Memiliki suami yang suka mengontrol atau mengendalikan dapat mengambil alih hidup kamu sepenuhnya. Sosok suami seperti itu bisa membuatmu merasa kurang percaya diri dan tidak berharga.
Alangkah lebih baik memang memiliki pasangan yang mau memberikan dukungan dan dorongan padamu untuk menjadi versi terbaik. Namun, tidak semua wanita menemukan suami yang suportif. Pasalnya, tidak sedikit suami yang suka mengontrol istri. Agar kamu tidak dimanipulasi dan dimanfaatkan, berikut beberapa tanda suami pengontrol yang perlu dipahami sehingga kamu dapat mengatasinya sesegera mungkin.
Tanda Suami Pengontrol
1. Melarang Kamu Dekat dengan Teman dan Keluarga
Suami kamu mulai mengeluh dan membicarakan hal-hal negatif tentang teman dan keluargamu serta menyebutkan alasan mengapa dia tidak menyukainya. Pada awalnya kamu hanya berpikir bahwa suamimu terlalu khawatir terhadap lingkungan sosialmu. Namun, lambat laun kamu akan menyadari bahwa dia terlalu mengontrol.
Hal ini dapat terlihat saat dia mulai meminta kamu menjauh dan menentang mereka. Di balik aturannya ini, dia berharap agar kamu kehilangan orang-orang terdekatmu sehingga di masa mendatang dirimu tidak memiliki pendukung yang dapat diandalkan. Hal ini seperti dia sedang melumpuhkan kekuatanmu, bukan?
2. Dia Mengkritikmu
Apabila pasanganmu memberikan kritik untuk hal-hal yang tidak beralasan, ini merupakan tanda bahwa dia sedang berusaha mengontrol hidupmu. Bagaimana tidak, bila dia saja tidak mau menerima sedikit kesalahan yang kamu lakukan dan selalu menuntut kesempurnaan sebagaimana yang dia inginkan.
Awalnya mungkin kamu berpikir bahwa dia mencoba membantumu menjadi orang yang lebih baik. Namun, ketika semua hal yang kamu lakukan selalu saja mendapatkan kritikan darinya, ini akan membuat kepercayaan dirimu menurun, sehingga kedepannya demi membuat dia bahagia kamu akan mengikuti semua arahannya walaupun itu di luar kehendakmu.
3. Membuatmu Merasa Tidak Berharga
Jika suami membuat kamu merasa kurang menarik hingga tidak berguna, serta dia mencoba membuktikan segala macam prestasi serta kelebihannya, atau justru membanding-bandingkan kamu dengan mantan ataupun rekan kerjanya, maka berhati-hatilah! Di balik perkataannya itu dia berharap agar kamu bersyukur karena dia sudah memilih kamu. Karena itu pula kamu harus menunjukkan rasa berterima kasih dengan menuruti setiap hal yang dia inginkan.
4. Tidak Mau Mendengarkan Kamu
Kamu mungkin memperhatikan bahwa pasangan yang suka mengontrol itu sama sekali tidak mau menghargai pendapatmu. Dia bahkan selalu mengabaikan sudut pandang dan pemikiran yang kamu coba berikan. Kamu selalu saja diinterupsi ketika mencoba menyampaikan maksud dan tujuanmu. Dia cenderung mendominasi serta mengendalikan berbagai hal dalam kehidupan pernikahan kalian.
Parahnya, dia juga tidak mau bertanya untuk berdiskusi dan langsung memutuskan segala sesuatunya sendirian saja. Semua hal tersebut sebenarnya sudah menunjukkan bahwa pasanganmu benar-benar pengontrol dan hidupmu akan selalu tertekan di bawah aturannya.
Jika kamu memiliki suami pengontrol, segera bicarakan rasa keberatanmu padanya. Ada kalanya dia tidak sadar bahwa sikapnya sudah melukai harga dirimu, tetapi tak menutup kemungkinan juga bahwa itu merupakan sikap aslinya. Namun, dengan membicarakannya mungkin kalian akan menemukan jalan tengah yang saling menguntungkan.
Baca Juga
-
Suara.com Harus Terus Terbaca hingga Pelosok Nusantara
-
Berkat Suara.com dan Yoursay, Kini Mencari serta Berbagi Informasi Tak Sulit Lagi
-
3 Tips Menghemat saat Bekerja, Pengeluaran Jadi Gak Membengkak
-
Perlu Dicoba! Ini 4 Cara Memulai Usaha Jus Buah supaya Laris
-
3 Cara Jualan Makanan Secara Online, Dijamin Banyak Untungnya!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan
-
Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta
-
5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam
-
4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah
-
Mulai 40 Ribuan! 5 Night Serum Lokal Ampuh Samarkan Garis Halus dan Kerutan
Terkini
-
My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya
-
Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan
-
Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam
-
Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z
-
Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu