Rasa bersalah tentunya pernah bersarang di hati setiap kita. Sayangnya, terkadang kita kesulitan mengontrol perasaan bersalah itu. Sebab, perasaan bersalah yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kehidupanmu. Salah satu dampaknya kamu justru akan merasa tertekan karena rasa bersalah yang kian membesar.
Selain itu, kita juga akan kesulitan untuk bergerak maju. Maka dari itu, kita perlu belajar untuk mengontrol perasaan bersalah kita. Cukup rasakan yang normal-normal saja.
Dalam artikel ini, akan dijelaskan 3 cara mengontrol rasa bersalah yang berlebihan.
1. Hargai setiap usaha yang telah dilakukan
Jika perasaan bersalah terus-menerus menguasai seluruh pikiran kamu, ada baiknya kamu belajar untuk dapat menghargai diri sendiri. Kamu bisa mengevaluasi usaha terbaik apa yang telah kamu lakukan. Ketika kamu sudah mengetahuinya, maka seharusnya kamu tidak perlu lagi merasa bersalah. Sebab, kembali lagi kamu sudah berusaha yang semaksimal mungkin.
Untuk hasil atau kenyataan yang tidak berjalan dengan usaha kamu, itu semua di luar kendali. Bisa saja itu semua terjadi karena beberapa faktor eksternal yang tidak bisa kamu cegah. Cobalah untuk dapat menerima kenyataan tersebut. Jangan lupa, berikan apresiasi kepada dirimu sendiri atas apa yang telah kamu usahakan. Setelah kamu mampu menerima itu semua, niscaya perasaan bersalahmu akan semakin berkurang.
2. Melihat kesalahan kamu dari sudut pandang orang lain
Terkadang, tidak semua yang kamu pikirkan itu sejalan dengan kebenarannya. Mungkin bagimu, ini ialah hal yang salah. Tapi, bagaimana dengan pendapat orang lain?
Karena kamu tidak bisa memprediksi suatu kesalahan sendirian, maka kamu membutuhkan pandangan orang lain sebagai perbandingan. Bisa jadi, setelah kamu mendengar pendapat orang lain, kamu dapat lebih mudah menyimpulkan kondisi yang telah kamu alami dan dapat mengatasi rasa bersalah yang kamu rasakan itu.
3. Mengakui kesalahan yang telah kamu lakukan
Jika memang benar hal yang telah kamu lakukan adalah sebuah kesalahan, maka tidak ada salahnya kamu mengakuinya pada orang tersebut dan meminta maaf. Meminta maaf tidak berarti kamu kalah, melainkan meminta maaf adalah tanda ketegaran hatimu dalam mengakui kesalahan yang telah kamu perbuat. Biasanya, setelah meminta maaf dan dimaafkan, perasaan bersalah kita akan sedikit membaik.
Itulah 3 cara yang dapat kamu terapkan untuk mengurangi perasaan bersalah secara berlebih. Satu hal yang perlu kamu ingat, jangan pernah merasa malu untuk mengakui kesalahanmu, sekecil apa pun itu. Semoga artikel ini bermanfaat!
Baca Juga
-
4 Hal yang Bikin Si Doi Ilfeel Banget sama Kamu, Yuk Hindari!
-
5 Ciri yang Menunjukkan Seseorang Memiliki Kepribadian Omega, Kamu Termasuk?
-
Pasangan Tidak Peka? Ini 4 Cara untuk Menghadapinya!
-
4 Gejala Batu Amandel, Salah Satunya Bau Mulut
-
5 Hal Penting tentang Ablutophobia, dari Definisi hingga Treatment
Artikel Terkait
-
Urgensi Pendidikan Budi Pekerti Ki Hadjar Dewantara vs Krisis Rasa Bersalah
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mudik Balik Lebaran 2025: Pilih Waktu Tepat, Pulang Jadi Nikmat
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?