Hidup di dunia ini penuh cobaan dan tipu daya. Cobaan bisa hadir dan datang bertubi-tubi. Cobaan harus dihadapi dengan kehati-hatian dan bijaksana. Kita harus menghadapi semuanya dan percaya pada orang lain. Kepercayaan pada orang lain, orang tersebut haruslah benar-benar berakhlak atau berkelakuan baik. Jika seseorang tidak berkelakuan baik, ada kecenderungan untuk tidak dapat dipercaya dan tidak amanah. Jika seseorang tidak bisa dipercaya, kita bisa terjebak dalam masalah. Misalnya saja pada kasus-kasus yang terjadi baru-baru ini.
Kata taat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring berarti (1) senantiasa tunduk (kepada Tuhan, pemerintah, dan sebagainya), (2) tidak berlaku curang; setia dan (3) saleh; kuat beribadah.
Menurut Ibnul Qayyim Al Jauziyah, seseorang yang boleh ditaati haruslah memiliki tiga kriteria yang wajib ia penuhi. Berikut kriteria orang yang harus ditaati.
1. Menyuruh dan melarang manusia dengan sesuatu yang mendatangkan kemaslahatan bagi mereka
Seseorang yang menyuruh dengan kemaslahatan. Kemaslahatan ialah sesuatu yang mendatangkan kebaikan (keselamatan dan sebagainya), berfaedah dan berguna. Seseorang yang meminta dan menyuruh kita berbuat kebaikan, berbuat sesuatu yang baik dan berguna bagi orang lain itu bisa ditaati perintahnya. Atau mungkin melarang orang lain yang mendatangkan kebaikan dan juga keselamatan. Jika seseorang memberikan perintah yang tidak mendatangkan kebaikan, sebaiknya tidak perlu ditaati. Meskipun orang tersebut adalah pimpinan kita. Kita bisa menolaknya dengan segala konsekuensinya.
2. Bertanggung jawab terhadap ketaatan yang mereka berikan kepadanya
Kriteria yang kedua ialah bertanggung jawab terhadap ketaatan yang diberikan kepadanya. Saat ia diberikan suatu ketaatan, maka ia bertanggung jawab. Ia dapat menjaga amanah tersebut. Jika diberi ketaatan saja ia berkhianat, maka orang tersebut tidak wajib ditaati perintahnya.
3. Harus siap menghadapi dua jenis manusia; orang yang sejalan dengannya dan mendukungnya; dan orang yang bertentangan dengannya dan memusuhinya
Kriteria ketiga ialah harus siap menghadapi manusia. Manusia pertama ialah orang yang sejalan dengannya dan mendukung. Menghadapi orang yang mendukung kita dan sejalan lebih mudah. Kita harus menjaga hubungan yang baik dengan orang yang sejalan dengan kita. Jangan sampai manusia pertama berubah menjadi manusia kedua yang menentang dan memusuhi kita hanya kita tidak berkelakuan baik.
Manusia kedua ialah orang yang bertentangan dan memusuhinya. Saat menghadapi manusia kedua, kita berusaha tenang dan tetap berbuat baik. Kita buktikan saja kemampuan kita. Dengan tetap berbuat baik maka kita akan tetap bisa berbuat kebaikan dan berfaedah bagi masyarakat.
Demikian, 3 kriteria orang yang dapat kita taati. Semoga bermanfaat dan salam literasi.
Baca Juga
-
Review Buku Dongeng Nusantara, Mengajarkan Kita Arti Kehidupan
-
2 Syarat untuk Memiliki Sahabat Sejati, Sudahkah Memenuhi?
-
5 Kebiasaan Guru yang Harus Dihindari Saat di Sekolah
-
10 Negara Terkecil di Dunia, Nomer 1 Ternyata Vatican City
-
10 Negara dengan Populasi Terbesar di Dunia, Nomor 9 Ternyata Rusia
Artikel Terkait
-
Ini 4 Alasan Kamu Tidak Perlu Jadi Orang yang Pemalu Lagi
-
Rizky Billar Dulu Naik Bajaj Kini Pamer Mobil Mewah, Sepupu: Gaya Hidup Berubah Drastis Karena Lesti Kejora
-
Sepupu Bongkar Hidup Rizky Billar Berubah Karena Lesti Kejora: Jangankan Mobil, Motor Aja Nggak Punya
-
Tunjukkan Perbedaan Signifikan Olahraga Suami Sebelum dan Sesudah Menikah, Publik: Auranya Langsung Berubah
-
4 Langkah agar Hidup Kita Tidak Mudah Dikendalikan oleh Orang Lain
Lifestyle
-
Cuaca Makin Terik! Lakukan 5 Langkah Ini Agar Kulit Tak Cepat Kusam dan Menua
-
Mudah Dipakai Pemula! 5 Liquid Eyeliner untuk Hasil Garis Tajam dan Presisi
-
Anti Kusam dan Keriput: 5 Facial Wash Melembapkan untuk Usia 40-an
-
5 Rekomendasi HP OPPO 5G 2026, Spek Gahar Harga Masih Masuk Akal
-
5 Parfum Lokal untuk Remaja yang Harganya Ramah di Kantong
Terkini
-
Menelisik Sisi Gelap Kejiwaan Manusia dalam Film Obsession
-
Jelajahi Jakarta Lewat Stamp Hunting MRT, Seru dan Ramah di Kantong
-
Ritel Adalah Cermin Sosial: Membaca Karakter Pelanggan dari Gaya Belanja Mereka
-
Mengejar Koruptor Tak Perlu ke Antartika! Cukup Penegakan Hukum Konsisten
-
Argentina ke Semifinal! Rating Pemain Jadi Sorotan Usai Tumbangkan Swiss