Setiap orang seharusnya bisa mengintrospeksi dirinya sendiri sebelum mereka menyalahkan orang lain, pokoknya membicarakan hal tentang orang lain. Mengapa harus orang lain dulu yang kita selalu bicarakan? Kenapa tidak dimulai dari diri kita sendiri? Maksudnya seperti ini, apa diri kita sudah jauh lebih benar dibandingkan mereka yang sedang kita bicarakan keburukannya? Seburuk apa mereka? Dan sebaik apa diri kita?
Mungkin banyak sekali kalimat-kalimat pertanyaan yang bisa kita pikirkan dari sekarang. Ternyata kita lebih sering mengurusi dan membicarakan perihal orang-orang saja. Terus bagaimana dengan diri kita sendiri? Cobalah mulai untuk introspeksi diri, sebenarnya banyak yang bisa kita perbaiki dalam kehidupan sehari-hari ini khususnya untuk diri kita sendiri.
Ini ada beberapa pertanyaan yang kemungkinan bisa untuk mengubah pemikiran kamu terhadap orang lain yang selalu kamu jadikan bahan gosip, dan bertindaklah untuk memperbaiki diri kita sendiri.
1. Apa Kita Sangat Sering Membicarakan Keburukan Seseorang?
Dalam kehidupan setiap orang, ada saja hal-hal yang memang tidak sesuai harapan yang kita inginkan. Terkadang seseorang pun mempunyai kesalahan yang sangat kita tidak sukai. Tapi balik lagi, yang namanya manusia itu tidak akan luput dari kesalahan. Biasanya kesalahan itu bisa dijadikan pelajaran dan untuk melatih kita agar bisa lebih baik lagi dan terus maju.
Terus kenapa kita harus repot-repot membicarakan keburukan mereka? Kenapa dengan kesalahan yang mereka perbuat itu, malah kita jadikan cap buruk dalam diri orang tersebut? Memang hidup seseorang selalu salah dan tidak ada sama sekali yang benar? Jika mereka masih punya kebaikan yang pernah dilakukan, kok kita cuma ingat buruknya saja?
Ya kalau memang tidak mau membicarakan kebaikan orang lain, lebih baik untuk tidak membicarakan keburukannya juga. Sebaiknya memang waktu dan energi yang kita punya, untuk dipakai oleh diri kita sendiri saja sambil introspeksi diri.
2. Bagaimana Jika Ucapan Kita Menyakiti Hati Seseorang?
Pernah menyadari tidak, bahwa ucapan yang kita keluarkan dari mulut itu ternyata menyakiti hati seseorang? Atau kita memang sengaja mengucapkan sesuatu yang memang dikhususkan untuk membuat orang sakit hati? Kalau kita berhasil dengan tujuan menyakiti hati seseorang, apa kita mau jika ada orang lain yang akan berbuat sama seperti kita yang juga pernah menyakiti hati seseorang? Jika kita bisa menyakiti hati orang lain, orang lain juga mungkin ada saja yang bisa menyakiti hati kita. Sudah siap disakiti juga?
Tapi jika kita memang tidak sengaja menyakiti hati seseorang dengan semua kalimat yang kita pernah ucapkan, sebaiknya meminta maaflah dan jangan diulangi kembali. Sebaiknya lidah kita ini harus terus diajari agar terlatih dalam mengucapkan apapun. Mungkin kita harus memperbaiki diri sendiri dan juga lisan.
3. Berapa Banyak Kebaikan yang Sudah Kita Lakukan?
Nah, mungkin ini pertanyaan yang memang dikhususkan kepada diri kita. Sudah sebaik apa diri kita? Apa yang kita perbuat sudah mempunyai nilai yang bagus? Sudah bisa dicontoh belum perbuatan yang kita lakukan?
Kebaikan memang bermacam-macam caranya, tidak membicarakan keburukan orang lain saja itu sudah dianggap kamu adalah orang yang baik, atau kamu selalu menghargai orang lain, itu juga sudah bisa dianggap kebaikan. Jadi mulailah dari diri kita sendiri, banyaklah berbuat baik. Kita pasti punya waktu untuk bisa introspeksi diri. Tidak semua hal tentang orang, kita harus bicarakan, dan tidak semua keburukan kita, kita selalu membenar-benarkan.
Itulah beberapa pertanyaan yang bisa kamu jawab dalam hati, apa kamu memang sudah benar dalam bersikap? Itu akan bisa kamu jadikan dorongan untuk introspeksi diri. Yuk! Kendalikan dirimu ke arah yang lebih baik.
Tag
Baca Juga
-
Coffee Shop Menjamur di Era Sekarang, Apakah Peluang bagi Para Pengusaha?
-
3 Rekomendasi Kegiatan saat Libur Akhir Tahun, Tidak Perlu Mewah!
-
3 Tips Memperbaiki Hubungan Komunikasi dengan Pasangan
-
3 Ciri Pasangan yang Sudah Tidak Mencintaimu, Tidak Peduli tentang Kabar!
-
3 Hal yang Tidak Perlu Masuk dalam Ekspektasimu
Artikel Terkait
-
7 Ide Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah yang Elegan saat Kumpul Lebaran, Tak Perlu Ngegas
-
5 Kesalahan Finansial saat Mudik yang Bikin Dompet Jebol, Hindari Ini!
-
Daftar Pertanyaan yang Sebaiknya Tidak Ditanyakan Saat Lebaran
-
Berbagi di Ramadan: Satu Kebaikan Bisa Menginspirasi Banyak Orang
-
Kebaikan Nikita Mirzani Yang Tidak Diketahui Banyak Orang, Kini Ditahan Kasus Pemerasan
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda