Begitu banyak ungkapan cinta yang digunakan untuk merepresentasikan perasaan kita terhadap orang lain. Ada yang memilih mengungkapkannya dalam bahasa lain, ada pula yang lebih nyaman menggunakan kalimat dalam bahasa sendiri. Dalam harian Tempo, Roslina Verauli, seorang psikolog anak dan keluarga menjelaskan bahwa ungkapan cinta yang diungkapkan secara verbal merupakan bentuk konfirmasi perasaan seseorang.
Mendengar ungkapan cinta, terutama I Love You secara jelas berdampak pada dua pihak, yakni pada orang yang mendengarnya dan pada orang yang mengucapkannya. Mereka yang mendengar ungkapan cinta akan merasa bahagia dan berarti, sementara mereka yang mengucapkannya pun kebagian perasaan yang sama.
Ungkapan cinta berperan penting dalam menjaga pola hubungan antara pasangan, orang tua dengan anak atau pihak-pihak yang menjalin relasi lainnya. Terlepas dari jenis kelamin, usia, kondisi kesehatan fisik dan mental, siapa pun yang mendengar ungkapan cinta akan merasa bahagia.
Ada alasan mengapa mengungkapkan cinta bisa bikin jiwa kita sehat. Mereka yang mendengarnya tentu merasa senang. Ada fenomena peningkatan hormon oksitosin ketika ini terjadi, sama seperti ketika mengungkapkan perasaan lewat aksi seperti memegang tangan, memeluk atau berhubungan seks. Ungkapan cinta secara lisan berperan mempererat ikatan, mengurangi rasa sakit dan menimbulkan sensasi yang menenangkan dalam jiwa seseorang secara keseluruhan. Yang tidak kalah penting, ungkapan cinta dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang.
Perasaan senang dan meningkatnya si hormon cinta, yakni hormon oksitosin berperan dalam menstabilkan suasana hati, tekanan darah yang nantinya membawa banyak manfaat kesehatan dan mendatangkan kestabilan.
Di sisi lain, mereka yang mengungkapkan cinta sama-sama mendapat manfaat yang kurang lebih sama. Pikirkan betapa menyenangkan menunjukkan perasaan cinta dan sayang pada orang yang dicintai. Aksi yang sederhana itu berdampak besar terhadap emosi, mental dan kehidupan sosial seseorang. Selain dapat memperkuat ikatan hubungan, ungkapan cinta pun dapat membangun kepercayaan yang lebih besar terhadap pasangan.
Ungkapan sederhana itu pula menunjukkan komitmen, loyalitas dan dedikasi seseorang. Bentuk konfirmasi perasaan itu dapat membantu kita untuk membuka diri dan menemukan kapasitas batin yang murni dan tanpa syarat. Jadi, sudahkah kamu bilang “cinta” hari ini?
Baca Juga
-
5 Fakta Zom 100: Bucket List of the Dead yang Bikin Penasaran Penggemar
-
4 Rekomendasi Anime untuk Kamu yang Menyukai Cerita Bertema Zombie
-
Rekomendasi 4 Tontonan Menarik di Disney yang Tayang Bulan Juli 2023
-
Jujutsu Kaisen 2: Sinopsis dan Penjelasan Karakter Kunci di dalam Serialnya
-
Prosesi Sangjit, Seserahan ala Tionghoa yang Dijalani Anak Hotman Paris
Artikel Terkait
-
Bikin Ngakak, Momen Pertemuan Shireen Sungkar dan Dinda Kanya Bak Adegan Sinetron
-
Agnez Monica Ungkap Alasan Putus Dengan Deddy Corbuzier : Kamu Pria Pertama yang Bikin Aku Aman
-
Akhir Pilu Cinta Ray Sahetapy dan Dewi Yull: 23 Tahun Bersama, Bercerai Ulah Menolak Poligami?
-
Sinopsis Setetes Embun Cinta Niyala, Film Lebaran Tayang di Netflix
-
5 Teknik Psikoterapi untuk Menangani Gangguan Mental, Ciptakan Coping Mechanism Sehat
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
-
Film Waktu Maghrib 2: Teror Baru di Desa Giritirto
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja