Waktu terus bergulir. Tidak terasa Ramadan sudah hampir meninggalkan kita. Tidak sampai sepuluh hari kita akan ditinggal oleh bulan penuh rahmat, bulan penuh ampunan dan bulan di mana segala ibadah kita dilipatgandakan oleh-Nya.
Ketika Ramadan nanti berlalu, terdapat beberapa amalan ibadah yang sepatutnya kita terus amalkan pasca Ramadan, meski nilainya tidak sama saat dilakukan pada bulan suci Ramadan.
Berikut ini lima amalan ibadah yang seharusnya tetap kita lakukan ketika Ramadan sudah berakhir:
1. Puasa
Setelah Ramadan berlalu, kita dianjurkan untuk berpuasa enam hari sejak tanggal dua Syawal, jika bisa waktunya berturut-turut. Kebiasaan puasa Ramadan selama sebulan penuh, harusnya tetap kita terapkan dalam bulan-bulan lain di luar Ramadan. Meski tidak sebulan penuh. Setidaknya puasa sunah bisa kita lakukan setelah Ramadan.
Puasa-puasa sunah itu bisa berupa puasa Daud (puasa satu hari, satu hari berikutnya tidak puasa, dan satu hari setelahnya berpuasa lagi, begitu seterusnya), puasa Senin-Kamis, puasa setiap awal bulan, pertengahan bulan dan akhir bulan, dan lain sebagainya.
2. Salat Malam
Salat malam di bulan Ramadan, dikenal dengan Salat Tarawih. Salat Tarawih di bulan Ramadan dilakukan setelah menunaikan salat Isya. Nah, setelah Ramadan nanti pergi, salat malam seharusnya tetap kita amalkan. Baik berupa salat Tahajud, Hajat, Tasbih, dan sebagainya.
Usai salat Tarawih, kita semestinya mengambil mushaf Alquran lalu membacanya memakai pengeras suara, sementara yang lain yang berada di sekelilingnya meneliti bacaan temannya. Ini yang dinamakan Tadarus Alquran. Di luar Ramadan, tradisi membaca Alquran mestinya tetap terus kita terapkan setiap waktu. Tidak hanya di malam hari.
4. Iktikaf di Masjid
Beberapa masjid, baik di perkotaan maupun di pelosok desa, saat sepuluh akhir bulan Ramadan, terutama malam-malam ganjil, selalu ramai dengan para jamaah yang sedang iktikaf (berdiam lama di masjid) untuk beribadah (salat malam, baca Alquran dan berzikir) hingga waktu sahur tiba. Kebiasaan ini seharusnya kita lakukan juga di luar Ramadan. Kita biasakan iktikaf, berdiam diri di masjid untuk beribadah kepada Allah.
5. Sedekah
Sedekah yang identik dengan Ramadan adalah sedekah takjil (makanan untuk berbuka puasa) dan zakat fitrah. Ketika Ramadan sudah meninggalkan kita, kebiasaan bersedekah kepada sesama tetap harus kita biasakan. Kita ulurkan tangan dengan mendermakan sebagian harta kita kepada saudara dan tetangga kita yang kurang mampu. Karena di samping dicatat sebagai ibadah, sedekah ini juga meringankan beban mereka dan memunculkan kerukunan antar sesama manusia.
Inilah lima hal yang harusnya tetap kita lakukan meski Ramadan telah berlalu. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Maya: Menyibak Ilusi, Menyelami Luka Sejarah dan Cinta yang Tak Pernah Usai
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
-
Kentut Kosmopolitan: Catatan Nakal tentang Jakarta ala Seno Gumira Ajidarma
-
iQOO 16: Monster Performa dengan Kamera Periskop 50MP dan Chip 2nm Terbaru
-
Honor Win Turbo, HP Gaming Baru dengan Tenaga dan Baterai Tak Masuk Akal
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam
-
Kenapa Orang Rela Antre demi AP x Swatch? Fenomena FOMO dan Budaya Luxury
-
Mau Tampil Cute atau Edgy? Coba 4 Gaya OOTD ala Narin MEOVV Ini
-
4 Serum Lokal Allantoin Buat Kemerahan Auto Lebih Reda pada Kulit Kering
-
4 Sepatu Lokal Mirip Samba Pony Under Rp500 Ribu: Stylish buat Daily Outfit
Terkini
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S
-
Menggugat Integritas di Balik Tanding Ulang LCC Empat Pilar MPR RI