Terdapat beberapa generasi yang hidup pada era globalisasi seperti sekarang, yaitu Baby Boomers, Generasi X, Generasi Y, Generasi Z, hingga Generasi Alpha. Berdasarkan hasil sensus penduduk pada tahun 2020, penduduk Indonesia didominasi oleh para Generasi Z dengan populasi 74,93 juta atau 27,94% dari total penduduk Indonesia (Sensus penduduk, 2020).
Lalu, siapakah Generasi Z ini?
Generasi Z, iGen, generasi post-milenial, homelanders atau homeland generation adalah sebutan untuk para mereka yang saat ini diperkirakan berusia 10 hingga 25 tahun atau mereka yang lahir pada tahun 1997-2012.
Menurut Pew Research Center, Generasi Z berada pada jalur yang tepat untuk menjadi generasi yang paling terdidik. Hal ini karena mereka tumbuh pada era teknologi yang sudah maju, yang membuat mereka dipengaruhi oleh internet dan media sosial ketimbang generasi sebelumnya.
Untuk itu, para Generasi Z ini memiliki kebiasaan Finansial yang berbeda daripada generasi sebelumnya untuk masa depannya yang lebih baik.
Berikut adalah lima tips keuangan yang dapat dipelajari dari para Gen Z.
1. Menghabiskan uang untuk mendapatkan pengalaman, bukan barang
Perbedaan yang ada pada Generasi Z dengan para generasi pendahulunya adalah kebiasaan dalam menghabiskan uang. Banyak Generasi Z memilih mengurangi pengeluaran untuk membeli barang-barang atau materi berupa mobil, ponsel, pakaian, dan lain-lain.
Sebagai Generasi Z mereka lebih memilih untuk menghabiskan uang untuk kegiatan-kegiatan yang lebih memiliki dampak pada kehidupannya. Misalnya saja, mengikuti kursus berbayar, liburan atau pun traveling untuk mencari pengalaman baru.
2. Memulai menabung sejak dini
Generasi Z mungkin merupakan generasi termuda, akan tetapi generasi ini memiliki kebiasaan yang paling baik dalam hal menabung.
Belajar dari keadaan orang tua mereka yang melewati masa krisis dan resesi, para Generasi Z ini pada akhirnya harus mengambil langkah yang berbeda untuk menghemat uang.
Bagi para Generasi Z, tidak ada kata terlalu cepat untuk memulai menabung.
Hal tersebut dikarenakan memulai menabung lebih awal membuat mereka memiliki harapan nasib yang lebih baik daripada generasi sebelumnya.
3. Membuat pilihan dan pengorbanan adalah bagian dari hidup
Dalam hidup, kita harus membuat pilihan dalam hal bagaimana kita akan menghabiskan uang, terutama untuk tujuan kesenangan.
Belajar dari keadaan orang tua mereka, para Generasi Z banyak membuat pilihan dan pengorbanan pada usia muda. Hal ini cenderung membuat kebiasaan baru berupa sangat hemat dalam mengeluarkan uang, terutama untuk hal-hal yang tidak perlu.
4. Membuat rencana keuangan agar lebih stabil
Generasi Z adalah perencana keuangan yang baik. Salahkan kenaikan biaya pendidikan, atau pun lowongan pekerjaan yang semakin sulit.
Para generasi Z ini memulai perencanaan keuangan jauh lebih awal daripada generasi sebelumnya demi masa depan mereka, bahkan sebelum para generasi milenial mulai mempertimbangkannya.
5. Lebih memilih kegunaan dan kualitas, daripada merek terkenal
Meskipun orang tua para Generasi Z ini adalah Generasi X yang cenderung memiliki loyalitas pada sebuah nilai sejarah. Namun, par Generasi Z tidak mudah terkesan pada hal tersebut.
Bagi para Generasi Z, nilai guna dan kualitas dari sebuah barang jauh lebih penting daripada seberapa terkenal logo atau pun merek pada barang yang mereka gunakan.
Itulah lima tips keuangan yang dapat dipelajari dari Gen Z! Semoga bisa dijadikan referensi untuk mengubah kebiasaan finansial kita yang kurang sehat.
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Pelembap Retinol Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat dan Muluskan Tekstur Kulit
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
5 Langkah Mudah Menanam Bunga Telang untuk Pemula: Hanya 2 Bulan Bisa Panen!
-
4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
Terkini
-
Ulasan Film Unlocked: Ketika Kehilangan Ponsel Jadi Awal Teror Paling Nyata
-
Anime Mii-chan and Yamada-san Picu Perdebatan, Tim Produksi Beri Tanggapan
-
Ulasan Novel Rumah Kaca, Menyingkap Sisi Gelap Pengawasan Kekuasaan Kolonial
-
Bukan Konten Joget, 4 Bocah Ini Pilih Bersihkan Selokan hingga Dijuluki Pandawara Cilik
-
The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati