Dalam urusan pekerjaan, akan sangat mudah bagi kita menemukan banyak orang baru. Sayangnya, sedikit orang yang peduli dengan etika berinteraksi dengan rekan kerja baru.
Beragam alasannya. Dari mulai ingin fokus pada pekerjaan sendiri, malas, malu, dan lain sebagainya. Namun alangkah lebih baik jika kita membangun hubungan yang baik dengan siapapun itu. Bagaimana etika berinteraksi dengan rekan kerja baru?
1. Berkenalan
Langkah paling awal adalah dengan berkenalan. Kalau kamu malas mengajaknya berkenalan, setidaknya kamu mau menerima jabat tangannya dan mendengarkan perkenalannya dengan sopan.
Apa sulitnya berkenalan dengan seseorang yang hanya butuh waktu beberapa menit saja. Namun di antara kita masih banyak yang menyepelekan dengan alasan banyak pekerjaan.
Yang namanya teman dalam bekerja, entah besok atau lusa mungkin saja kita membutuhkan pertolongannya. Dengan bersikap baik dan sopan, kita tidak akan kebingungan.
2. Jangan mengagungkan embel-embel senior
Banyak orang yang bersikap semena-mena hanya karena dia adalah seorang senior. Padahal, apa bedanya senior dengan junior. Selagi masih bekerja di perusahaan yang sama apalagi dengan posisi yang sama, tidak ada bedanya.
Justru jika kamu adalah seorang senior, maka kamu harus berusaha untuk memberikan contoh dan kesan yang baik. Sehingga ketika Tuhan mengangkat derajatmu dan menduduki posisi lebih tinggi, orang yang menggantikanmu akan bersikap sama.
Sangat penting untuk membangun adab yang baik di kantor. Tidak perlu merasa berkuasa karena memang bukan penguasa. Selagi bekerja di tempat yang sama, semua terpandang sama.
3. Menjaga pertanyaan
Saling berbasa-basi untuk mengkrabkan diri memang diperlukan. Namun, jangan sampai kamu kelewatan dalam melontarkan pertanyaan.
Sebisa mungkin, berusahalah untuk menjaga perasaannya dan menjaga dirimu agar tetap berwibawa. Pertanyaan yang salah bisa merusak perkenalan yang baru berjalan.
Meskipun mungkin kamu adalah orang yang humoris, kamu harus memahami bahwa dia belum mengenalmu dengan baik. Jadi, kamu harus menjaga perkataan agar tidak membuatnya tersinggung.
4. Membantunya beradaptasi
Membantu orang lain itu tidak pernah ada salahnya. Termasuk ketika memiliki rekan kerja baru. Kita bisa membantunya untuk beradaptasi dengan lingkungan kantor yang tentunya masih asing baginya.
Selain itu, kita juga bisa membantunya dalam beberapa urusan pekerjaan yang belum dipahami. Berbagi ilmu itu tidak akan membuat kita kehilangannya, justru dengan berbagi ilmu segala hal yang sudah kita peroleh bisa mengalir manfaatnya sampai kepada orang lain.
Itu dia 4 hal yang harus kamu lakukan ketika berkenalan dengan rekan kerja baru. Terapkan yuk!
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam
-
5 Cleanser Kolagen Korea agar Wajah Tidak Kusam dan Tetap Elastis
-
5 Laptop Core i7 Terbaik 2026: Gaming, Kerja, Semua Bisa
-
Wajah Kusam Polusi? Ini 5 Sheet Mask Charcoal untuk Detoks Kulit!
-
Mau Nonton Bioskop di Jember? Cek 4 Lokasi Paling Hits dan Nyaman Ini
Terkini
-
Pendidikan Tanpa SPP, Tapi Tidak Tanpa Beban: Membaca Pelanggaran Hak Anak
-
Di Atas Dendam, Ada Martabat: Mengenal Sisi Intim Buya Hamka Lewat Memoar Anak
-
Narasi Politik yang Setengah Jadi di Balik Kampanye Sekolah Gratis
-
Bukan Gratis, tapi Sulit: Jeritan Pendidikan di Namorambe
-
Privilege Pendidikan: Les Privat dan Wajah Ketimpangan yang Kita Abaikan