Orangtua tentu ingin anaknya menjadi anak yang patuh dan penurut terhadap orangtuanya dan orang lain. Memang sudah seharusnya seperti itu, dimana anak menjadi sosok yang membanggakan bagi orangtuanya dan bagi bangsa dan negara.
Untuk menciptakan anak yang penurut dan patuh, tentu punya kesulitan juga. Sebab itu, butuh perjuangan keras untuk mencapainya. Berikut 4 (empat) hal yang perlu diketahui orangtua untuk menjadikan anak penurut dan patuh.
1. Hindari berteriak
Hal pertama yang perlu diperhatikan agar anak patuh dan nurut pada orangtuanya adalah hindari berteriak terhadap anak. Biasanya, banyak anak ketika dimarahi dengan teriakan, si anak cenderung untuk melawan dan membangkang.
Hal ini sering sekali terjadi sehingga tidak efektif dan efisien mendidik anak dengan berteriak. Untuk para orangtua pun harus mencegah hal tersebut.
2. Berikan apresiasi
Seorang anak sangat senang dan suka diapresiasi. Ketika anak memiliki prestasi, memang sudah selayaknya diapresiasi. Hal itu agar membuat anak senang dan bersemangat.
Selain itu, pujian terhadap anak akan membuat si anak makin semangat dan makin ceria dalam setiap pekerjaan anak. Anak pun akan gampang untuk patuh dan taat kepada perintah orangtuanya.
3. Selalu ada dalam hari-hari anak
Hal ketiga adalah selalu ada dalam hari-hari anak. Orangtua memang sudah selayaknya harus hadir dalam setiap hari anak. Hal tersebut sebagai bentuk peran besar orangtua menciptakan anak yang pintar, taat dan berprestasi.
Karena itu, orangtua setiap hari harus ada mendampingi anak-anak agar si anak menjadi anak yang patuh dan taat.
4. Ajari dengan penuh kasih sayang
Hal keempat adalah ajari anak dengan penuh kasih sayang. Seorang anak sangat ingin bila orangtuanya memberikan kasih sayang yang luar biasa terhadapnya.
Anak akan merasa dicintai ketika ajaran kasih sayang diberikan kepadanya. Dengan demikian, si anak akan mudah untuk diatur dan diajari oleh orangtua.
Keempat hal tersebut akan membantu para orangtua untuk membentuk karakternya anak, sifat dan perilakunya lebih baik dari sebelumnya. Sudah selayaknya hal tersebut menjadi tugas orangtua.
Baca Juga
-
Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri
-
Spanyol Dominan, Portugal Mengandalkan Ronaldo: Siapa yang Bakal Menang?
-
Hilangnya Habitat, Kematian Indro, dan Masa Depan Gajah Sumatera yang Terancam
-
Darurat Kesejahteraan Guru: Mengapa Negara Masih Membiarkan Pendidik Hidup Susah?
-
Pria Jepang Jadi 'Pahlawan' di Stadion, Tapi 'Beban' di Rumah Tangga
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Gaya OOTD Retro Casual ala Yeonjun TXT yang Bikin Look Makin Berkarakter!
-
Lagi Booming di Korea! Mainan Bola Lilin 'Wakppubol' Ampuh Usir Stres, Kok Bisa?
-
Cari Laptop Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Kuliah dan Kerja
-
5 Rekomendasi Novel Keigo Higashino Terbaik, Sang Masterpiece Misteri Jepang
-
5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam di Bawah Rp50 Ribu, Pigmentasinya Juara!
Terkini
-
Review How to Say You're Sorry, Buku Anak tentang Arti Permintaan Maaf
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum