Hernawan | Wulan Irawan
ilustrasi orang tua dan anak (Pixabay)
Wulan Irawan

Pendidikan anak yang paling pertama dimulai dari rumah. Bukan hanya soal akademik saja, tetapi juga hal-hal yang dibutuhkan anak untuk menjadi orang dewasa nan mandiri dan bertanggung jawab.

Mungkin ada beberapa orang tua yang menganggap bahwa nantinya anak akan bisa melakukan sesuatu dengan sendirinya. Padahal, hal-hal ini perlu dan bisa diajarkan pada anak sejak dini. Simak penjelasannya.

1. Pendidikan seks

Pendidikan seks sudah bisa dimulai sejak anak berusia batita, tidak perlu menunggu hingga pubertas atau remaja. Sejak anak masih batita, mereka bisa mulai diajarkan nama-nama organ intim yang benar, seperti vagina, payudara, dan penis. Hal terpenting untuk disampaikan pada usia ini adalah bahwa tidak ada yang boleh menyentuh organ-organ intim tersebut, kecuali diri sendiri dan orang tua hanya ketika membantu cebok.

Untuk anak usia sekolah, biasanya mereka akan mulai bertanya, "Dari mana bayi berasal?" atau malah memergoki orang tua berhubungan intim. Dan untuk anak sekolah yang lebih besar, bisa jadi mereka justru sudah mengetahui mengenai aktivitas seksual dari berbagai media atau teman.

Oleh karena itu, orang tua perlu mengenalkan sedikit demi sedikit soal aktivitas seksual pada anak. Bisa dimulai dengan menjelaskan bahwa peluk dan cium dengan lawan jenis merupakan aktivitas seksual yang hanya boleh dilakukan oleh orang dewasa. Kemudian, seiring dengan umur anak yang bertambah, orang tua bisa menjelaskan soal sperma bertemu sel telur yang menciptakan bayi. Lalu saat anak memasuki usia remaja, orang tua bisa menjelaskan soal menstruasi dan mimpi basah.

2. Kemampuan mengatur keuangan

Anak juga bisa diajarkan soal keuangan sejak dini. Orang tua bisa mulai dengan memberi anak uang saku, diiringi penjelasan supaya anak bisa menabung dan membelanjakan uangnya dengan bijak.

Kebanyakan orang tua hanya mengajarkan cara menabung, padahal anak juga perlu diajarkan cara berbelanja. Mereka perlu diajarkan bagaimana cara untuk menentukan mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan, cara bagaimana mereka memutuskan untuk langsung membeli barang murah atau menabung untuk membeli barang yang lebih bagus tapi lebih mahal, dan lain-lain.

3. Etika baik dalam dunia nyata maupun dunia maya

Orang tua sudah pasti mengajarkan etika dalam bergaul, etika ketika bertamu ke rumah orang lain, etika ketika berada di tempat umum, dan sebagainya. Namun, di era globalisasi ini, di mana media sosial sudah bukan hal asing, anak juga perlu diajarkan etika dalam dunia maya. Beberapa hal yang terpenting misalnya adalah berpikir dulu sebelum berkomentar, hati-hati dalam memposting hal-hal pribadi, dan sebagainya.

4. Pekerjaan rumah tangga

Anak sudah bisa dilibatkan dalam pekerjaan rumah tangga sejak dini. Contohnya seperti menyapu, mengepel, membereskan mainannya sendiri, bahkan bisa membantu ibu memasak. Tidak hanya perempuan, laki-laki juga tetap perlu diajarkan untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Hal ini agar nantinya mereka tidak ragu untuk melakukan pekerjaan itu ketika sudah berumah tangga nanti.

Itulah beberapa hal yang sudah bisa diajarkan pada anak sedari mereka masih kecil. Semoga membantu, ya!