Waktu selalu berganti. Setiap saat selalu berubah. Waktu tidak bisa dicegah untuk berhenti. Selalu saja berjalan dan berlalu. Waktu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring ialah (1) seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung; (2) lamanya (saat yang tertentu); (3) saat yang tertentu untuk melakukan sesuatu; (4) kesempatan; tempo; peluang; (5) saat yang ditentukan berdasarkan pembagian bola dunia.
Berdasarkan pengertian waktu tersebut, kita bisa mengetahui kesempatan kita dalam menggunakan waktu. Waktu ternyata sangat berharga. Karena berharga itulah, orang Inggris menyatakan waktu adalah uang. Time is money. Bahkan ada yang menyatakan waktu adalah pedang. Jika tidak digunakan akan sia-sia. Jika digunakan pun tergantung penggunaannya. Jika digunakan baik akan menghasilkan sesuatu yang baik. Jika digunakan untuk keburukan juga menghasilkan sesuatu yang buruk.
Sama seperti waktu. Jika digunakan secara baik akan baik pula hasilnya. Jika tidak dimanfaatkan akan sa-sia hidup ini. Karena penting dan berharganya waktu, kita harus benar-benar memanfaatkan waktu.
Berikut 3 jurus memanfaatkan waktu.
1. Menetapkan tujuan hidup
Jurus pertama ialah menetapkan tujuan hidup. Kita hidup di dunia ini harus memiliki tujuan. Tanpa tujuan, kita akan terombang-ambing dalam mengarungi bahtera kehidupan ini. Ketika kita menentukan tujuan hidup, kita memiliki arah kemana hidup kita ini akan dijalani. Misalnya saja. Kita ingin menjadi jurnalis media online. Untuk mencapai tujuan itu kita harus belajar menulis. Kita browsing di internet, media mana yang membutuhkan tulisan kita. selanjutnya menulis dan dikirimkan ke media online. Coba kalau tidak memiliki tujuan hidup. Kita hanya browsing saja dan bermain game online saja.
2. Mengembangkan talenta secara maksimal
Jurus kedua yaitu mengembangkan talenta secara maksimal. Talenta atau bakat harus dikembangkan. Jika tidak dikembangkan sama saja dengan bohong. Punya kemampuan tapi tidak dimanfaatkan. Misalnya saja. Kita memiliki kemampuan menulis. Kita harus mengembangkan secara maksimal dengan berlatih dan menulis untuk mencari nafkah juga untuk kepentingan karier. Coba kalau kita punya talenta menulis, tapi tidak pernah mengembangkannya. Ya, hanya tinggal kenangan saja.
3. Hidup mengandalkan Tuhan bukan kekuatan sendiri
Jurus ketiga ialah mengandalkan Tuhan. Janganlah hanya mengandalkan kekuatan sendiri. Hidup diserahkan kepada Tuhan. Kita berusaha dan berikhtiar namun Tuhan yang menentukan. Kalau kita hanya mengandalkan kekuatan sendiri kita sebenarnya sombong. Takabur pada Sang Pencipta. Jadi, kita selain berusaha dengan kekuatan sendiri juga berserah diri pada Tuhan. Ini dilakukan agar jika mengalami ketidakberhasilan dalam usaha tidak merasa gagal. Tidak merasa stres dan frustrasi. Tapi menganggap sebagai keberhasilan yang tertunda. Mungkin Tuhan memiliki rencana lain untuk kita.
Demikian 3 jurus memanfaatkan waktu kita dalam menjalani hidup di dunia ini. Semoga bermanfaat.
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Mudik Balik Lebaran 2025: Pilih Waktu Tepat, Pulang Jadi Nikmat
-
Kapan Puasa Syawal? Berikut Waktu, Keutamaan dan Niat Puasa Syawal
-
Jadi Lawan Main di Mungkin Kita Perlu Waktu, Sha Ine Febriyanti Akui Kualitas Akting Bima Azriel
-
Film Mungkin Kita Perlu Waktu: Kisah tentang Kehilangan dan Trauma Mendalam
-
Panduan Lengkap Mandi Sunnah Idul Fitri untuk Laki-Laki: Niat, Tata Cara, dan Waktu Terbaik
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
-
MBC Resmi Tunda Penayangan Drama 'Crushology 101', Ternyata Ini Alasannya
-
Lee Shin Young Akan Bergabung dalam Drama 'The Moon Flows Over the River'
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead