam upaya menyelamatkan bumi. Tentunya, dalam menyelamatkan bumi, bukan hanya langkah besar saja yang akan berarti, melainkan juga langkah serta partisipasi kecil yang dilakukan bersama-sama akan membawa dampak baik terhadap bumi.
Berikut beberapa partisipasi kecil yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan bumi:
1. Menggunakan tas belanja berbahan kain
Menggunakan tas belanja berbahan kain yang dapat digunakan secara terus menerus dapat membantu mengurangi polusi sampah di mumi. Dengan kita menggunakan tas belanja sendiri setiap kita belanja, pastinya akan membawa perubahan besar yang akan sangat berarti bagi Bumi.
2. Menggunakan sedotan stainless steel atau bambu
Penggunaan sedotan plastik mungkin masih jadi salah satu hal yang dianggap biasa saja, tetapi apabila kita melihat lebih jauh, penggunaan sedotan plastik ini akan merugikan serta membahayakan bumi dan hewan-hewan di laut.
Maka, menggunakan sedotan berbahan stainless steel atau bambu akan menjadi salah satu cara untuk mengurangi pencemaran tersebut. Sedotan yang kita bawa secara pribadi ini dapat dicuci dan digunakan berulang kali, jadi selain menyelamatkan bumi, kita juga mengetahui kebersihan sedotan.
3. Membawa botol minum pribadi
Sampai sekarang, merek air mineral kemasan semakin bertambah banyak dan tentunya semakin membawa kecemasan bagi bumi. Hampir semua air kemasan dikemas dengan plastik yang sulit untuk terurai oleh alam. Dengan membawa botol minum pribadi memang terdengar sedikit “ribet”, akan tetapi akan sangat bermakna bagi Bumi.
4. Memilah sampah-sampah rumah tangga.
Sampah rumah tangga merupakan salah satu penyumbang terbanyak dari sampah yang ada di Bumi. Maka, memilah sampah-sampah rumah tangga dengan memisahkan sampah-sampah organik dan anorganik dapat membantu Bumi.
Sampah-sampah seperti kertas, plastik, kaca, botol, dan lain sebagainya kemudian dapat dikirimkan ke tempat-tempat penampungan sampah yang kemudian akan diproses oleh mereka. Sampah-sampah organik hasil rumah tangga juga dapat dipisahkan untuk melakukan composting yang kemudian akan bermanfaat.
5. Mengedukasi diri mengenai pentingnya merawat Bumi
Kunci utama dalam menyelamatkan diri adalah apabila kita mengedukasi diri kita sendiri mengenai betapa pentingnya untuk mengubah pola hidup menjadi lebih baik. Kita dapat mencari informasi mengenai keadaan Bumi sekarang dan mencari tahu kenapa penting untuk kita segera melakukan sesuatu.
Kemudian, juga bisa mulai mencari tahu mengenai sustainability living, zero waste living, dan kehidupan ramah lingkungan lainnya. Karena, semua dimulai dari diri sendiri.
Meskipun manusia merupakan “biang kerok” dari masalah ini, tetapi manusia juga dapat membawa perubahan bagi mumi. Jadi, sebelum semuanya terlambat, marilah kita mulai hidup lebih bijak demi Bumi yang lebih baik. We’re all in this together for our beloved, Planet Earth.
Baca Juga
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan
-
Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta
-
5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam
-
4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah
-
Mulai 40 Ribuan! 5 Night Serum Lokal Ampuh Samarkan Garis Halus dan Kerutan
Terkini
-
My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya
-
Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan
-
Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam
-
Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z
-
Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu