Agenda mudik saat momen lebaran sangat sayang untuk dilewatkan, mudik seakan sudah menjadi tradisi yang tak bisa dihilangkan ketika lebaran tiba. Meskipun dua tahun belakangan ini, pemerintah melarang mudik guna menghindari penyebaran pandemi covid-19 meningkat, tetapi mulai tahun 2022 pemerintah kembali memperbolehkan melakukan mudik.
Melansir dari detiknews.com, ketentuan mudik untuk kendaraan pribadi berlaku efektif sejak 5 April 2022 yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 38 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Darat di Masa Pandemi Covid-19. Di samping itu, juga ada syarat yang harus dipenuhi jika mudik melakukan kendaraan pribadi.
Terkait dengan mudik, penting bagi kita untuk tetap berhati-hati dan mempersiapkan segala perlengkapan mudik, serta tidak menyepelekannya seperti berkendara biasa. Mengingat saat musim mudik terjadi, kadang banyak kendala di jalan dan juga bisa terjebak macet, jelas hal itu hal lumrah dalam khazanah permudikan.
Untuk itu, ada beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, khususnya kendaraan roda dua.
Berikut tips mudik dengan sepeda motor:
1. Memastikan semua fungsi kendaraan dalam keadaan normal
Sebelum menggunakan kendaraan untuk melakukan mudik, sebaiknya kita mengecek komponen kendaraan dan memastikan semuanya berfungsi secara normal. Seperti memastikan kestabilan fungsi rem, lampu, ban, dan komponen yang lain. Hal itu penting guna meminimalisir terjadinya kerusakan saat sedang dalam perjalanan.
Tentu sangat tidak diinginkan jika pada saat berkendara, lalu tiba-tiba ada komponen kendaraan yang rusak, apalagi kalau terjadi di jalan yang jauh dari keramaian, jelas itu merepotkan. Jadi, mending sediakan memang payung sebelum hujan, begitulah analoginya kira-kira.
2. Konsentrasi berkendara
Hal utama yang perlu dijaga oleh pengendara adalah konsentrasi. Berkendara dengan sepeda motor membutuhkan konsentrasi tinggi, sehingga penting untuk menghindari percakapan berlebihan dan canda gurau karena dapat mengganggu konsentrasi dan juga keseimbangan.
Saat berboncengan, alangkah baiknya agar sebisa mungkin menjaga keseimbangan, bisa dilakukan dengan memegang jaket pengendara dan hindari memegang ke belakang behel motor.
3. Barang bawaan
Barang bawaan juga menjadi perhatian penting saat melakukan mudik, jangan sampai barang yang kita bawa berlebihan dan dapat mengganggu kenyamanan dan keseimbangan dalam berkendara. Seperti panjang dan lebar barang tidak boleh lebih tinggi saat pengemudi duduk berkendara. Selain itu, pastikan juga barang yang dibawa terikat erat demi menghindari gangguan berkendara.
Di samping itu, juga tidak boleh berkendara lebih dari dua orang dengan membawa barang berlebihan. Hal itu telah diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya pada pasal 106 mengenai aturan berkendara sepeda motor, tidak boleh membawa penumpang lebih dari 1 orang.
4. Atur perjalanan
Membuat rencana perjalanan sangat disarankan untuk dilakukan saat mudik, misalnya mengetahui berapa lama jarak yang bisa ditempuh. Jika perjalanan bisa 2 jam atau lebih, pastikan untuk mengambil waktu istirahat dalam perjalanan 2 jam sekali mengingat tubuh sudah mulai lelah. Jika kurang dari dua jam tetap memastikan asupan cairan dan istirahat.
Selain itu, pengendara roda dua juga tetap memperhatikan kelengkapan berkendara. Bukan hanya helm dan sarung tangan, tetapi memastikan tubuh dapat tertutup semua, seperti memakai jaket, celana panjang, sarung tangan, serta menggunakan masker.
Itulah 4 tips sederhana yang dapat dilakukan saat melakukan mudik demi menjaga keselamatan pemudik dan keluarga. Semoga kita tetap berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi segala aturan yang ada, serta dapat selamat sampai tujuan untuk menikmati momen lebaran bersama keluarga dan orang tercinta. Sahabat pembaca, apakah juga melakukan mudik atau tidak?
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Cleansing Oil Sunflower Seed Hapus Makeup Waterproof hingga Pori Terdalam
-
4 Micellar Water Buat Remaja untuk Rawat Skin Barrier Tanpa Menguras Dompet
-
Wajib Punya! 5 Parfum Vanilla-Floral Lokal & Mewah yang Bikin Jatuh Cinta
-
Makin Colorful Makin Centil, Bagaimana Outfit Berwarna Tetap Enak Dilihat?
-
Samsung Galaxy Watch9 Rilis, Bawa AI Kesehatan dan Snapdragon Wear Elite
Terkini
-
Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya
-
Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai
-
Dari De Britto, Urban Social Forum 12 Bayangkan Kota Ramah dan Manusiawi
-
5 Rekomendasi Buku Klasik Anak untuk Bacaan si Kecil, Siap Eksplor!
-
'Seni Merayu Tuhan': Ketika Tobat Datang Bukan Karena Alim, Tapi Karena Hancur Kehilangan